
Edric begitu panik karena tidak dapat jawaban dari david,, dia langsung memerintahkan semua bodyguard nya untuk mencari alishka..
"Cepat kalian temukan adikku,, jangan pernah kembali sebelum kalian menemukannya" bentak edric kepada seluruh orang yang ada di hadapan nya.
*seharus nya aku tidak meninggalkannya sendiri,, dimana dia sekarang? apa benar terjadi sesuatu pada nya? tidak, tidak* edric terduduk di lantai membayangkan hal buruk yang mungkin menimpa adiknya.
"Edric, tenanglah" samara mengelus kepala edric dengan sayang
"Aku harus menemukannya beby" edric yang panik ingin pergi mencari alishka
"Ed, tunggu ... diluar hujan deras, aku tidak ingin terjadi sesuatu padamu ed" cegah samara
Edric pun mengundurkan niatnya untuk pergi ... Dia menatap mamah nya yang sudah sangat cemas dengan keadaan putrinya.
~Flashback~
Setelah alishka mengirim pesan kepada david,, alishka berdiri dan berniat berpindah tempat duduk ke ujung agar lebih jauh jarak nya dari pria aneh itu...
Namun disaat alishka berdiri...Tiba tiba saja.... pria tersebut membungkam mulut alishka dari belakang.
"Mmmm,mmmm" alishka mencoba melepaskan diri dari pria tersebut
Alishka memukul mukul lengan pria itu,, namun sayangnya pria itu masih terus membungkam mulut alishka agar tidak berteriak terlalu keras ...
Pria itu ingin menyeret alishka ke jalan, alishka berusaha bertahan memegang tiang halte,, sayang sekali tangan alishka pun di tarik dengan paksa sehingga terlepas.
Pria tersebut terus menyeret alishka sampai ke sebuah jalan yang sempit,, sayangnya tidak ada satu orang pun yang melihat alishka diseret.... tak sengaja gantungan kunci yang berada di tas alishka pun terjatuh, tanpa di sadari pria itu.
Alishka menggigit tangan pria itu dengan keras .. sampai pria itu kesakitan dan melepaskan bungkamannya ... alishka memukul pria tersebut dengan tas nya, kemudian berlari berusaha untuk kabur
Tapi dikarenakan diguyur hujan yang begitu deras, jalanan menjadi sangat licin,, alishka pun tak sengaja terpeleset dan terjatuh... baju nya sudah sangat kotor karena dia terjatuh terkena lumpur dari tanah..
Pria itu yang melihat alishka kabur langsung mengejarnya,, alishka ingin bangkit berdiri, sayangnya pria itu sudah lebih dulu menarik kaki nya..
"Help" teriak alishka
Namun dengan cepat pria tersebut menyumpal mulut alishka dengan kain dan menarik tangan alishka agar ikut dengan nya...
"Mmmm,mmm" alishka geleng kepala tidak mau ikut
Tapi tetap saja dia tidak bisa melawan karena tenaga semakin berkurang,, pria itu menyeretnya dengan paksa, semakin jauh dari kota.
*sial, kenapa tidak ada orang yang terlihat.. kemana pria ini ingin membawaku? oh god help me* ucap alishka dalam hati
Pria itu membawa alishka ke sebuah bangunan kosong, seperti gudang yang sudah tidak dihuni.. ruangan itu seperti sudah lama tidak di bersihkan sangat kotor dan berdebu.
Pria aneh itu langsung menyeret alishka masuk, namun alishka berontak tidak mau masuk ke dalam..
"Mmmm,mmmm" alishka terus menggelengkan kepala nya, menahan kaki nya di pintu masuk
Sebuah jarum di suntikkan ke leher alishka, seketika alishka langsung kehilangan kesadaran nya... gadis itu langsung terjatuh pingsan.. lalu pria itu menggendong tubuhnya masuk kedalam ruangan tersebut.
15 menit setelah pria itu membawa alishka, david pun tiba di halte ... David langsung keluar dari mobil nya, dan mengecek halte.
