CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
BAB 16 - Kunjungan ke rumah Mertua, dan kapan kencan grup?


__ADS_3

Tiba di depan gerbang sekolah, mereka sepenuhnya begitu populer.


Lebih tepatnya para penggemar berat Mexim sudah menggigit sapu tangan patah hati.


Apa yang disukai pangeran mereka pada Mufy?


Selain...


Sst..


Gadis bernampilan anak baik-baik menoleh tajam ke samping.


Ok, dia merasa sangat kesakitan pada tubuh bagian belakangnya, punggung,


Terasa seperti ditikam banyak pedang dari banyak tatapan kebencian orang lain.


Otomatis orang yang bicara di belakang punggung gadis itu bergidik ngeri saat berpapasan dengan tatapan tajamnya.


Siapa yang tidak mengenalnya, Muffy, si pintar diangkatannya dan ketua seksi keamanan sekolah,


berani macam-macam padanya bijimu melayang, ataukah otakmu turun ke pantat yang mana anda pilih?


"Sayangku, hari sudah mulai gelap. Ke mana engkau terburu-buru membawaku.


Aku masih belum mempersiapkan segalanya.


Tapi kalau kau sudah siap, kau mau anak berapa?


Tapi aku mau anak pertama  kita adalah perempuan.


Agar dia bisa membantumu, dan mengurangi kelelahanmu, setelah kita berolahraga setiap malam.


Dan aku ingin anak perempuan secantik dirimu." Angan Mexim sudah ada gelembung khayalan di atas kepalanya.


Segera Muffy memahami pikiran,


dia pun melompat ke atas menghapus gelembung khayalan itu.


Ini hari pertama mereka berteman.


Kenapa pembahasannya selalu lari ke mana-mana?


Setelah gelembung khayalan itu menghilang,


Muffy mendorong Mexim ke tembok gerbang. Ok, dia benar-benar emosi.


Bayangkan saja, dalam usia rentan belum lulus sekolah saja.


Dia sudah meminta membuat anak dan ada yang bisa menerjemahkan apa maksud dari olahraga malam?


Dan hubungan mereka apa selain teman yang baru di mulai dalam kurun waktu sehari ini?


Wahai senior di mana wibawamu itu?


Dan oke dia tahu kalau seniornya ini seorang badboy, apa yang dikatakannya adalah suatu yang benar.


Mexim yang di dorong tiba-tiba setelah gelembung khayalan masa depannya dihancurkan Muffy.


Dia bersender di tembok. Ekspresinya kaget, lalu semakin kaget lagi.


Kala Muffy menaruh kedua tangannya di samping kiri kanan tubuhnya.


Mexim merasa posisi ini sangat aneh.


Arah ke mana Muffy melihat harusnya muka. Kenapa di dadanya.


"Sayang...Aku pikir posisi kita cukup aneh. Sebaiknya kita bertukar peran.


Biar aku yang menjebakmu, bukan kamu yang menjebakku.


Bukan maksudku menghina tinggimu.


Kau tahu, ini bukan drama percintaan korea.


Atau begini kita reka ulang adegan.


Aku akan mengambilkan bangku untukmu," Yakin Mexim berusaha mencari solusi.


Rahang Muffy jatuh. Dia tak pernah terhina sekali. Siapa pendek? Kau yang pendek semua keluargamu yang pendek!


Muffy segera menoleh ke atas.


Sepertinya ini memang benar.


Dia hanya mencapai melihat dada bidang yang malah membentuk tubuh proposionalnya hanya dengan seragam sekolah.


Aduh bukan bentuk tubuh yang ia bahas, apa yang salah dengannya.


Maksudnya dia merasa perkataan Mexim ada benarnya tinggi mereka jauh, dan lehernya langsung pegal untuk mendongak ke atas,


dan matanya juga lelah, lama-lama dia bisa juling dalam posisi ini.


Tapi ayolah, dia juga butuh pemahaman.


Di kelas dia sudah cukup dipermalukan.


Apalagi di sini.


Dia sudah menyuruh pemuda itu untuk diam.


Tapi mulut wanitanya mengalahkannya.


Tanpa bertele-tele Muffy bertanya.


