CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Sanjungan dan Pujian


__ADS_3

...“ Benar. Tapi aku ingin selalu tahu kabarnya” Ucap Papa(Tania)....


...Papa(Tania) mengagumi Pria Tampan secara Pribadi....


...“ Dia pria yang hebat dan baik. Papa suka rendah hati beliau” Ujar Papa(Tania)....


...Papa(Tania) menjelaskan bahwa Kerendahan hati yang tulus akan selalu berbeda dengan yang tidak tulus. Maka Papa(Tania) merasakan sebuah ketulusan dari Pria Tampan....


...“ Apa perbedaan kerendahan hati yang tulus dan tidak tulus” Tanya Sobari Dukun....


...Ya kami ingin selalu mengetahui sebuah sudut pandang Papa(Tania)....


...“ Sekilas tidak akan ada bedanya” Jawab Papa(Tania)....


...Bahwa semua orang bisa bersikap Rendah Hati. Tapi sayangnya sikap ini bisa saja sebagai Manipulasi atau memang dari hati....


...“ Tapi jika kamu belajar mencermati benar kata-kata. Kebanyakan orang akan sulit memiliki kerendahan hati yang tulus” Sambung Papa(Tania)....


...Kami semua sedikit bingung....


...” Apa itu seperti Sanjungan dan Pujian ? Ucap Bea Cukai....


...Sanjungan dan Pujian itu berbeda. Sanjungan adalah yang keluar dari mulut. Sedangkan Pujian dari hati....


...“ Ya seperti itu” Jawab Papa(Tania)....


....................

__ADS_1


...Iroh masih marah pada Bea Cukai. Sebenarnya Iroh memang sangat membenci Bea Cukai....


...“ Jadi kamu masih belum menentukan? Ucap Bea Cukai....


...Selalu memaksa terhadap Iroh. Yang membuat Iroh semakin jengkel pada Bea Cukai....


...“ Kamu selalu memaksa orang lain” Ungkap Iroh....


...Aku menemani Bea Cukai. Mungkin karena Bea Cukai suka mengganggu Iroh. Jadi baginya selalu menyenangkan melihat Iroh marah....


...“ Aku hanya perduli” Balas Bea Cukai....


...Dengan perasaan bahwa dia punya andil terbesar dalam menentukan kehidupan Iroh. Padahal nyatanya hanya membuat Iroh meradang di buat Bea Cukai....


...“ Perduli apa Bangsat” Jawab Iroh muntab....


...“ Ya untuk membuatmu bahagia” Jelas Bea Cukai....


...Aku hanya cekikikan saat Bea Cukai mengatakan “ membuatmu bahagia”. Bagiku tidak ada bahagianya sama sekali saat hidup di paksa orang lain....


...Iroh semakin hilang kesabaran....


...” Aku akan mengadukan kelakuan kalian pada pihak berwajib” Ucap Iroh mengancam....


...Bagi Iroh. Ini sudah termasuk pasal pemaksaan. Jadi Iroh ingin melaporkan kasus ini....


...“ Apa salah kami ? Tanyaku....

__ADS_1


...Jelas aku mulai merasa tidak pernah dan tidak mau berurusan dengan hukum....


...“ Kalian telah memaksa orang lain bangsat” Jawab Iroh. ...


...Iroh semakin serius saja. Kebiasaan kami yang selalu mengganggunya membuatnya tidak nyaman. Baginya lebih baik masalah ini di bereskan secara hukum....


...“ Tapi kami hanya ingin membantu” Ucap Bea Cukai....


...Merasa selama ini yang dia lakukan adalah membantu Iroh. Tapi itu tidak seperti yang Iroh pikirkan. Jelas jawabannya hanya membuat Iroh sengsara....


...“ Bantuanmu tidak di terima” Jawab Iroh ganas....


...Baginnya lebih baik bila dia berengsek ini di masukan saja ke penjara. Biar kapok dan tidak mengganggu hidupnya lagi....


...“ Tapi aku khawatir” Jelasku....


...Kami seperti biasa selalu saja membuat suasana menjadi lebih runyam. ...


...“ Apa yang di khawatirkan? Ucap Iroh....


...Dia mengerti ini adalah alasan kami. Jadi baginya kami hanya membuatnya malu. Bahkan seseorang yang sering memberinya bunga mulai lebih berani lagi. Dan mendatangi rumahnya untuk melamarnya....


...“ Bagaimana bila kamu jadi perawan tua” Jelas Bea Cukai....


...Itu malah membuat Iroh semakin benci. ...


...“ Dasar kalian berengsek” Ucap Iroh tambah emosi....

__ADS_1


__ADS_2