CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Jangan menyerah


__ADS_3

...“ Jadi pantas kamu dahulu sering jalan kaki” Ucap Iroh tersenyum....


...Dia tidak menyangka bahwa yang aku lakukan bukanlah hanya gaya. Tapi itu kebiasaan yang aku lakukan. Tapi aku tetap tidak perduli saat itu. Tapi benar bahwa aku juga di jauhi banyak teman-teman sebayaku....


...“ Jadi kamu bisa melihat sisi manusia secara baik? Tanya Thamrin....


...Dia tahu bahwa dia mengetahui sejak dulu. Maka dia merasa bahwa aku yang hidup hanya keluyuran dan akhirnya bekerja sebagai serabutan. Membuat dia mengatahui bahwa aku sering di jauhi orang-orang....


...“ Ya. Tapi setelah aku belajar banyak” kataku sambil menghembuskan nafas....


...Bahwa itu terasa setelah aku mampu melihat sudut pandang Pria Tampan. Bahkan Papa tidak pernah bertemu denganku dengan waktu yang lama. Aku seperti anak yang di buang saja. ...


...“ Jadi kamu anak yang di sia-siakan” Ungkap Erika....


...Karena menurut Erika yang saat bertemu denganku saat pertama kali. Aku adalah orang yang biasa di suruh-suruh. Sejenis jongos. Dan aku tidak menampik pemikiran dia saat itu....

__ADS_1


...“ Ya aku harus bertahan Erika” Jelasku. ...


...Karena apapun pekerjaannya aku ambil saja. Bahkan aku juga harus membeli bunga untuk Inayah juga. Jadi apapun pekerjaannya aku tidak keberatan. ...


...“ Mungkin bila aku jadi kamu. Aku tidak akan melakukan itu” Ujar Erika....


...Karena mungkin menurut Erika itu sangat aneh. Tapi aku juga tidak mau. Tapi aku di tinggalkan. Jadi bagaimana aku bisa tidak mau....


...“ Tapi aku juga masih hidup sampai sekarang” Jawabku....


...Bahkan aku bersyukur dengan apa yang aku alami. Bila dulu aku tidak mengalami hal itu. Aku juga tidak akan tahu apa yang akan terjadi padaku. Ini bagiku luar biasa....


...Ucapan Erika selalu saja menyakiti hati. Mungkin dia masih mengingat kejadian hidupku dulu. Pria yang mirip Begundal. Pantas saja Abi juga tidak menyukaiku. Tapi Abi bercerita bahwa aku pria yang sangat kuat. Bahkan tanpa pendidikan tapi aku masih mau mendekati putrinya. Dan itu dengan rasa tidak tahu malu. Seharusnya aku menyerah saja. Mengingat bahwa aku juga bukan siapa-siapa....


...“ Ya tapi dia bisa membuktikan bahwa dia bisa menaklukan Inayah” Ucap Job....

__ADS_1


...Bagi Job itu sebuah keajaiban. Tanpa melihat dari sisi keluarga. Dan jelas orang yang tidak mengenalku akan berpikir bahwa aku ini manusia yang sangat tidak pantas. Bahkan aku tidak malu mengakui seorang serabutan. ...


...“ Ya karena aku tidak punya pilihan” Jelasku....


...Karena mundur hanya akan menyakiti diri dengan lebih. Mungkin bila di tolak aku masih lebih bisa terima. Tapi bila mundur selamanya aku hanya akan menyesal....


...“ Apa kamu tidak malu” Tanya Thamrin....


...Aku sangat malu. Satu menit aku ingin mundur di menit yang lain aku memaksa terus maju. Jangan berpikir bahwa aku juga mesti mengalami Diskriminasi. Alasan itu karena secara sosial akan memandang siapa latar belakang kita. Bila kamu hidup sebagai serabutan maka bersiaplah mengalami hal yang sering menyakitkan....


...“ Sangat malu” Jawabku....


...Kata-kata Papa yang membuatku terus melangkah. ...


...Papa ingin aku belajar menghadapi rasa takut. Takut di kucilkan orang atau takut malu dengan keadaan....

__ADS_1


...“ Ya aku berpikir karena itulah aku memilihnya” Jelas Inayah menatapku....


...Aku di pilih bukan karena aku berpendidikan.Jelas aku tidak punya pendidikan. Atau hartaku. Jelas aku saja hanya penggali kubur dan serabutan. Tapi karena aku tidak pernah menyerah untuk hidup....


__ADS_2