"Apa maumu?" Tanyanya


ingin memahami apa sebenarnya maksud seniornya menjadikannya teman,


ataukah ini hanyalah sebuah alibi baru dalam melawannya.


Mexim yang sedang mendengar itu,


cepat memutar otaknya kata apa dan gerakan apa yang harus dia lakukan.


Salah satu artikel pernah memberitahunya,


ketika ada seorang gadis meminta penjelasan padanya dengan sorot mata sendu,


Yang dia lakukana ialah harus mengambil langkah sebagai seorang badboy,


Katanya para gadis suka dengan jenis cowo seperti itu.


Dia mungkin tidak tahu bahwa dirinya sudah menjadi badboy di mata Muffy.


Sekali lagi kepada para pembaca yang bijak,


Sorot mata Muffy itu penuh dengan keinginan membunuh ,


bukan mata sendu yang menggetarkan jiwa, itu hanya penglihatan buruk Mexim.


Jpit...


Mexim menjepit dagu Muffy sambil menunjukkan senyum sombongnya.


"Apa mauku bukannya kamu sudah tahu? Fiuh!" Ujar Mexim sambil menunduk dan meniup cuping Muffy,


Dan yup dia telah berhasil membuat gadis itu mundur ke belakang.


"kau gila? apa yang kau lakukan?!" Jerit Muffy tak habis pikir.


Apakah mereka ini benar-benar berteman?


Mexim tersenyum nakal sambil melipat kedua tangannya di di depan dadanya.


"Bukankah sudah jelas kau tahu aku ingin menjadikanmu sebagai teman?"


Muffy yang mendengar itu ingin sekali mencakar wajah pemuda tampan itu.


"Ah...Orang bodoh saja ingin menjadi teman kalau diperlakukan seperti itu!" Pekiknya frustasi mana ada teman seperti itu.


"Oho...sayangku kita baru berteman sehari ini,


dan kau masih mempertanyakan pertemanan awal kita.


Baiklah aku suka hal terburu-buru,


kau ingin jadi pacarku. Jadi mari kita pacaran!" Jawab Mexim tidak memahami betul apa perkataan Muffy.

__ADS_1


Muffy menjatuhkan tubuhnya di jalan.


"Astaga aku bisa gila!


Dia benar-benar meresapi pertanyaanku dengan mengalihkan topik seenaknya.


Dan siapa yang mau jadi pacarmu!" Kesal Muffy dia benar-benar ingin menendang anunya seniornya itu.


Senyum nakal Mexim semakin menjadi-jadi,


"Oh sayangku kau tidak ingin menjadikanku pacarmu.


Baiklah mulai hari ini aku suamimu." Cetus Mexim tanpa mempertimbangkan Muffy.


Ok bukan Muffy namanya kalau dia tidak menendang anunya.


Dia segera berdiri, ingin melalukannya,


tapi tubuhnya bergidik ngeri ketika Mexim mendekatinya dengan ekspresi kotor seperti itu.


"Sebaiknya aku kabur!" Jerit Muffy frustasi langsung kabur dari Mexim dan segera menaiki taxi yang singgah.


Dan taxi pun segera menjalankan kendaraannya.


Mata Mexim memerah kala istrinya kabur.


Apa yang salah dengannya?


Dan kenapa dia pergi lebih dulu tanpa menunggu suaminya?


"Pasangan bertengkar..." Ujar penonton menonton akhir drama itu.


Sedangkan teman Mexim yang juga awalnya bersiap pulang.


Terhenti kala melihat betapa agresifnya kedua belah pihak.


Pihak pertama, Muffy, dengan beraninya mendorong Mexim ke tembok.


Tapi sayangnya bukannya terlihat keren, malah terlihat imut di mata mereka.


Tubuh Muffy yang pendek, dan tubuh Mexim yang jerapah.


Kala Muffy lebih dulu bertindak agresif.


Si mantan wakil ketua basket itu memuntahkan teh tariknya,


kala Mexim berubah dengan sikap aslinya.


Bukan karena gelar anak laki-laki buruknya. Tapi karena inisiatifnya.


Menggoda gadis disukainya dengan meniup cuping telinganya.


Benar-benar pemuda nekat.


