
...“ Kamu harus menuliskan proses yang akan kamu lakukan” Jelas Pria Tampan....
...Tujuan itu adalah untuk selalu mengingatkan apa yang akan kita lakukan. Dan itu akan mudah saat semua di tuliskan....
...“ Dengan cara itu kamu melakukan? Tanya Iroh....
...Dia ingin meyakini bahwa proses yang kami lakukan adalah proses yang membawa kami sekarang....
...” Benar. Bahkan bila proses itu juga termasuk proses yang sangat berat” Ungkap Pria Tampan. ...
...Bahkan ketika proses itu di lakukan. Bahwa tidak akan semudah dalam sebuah Teori. Karena kita akan langsung terjun....
...“ Dan kebanyakan orang menghindari Prosesnya” Ucap Pria Tampan....
...Berbicara adalah hal yang mudah. Tapi kenyataan menjalankan bisa begitu tidak menyenangkan. Dan kami harus menghadapi apa yang kami takutkan....
...Dan kami akhirnya mencintai apa yang kami takutkan....
...“ Berapa lama waktunya? Tanya Iroh....
...Semua pemahaman dia yang sebagai guru punya sebuah ketentuan tentang keakuratan....
__ADS_1
...“ Tergantung. Bahkan sampai sekarang aku masih belajar dan menjalani prosesnya” Jelas Pria Tampan....
...Yang menjelaskan bahwa itu bisa proses seumur hidup....
...Waktu sangatlah tidak bisa di prediksi. Tapi pada tiap detiknya itu sangatlah berharga. Bahkan yang terpenting dalam hidup kami adalah waktu tersebut. Jadi kami selalu belajar menghargai waktu. Dan itu juga kenapa kami selalu ingin waktu yang kami miliki lebih berharga....
...“ Kurasa itu akan menghabiskan waktu” Ucap Iroh....
...Dia akan berpikir bahwa dengan yang kami lakukan lebih memboroskan waktu. Dan itu baginya sangat di sayangkan....
...“ Ya. Makanya aku ingin kamu setidaknya membaca buku tentang keuangan” Jelas Pria Tampan....
...Bagaimanapun Pria Tampan meyakini bahwa apapun yang di pikirkan Iroh jelas bahwa apa yang kami lakukan tetap terasa asing baginya....
...Kesalahan terbesar hidup adalah memaksakan apa yang kita fikirkan. Maka lebih baik membiarkan orang yang menentukan jalan hidup mereka. Dan itu akan mengubah hidup mereka....
...“ Aku hanya bingung dengan konsep itu” Jelas Iroh....
...Merasa bahwa itu semua terlalu rumit. Itu juga awal yang kami rasakan. Kami mendengarkan tapi hati kami selalu menginginkan keamanan dalam hidup. Bahkan saat aku hanya penggali kubur sekalipun juga....
...“ Ya karena itu terasa berbeda bukan? Ucap Pria Tampan....
__ADS_1
...Itu layaknya mendapatkan pemikiran yang asing. Jadi kita akan merasakan sebuah kepanikan yang begitu dalam. Mungkin bisa di ibaratkan tenggelam dalam air. Sehingga kita meronta mencari udara....
...Iroh hanya mengangguk....
...Suhaimi Sopir Ambulance membiarkan Iroh mencari apa yang dia inginkan dalam hidupnya. Jadi selama ini Suhaimi Sopir Ambulance tidak pernah memasukan cara berpikirnya pada Iroh. ...
...“ Karena aku merasa itu membuatku panik dan gelisah” jawab Iroh sambil memandang kosong....
...Dia merasakan kekosongan yang pernah kami alami. Dan berpikir apa yang akan terjadi pada kami. Rasa takut miskin dan hidup melarat melanda pemikiran kami....
...“ Keamananmu terasa terhalangi? Ucap Pria Tampan....
...Pria Tampan mampu melihat emosi yang Iroh rasakan. Rasa takut yang ada dalam hatinya. Karena bagaimanapun ini bukan jawaban. ...
...“Benar. Bagaimana bila aku berbuat kesalahan dalam prosesnya dan bagaimana kalau itu hanya menyia-nyiakan hidupku” Kata Iroh lirih....
...Pondasi pada keamanan adalah masalah terbesar yang dia hadapi. Walaupun banyak orang berbicara tentang usaha mandiri. Tapi hanya inginkan keamanan yang lebih besar....
...“ Aku memahami perasaanmu” Jawab Ptia Tampan....
...Aku melihat kejujuran dari sebuah hati sekarang....
__ADS_1
...Ini yang di maksudkan Papa bahwa aku harus selalu jujur tentang siapa diriku....