
...Tania malah menyerang Inayah untuk melepaskan kacamata itu. Tapi Inayah menuduh Tania akan menghancurkan kedisiplinannya. Aku tidak pernah tahu pemikiran kaum wanita....
...Tapi aku bersyukur dengan keributan ini. Sehingga menambah satu hal lagi yang di ributkan. Selama ini mereka selalu akur. Tapi meributkan Helm Bogo itu membuatku jengkel. Tidak ada keren-kerennya sama sekali. Tapi kacamata ini telah merubah paradigma baru. Ternyata Tania bisa ribut dengan Inayah hanya karna kacamata Dosen Killer....
...“Bagaimana Iroh ? Tanya Biore....
...”Bagaimana apa Bangsat” balas Iroh dengan murka....
...Kami juga memberikan Iroh seorang pembela. Jadi kami mengangkat Sobari Dukun untuk menjadi pembelanya. Semakin muntab saja Iroh. Thamrin juga di panggil untuk menjadi pendamping Iroh. Awalnya Thamrin tidak mau’ hanya saja kami memaksanya dengan cara halus’yaitu mengikatnya dan menyeretnya. Aku katakan pada Abi bahwa Thamrin amat susah di atur. ...
__ADS_1
...“ Aku memohon keringan dan waktu untuk Iroh lebih di perpanjang” bela Sobari Dukun....
...Iroh merasa tidak perlu pembelaan. Melihat yang membela saja Iroh merasa emosi tingkat tinggi. Pria tampan itu hanya membuat hati Iroh semakin panas. Apalagi sikapnya layaknya pengacara yang tak di undang....
...Bea Cukai yang seorang pengambil kebijakan merasa terlalu terbebani. Karna ini bukan hanya sidang yang kesekian kali. Pria Tampan juga tak percaya saat kami menceritakan Iroh selalu di sidang kami. Saat Iroh kencan dengan Pria Tampan’ saat itu Iroh bercerita bagaimana gilanya kami....
...”Tidak bisa!! Jawab Job....
...Thamrin hanya menatap Iroh dengan Prihatin. Tak bisa di percaya’ Iroh temannya di aniaya oleh para Begundal yang tidak jelas dari planet mana. Tapi apa yang di katakan Job ada benarnya. Iroh selama ini jarang di Apelin cowo. Apa lagi selama ini Iroh juga tidak pernah mengapeli cowo. Dan ini menjadikan Iroh bisa di hukum berat....
__ADS_1
...“ Ini masalah yang cukup runyam” Ucap Bea Cukai dengan Bijak....
...Iroh terlihat kesal dengan tingkah Bea Cukai yang selalu terlihat berfikir tapi tak berotak. Seolah dia adalah seorang Hakim di Pengadilan. Kelakuan yang di tunjukan Tim membuat Iroh mulai terbiasa. Hanya saja dia tetap kesal pada kami. Pria Tampan menceritakan banyak tentang kami pada Iroh. Jadi itu membuat Iroh memaklumi kelakuan kami. Tapi kebenciannya pada kami tidak pernah hilang. Tapi walaupun kami tidak pantas di benci....
...” Kurasa Kita bisa memberikan waktu besok. Tapi jika tetap tidak bisa mendapatkan Pria. Terpaksa kita carikan dia seadanya” pendapat Suhaimi. Supir Ambulance....
...Kali ini Iroh tidak bisa terima ucapan Suhaimi Sopir Ambulance. Menurut Iroh’ banyak saat dia jadi guru, dia di idolakan para guru. Bahkan jika sang guru jomblo pasti akan memberi bunga dan mengajaknya kencan. Tapi Suhaimi Sopir Ambulance berpendapat bahwa itu hanya mitos belaka. Suhaimi Sopir Ambulance percaya Iroh cantik. Tapi sayangnya masih menurut pendapat Suhaimi Sopir Ambulance bahwa harus ada bukti Autentik yang menyatakan bahwa Iroh laku di pasaran. Iroh membalas bahwa dirinya bukan barang Obral. Aku tidak habis fikir apa yang di ributkan Dua Pecundang ini....
...” Aku rasa kita bisa melepas Iroh di jalan untuk membuktikannya. Jika dia dapat menggaet pria dengan cepat. Berarti Iroh laku” Ucap Tania....
__ADS_1
...Iroh semakin muntab....