
...Dilema...
...Sulit membantu Seseorang ...
...yang tak ingin membantu dirinya sendiri...
...Kata Papa(Tania)....
...Beliau hanya tersenyum....
...Baginya rumit menginginkan Sesorang untuk...
...Berubah....
..." Hati manusia Angkuh" Kata Papa(Tania)....
...Membantu Orang lain baginya itu Hal yang Muliya....
...Tapi itu bukan sesuatu yang mudah....
..." Jadi itu yang membuat menjadi tak Mudah? Tanya Erika....
...Kami mempelajari bahwa apa yang menjadi Gairah kita belum tentu itu akan menjadi Gairah bagi Orang lain....
...Jadi menurut Papa(Tania) Lakukan apa yang bisa kami lakukan. Tapi jangan terlalu berharap....
..." Bila ada Seseorang yang datang pada kalian. Bisa saja Orang yang ingin berhutang atau meminta Pakerjaan pada Kalian. Tapi jangan pernah berharap yang datang adalah Orang yang ingin Berubah" Kata Papa(Tania)...
...Kami tahu sekarang. Bahwa hal itu sulit....
...Kami mulai memahami tak mudahnya bagi kami membantu Orang lain. ini selalu di jelaskan baik oleh Papa atau Pria Tampan....
..." Papa tahu Kalian punya keinginan. Tapi tak akan pernah mudah untuk Orang lain berubah" Jelas Papa(Tania)....
...Benar kami saja sulit awalnya untuk berubah....
...Butuh bertahun-tahun untuk mendalaminya....
...Masalahnya saat itu kami juga hanya memfokuskan pada masalah Uang....
...Pria Tampan mengatakan Uang bukan tujuan kami....
...Yang kami Pikirkan untuk apa kami menjalankan Bisnis bila bukan untuk Uang. Benar-benar saat itu kami Kumpulan Orang-Orang Bodoh bahkan Tania dan Inayah saja tak mengerti Apapun juga....
..." Itu yang kami rasakan Pa" Ucap Udin....
...Apapun yang kami inginkan. Biasanya kami mendiskusikannya dulu. Baik itu dengan Papa(Tania) atau Pria Tampan....
..." Papa selalu bangga dengan Kalian" Kata Papa(Tania) sambil tersenyum....
...Makannya Aku selalu menganjurkan pada siapapun untuk memiliki seorang Mentor. Tapi Orang-Orang bertanya padaku bagaimana kami mendapatkannya....
...Jawabanku hanya Keinginan....
__ADS_1
..." Papa yang sudah mengajarkan kami selama ini" Kata Erika....
...Papa(Tania) adalah mentor terbaik kami....
..." Tapi kenapa Orang enggan membangun Bisnis Pa" Tanya Bea Cukai pada Papa(Tania)....
...Papa(Tania) berpikir sejenak....
..." Menurut Papa Karna Kepercayaan Umum" Jawab Papa(Tania)....
...Ternyata Masyarakat selalu berpandangan hal demikian....
..." Maksudnya ? Tanya Sebari Dukun....
...Sobari Dukun meminta penjelasan....
..." karna kebanyakan Orang percaya membengun Bisnis itu Beresiko" Jawab Papa(Tania) pada kami....
...Tapi bukankah itu memang beresiko karna kami telah mengalami bagaimana saat mengalami kehancurannya....
..." Tapi bukankah itu memang beresiko Pa? Bantah Kurir....
...Papa(Tania) hanya mengangguk....
..." Benar' Tapi tak membangun Bisnis adalah hal yang paling Beresiko" Jawab Papa(Tania)....
...Papa(Tani) Percaya membangun bisnis tidaklah beresiko' Menurut Papa(Tania) Alasan membangun bisnis adalah meraup Uang dalam jumlah tak terbatas tapi jika bisnis tersebut terbentur' Bisnis itu bisa di Jual. Tapi Pekerjaan adalah Pendapatan yang sudah di Tetapkan Perbulan dan Pekerjaan Tak pernah bisa di Jual seberapa Kerasnya kalian bekerja....
...Tapi hal yang membuat Orang-Orang tetap Kesulitan menurut Papa(Tania) Karna mereka tak mau Berubah....
..."Bagaiman bisa Pa" Tanya Inayah....
...kami selalu bertanya. Kami memahami tapi bertanya menjadi metode kami untuk mendapatkan banyak....
..." Uang lari ke Teknologi tapi masih banyak Orang lari ke Industri" Jawab Papa(Tani)....
...Dan menurut Papa(Tania) Pendidikan kita yang mengajarkan demikian. ...