"Apakah aku tidak salah lihat?"


"Tidak. Aku melihatnya juga." Pucat Ronald.


"Anak itu." Geram Gerald tapi menyembunyikan emosinya.


 


Bruk!


Muffy melompat ke atas ranjang kamarnya.


Dia sudah sampai di rumah,


dan tanpa sengaja sebelumnya meminta tolong pada sopir dan orang yang ada di dalamnya mengantarnya terlebih dahulu.


"Aku rasa hari burukku akan tiap hari mulai menghantuiku." Gumam Muffy dengan suara kecil, saat wajahnya terbenam di bantalnya.


Ting!


Bunyi notifikasi hapenya bergema.


Tetapi Muffy menghiraukannya, dia sekarang tidak ingin berinteraksi kepada siapa pun.


Dia sudah cukup memeras otak hari ini.


Biarkan otaknya tenang dan tidak bermasalah hari ini.


Satu,


Dua,


Sampai,


Berapa puluh kali bunyi notifikasi terdengar.


Siapa orang yang berani menganggunya.


Segera ia mengambil hapenya, dan mengecek siapa pengirimnya.


Nomor tersebut tidak tercatat sama sekali dikontaknya.


Siapa ini...


Dan...


Jreng...


Apakah matanya ke masukan debu?


Foto ini?


Bukankah itu dirinya?


Dan apa-apaan ini? Kenapa ini terlihat cantik...


Kenapa dia menjadi orang yang narsis.


Bukan seperti itu. Cantiknya...


Tunggu, ah kenapa dia malah memuji dirinya.


Siapa orang mesum ini?!


Astaga!!!


Ada 99 pesan masuk dihapenya, dan itu semua dari nomor tidak dikenal yang memajang fotonya, cantiknya...


Kenapa dia jatuh cinta kepada wajahnya.


Muffy segera membuka isinya.


Isi pesan itu, berbagai kata yang tidak penting.


Yaitu....


Hai!


Halo!


Ad orang?


Apakah benar ini manusia yang hidup bernapas dengan paru-paru? Jawab pesanku


Sayang


Baby


Sweety


Kitty


My bear


Darling


Wife


Apakah kau marah padaku😭


Aku merindukanmu?


Temanku

__ADS_1


Pacarku


Istriku tersayang...


Jangan melupakan aku!


Aku hidup di dunia ramai, namun hati ku tetap kosong tanpamu, sepanjang hari hatiku bergetar dan merasakan kehangatanmu. Selamat hari pertemanan...


Oh god! Sampai kapan gadis ku bisa menerimaku?!


Sayangku, aku akan membelikan dua skop es krim. Jadi bicaralah...


Aku menangis nih...


Kamu di mana? Suamimu sekarang kebingungan ketika tahu aku kehilanganmu...


Apakah kau masih hidup sayangku?


Kumohon jangan bunuh diri! Karena suami terlambat pulang!


Sayangku...


Sayang...


Aku akan datang berkunjung!


Sayangku aku sudah di depan pintu rumahmu.


Sayangku, kamu di mana?


Aku sudah bersama ayah dan ibu mertua sekarang!


Muffy yang membaca isi pesan horror itu segera membantingnya.


"Tidak hapeku!!!" Tangis Muffy pecah melihat hape kesayangan yang menemaninya selama beberapa tahun ini telah hancur percuma.


 


Pria paruh baya yang sangat tampan bersama pasangannya yang sangat cantik sedang duduk di satu sofa,


dan mereka duduk berhadapan dengan anak muda yang sangat tampan.


"Bibi anda sangat cantik," Puji pemuda itu, yang merasa sangat terhormat melihat kecantikan yang sama seperti gadisnya.


"Kamu bisa saja!" Malu ibu gadisnya.


"Uhuk...jangan lupakan aku!" Cemburu pria paruh baya yang sangat tampan itu kala istri tersayangnya digoda anak nakal ini.


"Paman anda jauh lebih tampan di banding sampul majalah bisnis bulan ini!"


"Uhuk...kau pikir aku akan senang dengan pujian anak muda pandai bersilat lidah." Senang pria paruh baya itu, lain di mulut, lain di hatinya.


Tap...tap...tap...