"Alishka, dimana kau" teriak david , melihat sekeliling halte tapi tidak bisa menemukan alishka.
*oh my god what happened? kemana alishka pergi* pikir david sedikit panik
"Hujan ini sangat lebat,, kau ada dimana alishka" david berbicara sendiri
*aku harus mencarinya,, jika terjadi sesuatu padanya aku tidak akan memaafkan diriku sendiri* batin david
David kembali ke mobilnya,, dan mencari keberadaan alishka sepanjang jalan dia lewati..
Di sebuah ruangan tepat nya gudang tempat alishka di sekap,, alishka sudah tersadar, namun disaat dia membuka mata nya langsung terbelalak.
Alishka terkejut mendapatkan kondisi dirinya dengan kaki terikat dan tangan nya di rantai kanan dan kiri...
alishka menarik tangan nya yang di rantai, tapi justru membuatnya merasa kesakitan
Dia mencoba menggeser tas nya menggunakan kedua kaki nya yang terikat, mendekatkan tangan kanan nya... Untungnya rantai di tangannya lumayan panjang jadi bisa menjangkau tasnya, lalu mengambil ponselnya ..
Sambil memperhatikan sekeliling alishka menelfon david...
*david kumohon angkatlah* ucap alishka dalam hati
Sementara david sedang mencari keberadaan alishka, dia memperhatikan setiap jalanan yang dia lalui ... Dan mata nya tertuju pada sebuah gantungan kunci yang jatuh di jalan yang lumayan sempit ... David memperhatikan gantungan kunci itu dari mobil nya, benar saja itu milik alishka..
*itu mainan kunci yang ada di tas alishka* pikir david
Kring Kring Kring !!!
Ponsel david berbunyi, itu panggilan dari alishka.. david langsung menjawab nya..
Alishka : "David tolong aku, kumohon tolong aku david, aku takut sekali" terdengar suara alishka mulai terisak
David : "Alishka katakan padaku? kau ada dimana? apa yang terjadi?" tanya david cemas
Alishka : "Aku tidak tau, pria itu mengurungku disebuah bangunan tua,, dia sempat membawaku lewat jalan yang sempit, david tolong aku"
__ADS_1
David : "Baiklah, jangan gegabah tunggu disana .. aku akan menjemput mu"
Alishka : "Cepat sedikit,, aku sangat takut" alishka menangis
David mematikan telfon nya dan bergegas keluar masuk ke jalan sempit yang dikatakan alishka .. Namun dia menggetarkan nada dering agar tidak ketahuan saat menyelamatkan alishka.
David terus berjalan masuk ke jalan yang sempit itu,, Sangat licin, dia berhati hati dalam berjalan... hari sudah semakin gelap, malam hari sudah tiba..
David masih mencari dalam kegelapan malam,,
*dimana bangunan tua itu* pikir david
David yang diguyur air hujan ,, masih tetap mencari keberadaan alishka,, dia sebenar nya sudah berada didekat bangunan itu namun david tidak mengetahui nya... disaat ingin berbalik, mata nya tertuju pada saku celana nya..
Terdapat cahaya yang berkelap kelip di ponselnya... david menatap ponselnya dan teringat perkataan alishka.
"Kata nya bintang kecil ini ditempel di belakang ponsel,, dia akan menyala jika ponsel kita berada di tempat yang sama"
*itu berarti alishka ada di dekat sini*
david langsung mengecek semua bangunan yang ada..
Sementara didalam ruangan alishka sudah terlihat pucat ,, dia ingin menelfon david lagi namun ponselnya mendadak mati karena kehabisan baterai.
*ya tidak, tidak jangan mati* gerutu alishka
Alishka memencet tombol hidup namun ponsel sudah mati total... dia pun kembali merasa takut...
Tap tap tap
Sosok pria menggunakan sweater hitam berjalan menuju ke arah nya.. alishka yang mendengar langkah kaki mendekat, langsung menyembunyikan ponsel nya.