..." Tapi itu tempat yang bagus untuk menjadi Karyawan atau Pekeja Profesional tapi tempat terburuk untuk menjadi Pembisnis" Tutur Papa(Tania)....
...Tapi Papa(Tania) juga menjelaskan Bahwa sekarang banyak Sekolah yang mengarahkan Kewirastaan....
...Jadi mungkin akan banyak lagi Pembisnis yang hebat....
..." Tapi sayangnya Pembisnis selalu saja membutuhkan Gairah bukan? Terang Papa( Tania) sambil Tersenyum....
.............
...Kami bertiga menyeret Toha Corong untuk ...
...di wawancarai Sebagai Orang Sukses....
..." Kalian salah alamat" Kata Toha Corong tak Percaya....
__ADS_1
...Bagi Toha Corong walaupun Dia suka bicara layaknya Motivator. Tapi di jadikan kisah hidupnya sebagai Orang Sukses adalah kegilaan....
..." Kami tak pernah salah pilih" Ucap Inayah tetap dengan Kacamata Dosennya....
...Bahkan Tania mengatakan pada Inayah tak perlu mamakai kacamata. Bagi Tania itu menyeramkan. Tapi Inayah berdalih bahwa ini Profesional Kerja....
...Tapi aku Bahagia bahwa mereka sudah Bisa meributkan hal-hal yang pantas. Daripada hanya masalah Helm Bogo....
..." Trus kalian mau apa ? Tanya Toha Corong merasa bingung dengan Ulah kami....
...Toha Corong merasa bahwa masalah dengan kami telah selesai. Dia tetap menjalani perannya Sebagai Penasihat Perdamaian atas masalah Iroh dan Dorman Tukang Minyak sampai Perjanjian yang tertulis di Surat Kontrak itu selesai....
..." Kami ingin Menulis kisahmu Sebagai Orang Sukses" Kataku mengulangi....
...Toha Corong menganggap itu Ide tergila. ...
...Tapi Dia tahu kalau Aku suka memaksa dengan ...
...apa yang Aku inginkan....
..." Baiklah" Jawab Toha Corong pasrah....
Toha Corong selama ini Orang yang suka berbicara tentang masalah apapun yang terjadi di kampung.
...Tapi Toha Corong tak pernah mengatakan tentang Kisah Hidupnya. Dan ini membuat kami bertiga Orang yang pertama mengetahui Kisah Hidup Toha Corong....
..." Aku hidup sebagai Pengangguran" Kata Toha Corong sedih....
...Baginya tak enak menjadi pengangguran. Bahkan Toha Corong pun selalu di Tolak wanita karna tak memiliki Pekerjaan tetap. Sebenarnya Toha Corong mendapatkan Uang dari hal-hal kecil. Seperti membetulkan atap Rumah Orang lain atau memotong Rumput. Tapi kebanyakan waktu yang Toha Corong habiskan hanya bercerita yang terjadi di kampungnya. Bisa di katakan Toha Corong Penggosip Ter-Aktualisasi. Jadi sebelum Gosip itu ada' Toha Corong bisa tahu lebih dulu....
..." Tapi Aku juga tak Tahu apa yang harus aku lakukan" Sambung Toha Corong....
...Toha Corong ketika masih kecil juga suka bercerita. Bagi kami Toha Corong adalah Pencerita yang hebat. Sayangnya cerita itu juga bukan hal benar. Tapi menurut kami. Imajinasinya amat sangat Luar Biasa. Bahkan Aku berpikir Toha Corong akan hebat bila Toha Corong ikut Stand up Komedi. Sayangnya Toha Corong bukan Orang yang lucu. Bahkan terkesan Intelektual saat Dia Bicara....
...Bahkan saat meminta bayarannya sebagai Pembicara' Toha Corong meminta Bayaran dengan Dollar....
..." Yang tragis dalam hidupku mengenal Tatan dari dulu sampai sekarang" Kata Toha Corong menahan Emosi....
...Baginya Toha Corong adalah nama yang ku berikan padanya kini melekat seumur hidupnya. Ini yang membuatnya menaruh dendam padaku. Tapi Toha Corong tak menaruh benci padaku. ...
...Tapi saat Kasus menjadi Pembicara itulah Toha Corong tak Percaya ada seorang yang begitu Tega padanya. ...
..." Tapi itukan Kerja" Kataku....
...Toha Corong menatap Inayah. Tapi Inayah seolah tak bersalah....
..." Tapi kenapa juga tak memberiku minum" Jawab Toha Corong menatap Inayah....
...Inayah hanya tersenyum....
..." Aku lupa" Jawab Inayah sambil menahan tawa....
..................
__ADS_1