
Terima kasih sudah menemani novel Cinta Ini Membunuhku hingga ujung kisah. Maaf, jika selama ini dibuat kesal karena update yang lama dan terlalu sering hiatus.
Banyak kendala ketika aku menulis novel ini, itu sebabnya membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikannya.
Akan tetapi, Alhamdulillah sekarang novel ini berhasil kurampungkan, sesuai alur yang sudah ada sejak awal. Maaf, jika ada kata atau mungkin adegan yang kurang berkenan di hati Kakak-kakak semua.
Ada sedikit pesan yang aku selipkan dalam novel ini. Yang kuharap bisa menjadi pengaruh baik bagi siapapun yang mungkin berada di posisi buruk.
Hadapilah ujian dengan kesabaran. Seburuk apapun posisi kita, jangan mencari jalan salah sebagai pelarian. Apapun alasannya, kejahatan, kemaksiatan, bukanlah sesuatu yang dapat dibenarkan. Ada Tuhan yang selalu bersama kita. Berserah diri pada-Nya dan lebih dekat dengan-Nya adalah cara terbaik dalam menghadapi kesulitan.
Mengapa aku membuat tokoh Freya berakhir demikian?
__ADS_1
Karena karma itu ada.
Freya dan Jordan sudah kembali ke jalan yang benar, mereka mengakui dosa-dosanya dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Namun, kematian yang mereka sebabkan, tetap tak bisa dikembalikan. Itu sebabnya, aku memberikan sedikit hukuman untuk mereka.
Akhir kata, aku ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya untuk dukungan Kakak-kakak semua. Semoga tidak bosan untuk mengikuti karya-karyaku setelah ini.
Tentang Rasa (kisah cinta dan persahabatan)
Kesucian Cinta Yang Ternoda (tentang suami yang tak pernah menyentuh istrinya)
__ADS_1
Sekeping Asa Dalam Sebuah Rasa (tentang pengamen jalanan yang mencintai wanita kaya)
Ada satu novel lain yang saat ini belum tamat.
NODA (kisah cinta beda keyakinan)
Sekali lagi terima kasih.
Salam manis dari penulis
Gresya Salsabila
__ADS_1