Alishka menatap wajah pria itu dengan seksama... pria itu sangat tampan..
Pria itu berjongkok di hadapan alishka ... Menatap alishka dengan tajam.. lalu memegang dagu alishka.
"Beautiful girl" ucap pria tersebut
"Siapa kau? apa yang kau inginkan? lepaskan aku" teriak alishka dengan kencang
"Sssttt" pria itu menutup bibir alishka dengan jari telunjuk nya
"Kau akan segera mengetahuinya beby" ucap pria tersebut sambil membelai pipih alishka
Alishka memalingkan wajah nya tidak ingin di sentuh oleh pria itu...
"Lepaskan aku sekarang juga, lepaskan" teriak alishka
"Shut Up" bentak pria dengan kuat
Sontak membuat alishka terdiam dan takut...
"Akan lebih baik kau diam, dan menikmati sisa hidupmu" ucap pria tersebut
"Kau ingin tau siapa aku? kau bisa lihat sendiri" lanjut pria itu
Menyalakan monitor laptop yang ada di mejanya,, dan menyuruh alishka melihatnya... alishka terbelalak menyaksikan adegan penyiksaan dan pemerkosaan terhadap seorang gadis, dan setelah itu gadis tersebut dibunuh dengan kejam dan sadis.
Alishka bergedik ngerih memandang pria tersebut,, air mata nya mulai menetes ...
"Apa sebenar nya yang ingin kau lakukan? kenapa kau membawaku kesini" tanya alishka yang sudah gemetar
"Dia adalah gadis ke 18, dan kau akan menjadi gadis yang ke 19 ... aku sudah memperhatikan mu sejak lama, tapi aku menunggu waktu yang tepat untuk mendapatkan mu .. Dan sekarang adalah waktu yang tepat" ucap pria itu menatap alishka
"Apa kau pernah mendengar kabar pembunuh berantai? itu adalah aku, I am John the serial killer" lanjut pria itu dengan lantang dan bangga
Mendengar kata Pembunuh Berantai, alishka menelan saliva nya sendiri, dia sangat ketakutan..
"Tidak, ku mohon lepaskan aku" pinta alishka sambil menangis..
"No beby,, bersiap lah kita akan bermain main sebentar lagi .. hahaha" pria itu tertawa seperti orang gila
"Come closer my dear" pria itu menarik tubuh alishka agar mendekat kepada nya
Alishka berusaha berontak, dia mendorong pria itu agar menjauh .. tapi kekuatannya tak sebanding.
Pria itu mendekap nya, kemudian menciumi jenjang leher nya dengan liar...
"Tubuh mu sangat wangi beby" ucap pria itu yang ingin berbuat lebih jauh ...
"Tidak, lepaskan aku brengsek" alishka meronta ronta berusaha melawan... namun kaki nya yang terikat membuat nya susah bergerak.
Pria itu pun merobek pakaian alishka karena sudah tidak dapat menahan nafsu nya yang tinggi...
*David, kak edric, oppa varo, arthur tolong aku .. siapapun tolong aku* teriak alishka dalam hati sambil menangis
Sepasang p*y*d**ra yang padat dan kenyal dapat terlihat di hadapan pria itu... tangan pria itu ingin bermain di atasnya,,
"Stop, no please" alishka terus memohon namun tidak diperdulikan
__ADS_1
Pria itu justru menghisap p*t*n* p*y*d**ra milik alishka dan tangan satu nya sibuk m*r*m*s bagian yang lain.
Alishka menggeliat menahan sakit akibat gigitan pria itu...
"Aahhh Help me" teriak alishka sekencang mungkin..
Sementara di luar david yang mendengar teriakan perempuan langsung berlari menuju sumber suara,, dia memasukan ponsel kedalam saku, dan tidak mengetahui jika edric menelfon nya...
David berhasil menemukan sumber suara tersebut,, dari balik pintu.
"Alishka" teriak david sambil berusaha mendobrak pintu
Dan alishka yang mendengar suara david dari dalam pun langsung berteriak..
