CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Demi Masa


__ADS_3

...Iroh merasa aneh selama ini yang kami lakukan hanya menungganginya. Jadi mungkin dia sekarang memahami bahwa kami adalah para pengangguran itu....


...“ Pantas mereka selalu menggangguku” Kata Iroh....


...Mungkin karena kami yang pengangguran. Jadi mempunyai banyak waktu untuk mengganggu Iroh. Walaupun itu tidak pernah di sukai oleh Iroh sendiri....


...“Ya itu hanya keisengan saja” Balas Bea Cukai....


...Pengganggu terbaik adalah Bea Cukai. Tapi yang tidak sadar juga Bea Cukai....


...“ Jujur saja kamu itu hama pengganggu” Serang Iroh pada Bea Cukai....


...Karena Iroh adalah korban Bea Cukai. Dan karena itu Iroh sangat kesal pada sikap Bea Cukai selama ini....


...“ Aku tidak merasa demikian” Bantah Bea Cukai....


...Aku sebenarnya membenarkan pemikiran Iroh. ...


...Bagaimanapun manusia seperti Bea Cukai yang hanya suka membuat orang kesal. Wajar bila di benci....


...” Selalu membenarkan diri sendiri” Celetuk Biore....

__ADS_1


...Dua orang ini memang selalu kumat. Mudah saja membuat segalanya menjadi ribet....


...Bea Cukai mengembuskan nafas....


...” Kalian menyerangku kawan” Ucap Bea Cukai....


...Kata-katanya yang aneh membuatku merasa geli saja. Tapi itu tetap termasuk ulahnya yang menarik....


...Dan aku selalu mengagumi sikap Sok Coolnya Bea Cukai....


...“ Bagaimana pemikiran semakin sukses semakin sibuk? Tanya Udin....


...Karena kebanyakan orang meyakini pemikiran demikian. ...


...Bahwa tidak salah dengan pemikiran itu. Tergantung berada dimana Nilai Inti kita. Jadi pemikiran bahwa kesuksesan membuat semakin banyak yang di kerjakan bisa jadi bila berada di Nilai Inti Pekerja Mandiri. ...


...“ Lihat banyaknya orang semakin sibuk saat usaha mereka semakin besar. Dan kita mengetahui itu biasanya akan menghabiskan sumber daya kita yang paling penting” Jelas Papa(Tania)....


...Kami hanya mendengarkan apa yang Papa(Tania) katakan. Ini sangat menarik....


...“Apa sumber daya kita? Tanya Iroh....

__ADS_1


...Kami hanya tersenyum dengan pertanyaan Iroh....


...Mungkin Sumber daya alam akan berbeda sumber daya manusia....


...“Sumber daya yang kita miliki adalah Waktu kita” Jelas Papa(Tania)....


...Papa(Tania) tidak menyatakan bahwa pemikiran tersebut bisa di benarkan. Karena setiap orang memiliki definisi masing-masing....


...“ Kenapa waktu bisa menjadi Sumber Daya? Tanya Iroh....


...Jelas pertanyaan itu masuk akal. Bagaimanapun waktu adalah pemberian. Tapi amat sulit mengatakan bahwa waktu adalah Sumber Daya....


...“ Karena terbatas. Bahkan saat kita hidup juga. Kita tidak bisa memaksimalkan semua waktunya” Jelas Papa(Tania)....


...Saat menjadi Tua. Kemungkinan akan sesulit saat kita muda. Jadi itulah batasan kita. Jadi Papa(Tania) memfokuskan saat muda untuk mengeluarkan semua sumber daya waktu yang ada hingga berhasil. ...


...“ Kamu masih muda. Akan terasa saat kamu menginjak umur di atas 60 tahun” Ucap Papa(Tania)....


...Papa(Tania) hanya ingin kami belajar bagaimana melihat ke depan. Bagaimana saat kami akan menghadapi masa-masa sulit itu. Papa(Tania) melihat banyaknya orang pada masa tua mereka tetap bekerja mencari Nafkah. Bukan bekerja untuk supaya tetap merasa muda atau hanya sekedar aktivitas semata....


...“ Jadi kami belum mengalami hal tersebut. Jadi yang kami harus rasakan adalah pemikiran saat itu? Ucap Erika....

__ADS_1


...Bahwa kata-kata menikmati masa muda mungkin benar adanya. Tapi perlu juga mempersiapkan saat masa yang paling tidak kita inginkan....


...“ Ya. Masa tua adalah masa yang paling tidak di inginkan bahkan lebih tidak di inginkan daripada kematian” Kata Papa(Tania)....


__ADS_2