CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Sikap Perduli


__ADS_3

...Alasannya adalah ada kepentingan di dalamnya. Jadi masalah ini akan mengakibatkan terjadi konfrontasi yang terus menerus....


...“ Dan seperti menimbulkan pertanyaan siapa yang benar” Ucap Bea Cukai....


...Ya saat aku membaca atau menonton. Maka mereka memang benar-benar luar biasa. Suatu konsep pengaruh yang bisa tanpa dasar akan mudah sekali terpancing....


...“ Dan itu membutuhkan pengetahuan yang berkelanjutan. Kita memang harus terus belajar bukan? Jelas Pria Tampan....


...Aku tidak menyadari bahwa itu akan terjadi. Dan semakin membuatku merasa masalah yang terjadi bukan hanya masalah Ekonomi tapi juga tentang Aqidah kami....


...“ Aku mulai memahami pentingnya agama” Ucap Biore....


...Yang mulai merasa bahwa belajar dalam agama. Membutuhkan pemikiran dan juga hal yang mendasar. ...


...“ Bukankah orang kembali pada Quran dan Hadist? Tanya Tania....


...Itu memang benar. Tapi kami juga harus mempelajari tentang tentang itu dari para Ulama....


...“ Ya. Tapi tetap di butuhkan seorang guru” Jelas Iroh....


...Bahwa itu terlihat mudah. Tapi menurut Iroh tanpa ada orang yang memberikan petunjuk maka yang terjadi malah kami bisa saja tersesat....

__ADS_1


...“ itu layaknya Mentor saja” Ucap Suhaimi Sopir Ambulance....


...Dia bersyukur bahwa masih banyak ulama yang memberikan sumbangsih pemikirannya untuk hal-hal yang benar....


...“ Yang kita lakukan adalah mengikuti Ulama yang Sholeh” Jelas Pria Tampan....


...Kami semua setuju dengan pandangan Pria Tampan. Bahkan kami juga sampai sekarang belajar dengan orang-orang yang bisa memberikan hal yang baik pada kami....


...“ Jadi kalian sampai sekarang terus belajar? Tanya Iroh....


...Mungkin Iroh menganggap kami hanya berulah semata. Saat dulu kami memang selalu berulah. ...


...“ Ya itu adalah yang bisa kami lakukan” Balas Kurir....


...“ Aku berpikir kalian adalah orang-orang yang tidak perduli” Ungkap Iroh....


...Ya itu memang benar adanya. Tapi kami selalu perduli dalam segala hal apapun....


...“ Jadi kami hanya bisa membuat keributan. Itu maksud kamu? Ucap Bea Cukai....


...Bea Cukai merasa ucapan Iroh menyalahkan atas tingkah kami selama ini....

__ADS_1


...“ Ya memang itu juga yang biasa kalian lakukan” balas Iroh....


...Ini di sebabkan kami yang di anggap selalu menyusahkannya. Jadi selalu ada dendam yang selalu di rasakan Iroh pada kami....


...“ itu hanya untuk bersenang-senang semata” Jawab Bea Cukai....


...Jadi selama ini Iroh hanya hiburan kami. Jadi itu di lakukan untuk menghibur saja....


... Iroh hanya melototi Bea Cukai....


...“ Apakah pendidikan itu akan selamanya? Tanya Iroh....


...Karena akan selalu butuh waktu dan proses. Dan itu sangat memakan waktu....


...“ Selama kita masih hidup. Maka yang harus kita lakukan adalah belajar” Jawab Pria Tampan....


...Ini adalah termasuk cara kami juga untuk menghindarkan kami pada sesuatu yang tidak kami inginkan. Aku mulai menyadari apapun yang salah bisa terlihat benar. Tapi saat aku terus belajar kami bisa memilah apa yang baik bagi kami....


...“ Dan jujur itu adalah hal yang tidak menyenangkan awalnya dan sangat membosankan” Jelas Job....


...Karena kami hanya merasa berjalan di tempat awalnya. Dan lambat laun menyadari bahwa kami telah melangkah lebih jauh lagi. Papa benar bahwa kami akan merasakan kehampaan dalam masa pendidikan kami. Tapi itu hilang dan menjadi gairah kami di kemudian hari....

__ADS_1


...“ Ternyata kalian sanggup. Aku padahal berharap kalian masuk ke rumah sakit jiwa akhirnya” Canda Iroh. ...


__ADS_2