"David I'm here" ucap alishka yang sudah sangat lemas
David mendobrak pintu itu sampai terbuka... melihat keadaan alishka yang seperti itu membuat david sangat marah.
John yang tidak mengetahui keberadaan david masih sibuk bermain dengan alishka...
David mengambil balok yang ada di gudang tersebut dan...
Bug
David memukul kepala pria tersebut hingga berdarah,, lalu menarik baju nya dan meninju wajah pria itu berulang kali
Bug Bug Bug
David melempar pria itu ke dinding,, kemudian menghampiri alishka, membuka ikatan di kaki alishka dan pecahkan rantai menggunakan balok yang ada di tangan alishka..
Begitu lepas, alishka langsung menghambur ke pelukan david..
"David" alishka menangis histeris..
"Maafkan aku alishka, seharusnya aku menjaga mu" ucap david yang juga memeluk alishka
"Ayo kita pergi dari sini" ajak david, ingin membawa alishka pulang
Namun saat berbalik, john sudah berdiri di hadapan mereka memegang sebuah pisau yang lumayan besar dan sangat tajam....
"Apa kalian pikir bisa begitu mudah mengalahkan aku" john menatap david dengan tatapan membunuh...
~Flashback Done~
Hujan masih terus mengguyur kota London ... Sementara di kediaman keluarga Michael , semua orang terlihat panik...
"Ini sudah hampir setengah jam , tapi alishka belum juga ketemu ,, bagaimana ini ed" ucap mamah rosa yang mulai menangis
Gantian edric yang berjalan mondar mandir, wajah nya sangat gelisah ... Adiknya belum ditemukan, asistennya juga tidak ada kabar, membuat nya menjadi stress.
Samara juga bingung tidak tau harus apa... dia juga sangat mencemaskan alishka...
"Ini tidak bisa dibiarkan,, aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi" ucap edric yang masih gelisah
Kemudian terdengar berita dari televisi...
"Pembuhunuhan berantai kembali terjadi berturut turut selama satu minggu .. dan korban merupakan seorang gadis yang di temukan tewas dengan keadaan yang mengenaskan .. diduga sebelum dibunuh korban mengalami pelecehan seksual dan pemerkosaan ... Ini merupakan kasus ke 18 dari total keseluruhan.. polisi masih berusaha mencari pelaku pembunuh berantai tersebut sampai saat ini"
Mendengar berita itu sontak mamah rosa langsung lemas dan jatuh pingsan...
"Mamah" ucap samara yang menampung ibu mertua nya
Edric yang melihat mamah nya pingsan langsung menghubungi darren ... Tidak lama darren pun datang..
Darren memeriksa keadaan mamah rosa ....
"Aunty rosa baik baik saja, dia hanya shock dan tertekan ,, aku sudah memberikan resep obat, kau bisa menebusnya di apotik .. pastikan aunty tidak sampai stres itu bisa berakibat buruk pada kesehatannya" ucap darren menjelaskan pada edric
"Baiklah, terimakasih sudah datang" balas edric
"Apa yang terjadi ed? masalah apa sampai membuat aunty menjadi seperti ini" tanya darren
"Alishka tidak bisa dihubungi,, aku sudah menyuruh semua orang mencari nya, tapi belum juga ditemukan .. Dan mamah pingsan setelah mendengar berita pembunuh berantai" jelas edric
"Pembunuh berantai?" ucap darren berpikir
"Aku tidak berpikir sampai kesitu,, aku masih berharap alishka baik baik saja" lanjut edric
"Kau benar,, semoga adikmu baik baik saja" darren menepuk pundak edric
Samara juga berpikir hal yang buruk setelah mendengar perihal pembunuhan berantai.... dia menjadi merinding...
"Kalau begitu aku permisi ya" darren pamit pulang
"OK, kau hati hatilah" balas edric....
Edric pun memberi kabar kepada alvaro,, agar membantunya menemukan alishka..
Bersambung.....
__ADS_1