
...“ Jadi tanpa ketamakan tidak ada kemajuan? Tanya Iroh....
...Yang di maksudkan adalah semua yang ada berasal dari ketamakan. Gedung-gedung pencakar langit berasal dari ketamakan manusia itu sendiri....
...“ Ya. Kemajuan yang ada berasal dari hasrat manusia atas menginginkan sesuatu” Jawab Papa(Tania)....
...Papa(Tania) selalu melihat bahwa orang yang tanpa ketamakan akan hidup tanpa hasrat yang besar. Jadi ketamakan di anggap Papa(Tania) baik. Padahal kebanyakan orang menganggap ketamakan adalah buruk....
...“ Jadi itu berlandaskan Emosi manusia? Ucap Job....
...Bahwa tanpa Emosi. Segalanya mungkin tidak ada. Maka kenapa manusia di berikan Emosi. Karena Emosilah asal mula sebuah kemajuan....
...“ Ya. Dan Ketamakan berasal dari Emosi” Jelas Papa(Tania)....
...Yang di simpulkan bahwa Emosi itulah asal mula Ketamakan. Tapi Papa(Tania) meminta kami hanya untuk memiliki sedikit ketamakan. Bukan di kuasai ketamakan....
...“ Tapi bagaimana pemahaman orang yang mengatakan hidup harus bersyukur dan ikhlas?...
...Tanya Iroh....
__ADS_1
...Dan ini mengacu pada banyaknya orang yang menggunakan kalimat tersebut. Ini juga Selalu di jadikan pembenaran pada sikap orang-orang....
...“ Ketika kamu telah berusaha dengan sungguh-sungguh. Bagaimanapun hasilnya kamu harus bersyukur dan Ikhlas” Jawab Papa(Tania)....
...Jadi ternyata apapun selalu mempunyai Definisi yang berbeda menurut Papa(Tania) dan tetap kita tidak bisa membedakan Definisi orang lain dengan Definisi kita....
...“ Di Dunia ini kebanyakan orang itu pintar. Jadi akan sulit kita memahami bila kita sendiri tidak memiliki dasar apapun” Lanjut Papa(Tania)....
...Bahwa kebanyakan orang adalah mengambil pemikirannya sebagai Definisi mereka. Yang tanpa di sadari itu juga kadang di paksakan pada orang lain. Yang jadi masalah adalah orang yang tidak memiliki dasar apapun juga akan mengikuti pemikiran itu. Sebagai Contoh adalah” Jangan pernah menolong orang lain. Karena mereka juga saat kamu punya masalah tidak akan pernah menolongmu”. Ini biasanya membuat orang bersikap acuh....
...“ Jadi membaca buku bisa menjadikan kita berbeda? Tanya Iroh....
...“ Ya mungkin. Tapi bagaimana dengan Praktiknya? Tanya balik Papa(Tania)...
...Papa(Tania) menjelaskan bahwa banyak orang yang pintar dengan sebab membaca buku. Tapi itu juga menjadikan mereka selalu berargumen dengan kecerdasan yang mereka miliki. Tapi akan lebih mudah mengucilkan orang lain yang bodoh. ...
...“ Aku berpikir Pendidikan dan Praktik adalah dua hal yang harus di jalankan” Jelas Papa(Tania)....
...Karena dua hal ini menyangkut aspek yang terpenting. Yang satu bisa menjadi tidak penting tanpa satunya. ...
__ADS_1
...“ Jadi dua-duanya harus di lakukan? Kata Erika....
...Papa(Tania) mengangguk....
...” Aku punya penasihat keuangan. Dia tahu apa yang aku lakukan. Tapi dia sendiri tidak melakukannya” Jelas Papa(Tania)....
...Kami hanya tersenyum mendengarnya....
...” Mereka memiliki rasa takut bila melakukan sendiri? Tanya Inayah sambil terkikik....
...Hal ini karena aneh baginya. Ini layaknya dukun yang bisa menggandakan uang atau memberikan jimat penglaris. Tapi kenapa hidup mereka tetap dalam keadaan miskin....
...“ Bisa jadi itu penyebabnya. Tapi menurutku keraguanlah. Dan Emosi kehilangan itu bisa sangat menyakitkan” Jelas Papa(Tania)....
...Sakit yang di timbulkan saat kehilangan akan sulit di katakan Bagaimana sakitnya. Jadi karena inilah orang-orang menghindari itu....
...“ Ya karena kami pernah merasakan” Ucap Bea Cukai....
...Pengalaman itu juga yang membuat kami tahu apa yang orang lain rasakan....
__ADS_1