Seseorang menuruni anak tangga.


Dengan seragam sekolah SMA masih melekat pada tubuhnya.


"Daddy, mommy kapan sudah kembali ke rumah?" Panggil gadis itu sudah melepas kacamatanya dan rambutnya bukan lagi dikuncir dua,


tapi dikuncir kuda ke atas dan sederhana.


Celana olahraganya sudah dilepaskan, dan penampilannya seperti anak liar.


Mexim yang melihat gadis kebanggannya telah berubah banyak padahal sebelum naik taksi,


dia menjadi gadis baik-baik.


Tapi sekarang sexy, liurnya jatuh.


"Anak muda ke arah mana matamu!" Tuduh ayah Muffy melihat gerak-gerik anak muda ini,


yang sepertinya tertarik pada anak gadisnya.


"Paman! Aku serius ingin menikahi anakmu.


Jadi biarkan aku melihat sebentar.


Sebelum kami menikah!" Mohon Mexim langsung bertekuk di hadapan orang tua Muffy.


Dia benar-benar berhasil datang ke rumah anak gadisnya untuk melamar.


Siapa orang tua yang tidak shock dan tertekan.


Muffy yang mendengar itu belum sepenuhnya turun dari tangga, langsung terpeleset.


Bug!


"Bokongku!" Jerit Muffy ingin menangis.


Mexim yang awalnya bertekuk lutut,


setelah mendengar istrinya mengeluh, segera mendekatinya.


"Apakah kau baik-baik saja?"


"Matamu sakit ya? Tidak bisakah kau lihat aku dalam posisi apa sekarang?!" Sedih Muffy sekaligus malu.


"Uhuk! Muffy ke mari!" Panggil ayahnya mendorong Mexim ke samping,


melihat putri satu-satunya yang dia sangat sayangi sedang mau direbut anak orang lain.


Dia membantu anaknya berdiri dan segera membawanya ke sofa.


 


Seorang pemuda sedang menatap keluar jendela cafe.


Dia sedang memikirkan sesuatu.


Dan satu hal yang pasti jantungnya berdebar setelah insiden taksi tadi.


Seorang gadis bernampilan biasa  masuk ke dalam taksi yang sudah duluan dipesannya,


Sebenarnya dia sedang menunggu koleksi teman wanitanya yang lain untuk pergi berkencan.


Tetapi gadis ini dengan berani meminta taksi untuk membawanya pergi.


Awalnya supir taksi mau menolak tapi karena dirinya mengangguk dia menyetujui.


Akhir cerita tidak sampai situ saja.


Gadis itu langsung mengubah penampilannya.


Pipinya memerah kala gadis itu tiba-tiba melepas celana olahraganya.


Sedangkan sopir taksi mencuri-curi pandang.


Sialan ke arah mana matamu pak tua.


"Pak fokus ke jalan!" Tajamnya memperingati.


Gadis itu belum selesai dari membuka celananya.


Dia mengubah kuncir duanya, menjadi kuncir kuda ke atas.


Melepas kacamatanya dan menaruh ke dalam tas.


"Sangat panas!" Pekik gadis itu membuka dua kancing atas bajunya, dan melonggarkan dasinya.


Pemuda itu menelan ludah susah payah, gadis ini sangat mempesona.


Kembali pada dunia kenyataan.


"Sial kenapa aku tidak meminta nomor teleponnya!" Rutuknya pada dirinya sendiri, dia terlalu terpesona dengan gadis itu.


Dan lupa memintanya.


"Daryl kau kenapa?" Tanya teman-temannya sedang nongkrong di sebuah cafe.


Daryl yang mendengar namanya, segera berbalik tersenyum.


"Tidak aku sedang memikir gadis yang sangat menarik." Jawabnya apa adanya, berhasil membuat temannya terkejut.


"Apa? Ada gadis yang berhasil mencuri perhatianmu?! Luar biasa! Perkenalkan pada kami!" Heboh teman-temannya.


"Kapan kencan grupnya dimulai?" Tanya Daryl mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


Siapa yang mau memperkenalkan gadisnya, jangan bermimpi.


"Pelit sekali! Baiklah! Besok kita akan melakukannya..."


__ADS_2