
...Capital Gain...
...Kami semua berkesempatan untuk belajar dari Papa Tania. Dia Pria yang karismatik dan Konsep dalam mengajar bukanlah menceramahi. Seolah hanya tanya jawab saja....
..." Aku tidak suka mengajari Orang lain" Ucapnya....
..." Tapi Aku senang bertemu kalian" lanjutnya....
...Dia menggunakan bahasa yang mudah " tanpa menggunakan kata Bapak untuk menyebutnya Sendiri"....
..." Kenapa Tania tidak Bapak didik sendiri" Tanya Udin....
..." Karna Tania tidak meminta" jawabnya....
..." Aku tak mengerti" Ucap Biore....
..." Aku tidak bisa mengajari' jika Tania tak menginginkan" jawabnya....
...Mata kami semua menuju Tania....
..." Bodoh" Ucap Sobari Dukun sewot....
..." Kamu tuh yang bodoh" balas Tania....
..." Apa yang telah kalian lakukan sejauh ini?" tanyanya....
..." Kami sedang mengavalusai tentang Properti selama seratus hari" Ucap Udin....
..." Jadi kalian sedang belajar Properti" katanya....
..." Iya" Jawab Erika....
..." Kalian akan melakukan banyak kesalahan dalam sepanjang jalannya" jawabnya....
..." Lalu" Tanya Job....
..." Semakin kalian belajar semakin kalian ahli di dalamnya" Ujarnya....
..." Aku hanya bisa memberikan Tip-Tip dalam Properti. Tapi kalian harus melakukannya sendiri" Lanjutnya....
..." Apa ada cara kami Untuk tidak melakukan kesalahan" kata Inayah....
...Insting seorang wanita. Sering tawar menawar harga murah. dan tidak ingin Rugi....
..." Tidak ada" jawabnya....
..." Hanya kalian tahu kapan saatnya Belanja yang tepat untuk Real Estate" Ujarnya....
...Belanja yang tepat untuk Real Estate?...
..." Kalian bukan pembangun' Terlalu dini untuk ke situ" lanjutnya....
..." Apa kami harus mencari Capital gain untuk Real Estate" Tanya Suhaimi Sopir Ambulance....
..." Kebanyakan" jawabnya....
..." karna mendapatkan Portofolio Income lebih mudah" Lanjutnya....
..." Lalu apa yang kami cari" tanya Udin....
..." Maka carilah Pendapatan Pasif atas Real Estate kalian" Jawab Papa Tania....
...Ternyata Pendapatan Pasif yang para pengusaha kejar selama ini. Aku tidak tahu betapa cerdas mereka....
..." Bagaimana dengan Crypto? Tanya Kurir....
...Crypto adalah hal yang baru. Bagaimana Kurir sampai bertanya begitu. Papa Tania hanya belajar tentang Properti....
..." Cripto paling mudah" jawabnya....
..." Jika kalian ingin mendalami aset kertas dan Criptocurrancy' Setidaknya kalian harus mempelajarinya lebih lanjut" sambungnya....
..." Bukankah Investasi itu riskan? tanya Tania....
..." Ya bila kamu tidak tahu apa yang kamu lakukan" Ucap Papa Tania....
..." Maksudnya? kataku....
..." Kebanyakan orang mendengar tentang Investasi' Tapi sedikit yang mempelajarinya bukan? jawabnya....
..." Jadi investasi tidaklah beresiko?"Tanya Udin....
..." Resiko selalu ada. Seperti kalian membawa mobil saja" jawabnya....
..." Tapi amat beresiko jika kamu melakukan salto atau lepas tangan saat kalian membawa Mobil" sambungnya....
...Tapi Papa Tania ingin kami banyak belajar tentang Investasi. Tapi sebelum itu dia menginginkan kami belajar membangun bisnis terlebih dahulu....
__ADS_1
...........................................
..." Apa yang kamu Fikirkan" Tanyaku pada Inayah....
..." Tidak ada" Ucapnya....
...kami hanya berdua. Duduk di kafe. menghabiskan waktu untuk memikirkan pelajaran yang telah kami dapatkan....
..." Ternyata dunia akademis amat berbeda dengan dunia mereka" lanjut Inayah....
...Dia berasal dari akademis. Dan dia yang cerdas melihat sekali perbedaannya....
..." Tapi bagaimana mereka bisa melakukannya? Tanya Inayah padaku....
..." Mereka bilang tentang Pendidikan jalanan" Ucapku....
..." Ya itu yang mereka selalu bilang" balas Inayah....
..." Tapi menurut kamu itu selalu aneh? "'tanyaku....
..." Ya. Mereka tidak punya pendidikan Akademis yang tinggi' Bagaimana mereka lakukan itu" Ucapnya....
..." Ya jalanan selalu mendidik dulu bukan? Ucapku....
..." Seni Kesalahan? Tanya Inayah....
..." Iya" Jawabku....
..." Bagaimana rencana pernikahan kita" Tanya Inayah....
..." Kamu ingin secepatnya? Tanyaku....
..." Tidak' Aku ingin sepuluh tahun lagi. Baru kita menikah" Jawabnya Cuek....
..." Okey" Jawabku....
..." Beneran? Tanya. sambil mengulum senyum....
..." Bohong. besok kita nikah langsung" jawabku....
...Inayah hanya tertawa. Aku fikir selama ini dia wanita yang kaku. Ternyata wanita yang amat berbeda....
.............................................
...Kami memulai bisnis kami. Papa Tania menyarankan kami untuk membeli Kontrakan yang dekat dengan Pabrik....
..." Karna saatnya kalian berbelanja" Ucapnya....
...Perekonomian sedang hancur. banyak perusahaan yang memPHK karyawan. Terjadi Pengangguran....
..." Bukankah perekonomian sedang Lumpuh Pak" Tanya Erika....
..." Iya itu saat di tunggu' karna akan terjadi banyak barang murah" Ucap Papa Tania....
...Intinya ketika perokonomian lumpuh. Para Investor membeli dengan harga murah....
..." Tapi bukankah Orang-Orang sedang kesusahan Pak" Ucap Biore....
..." Bagaimana kami bisa mendapatkan keuntungan" lanjut Biore....
..." Orang akan selalu butuh atap untuk kepala mereka bukan" jawabnya....
...Pria Tampan juga menyarankan untuk menggunakan hutang pada Tim kami. Padahal kami punya uang cash untuk membayar 10% dari kontrakan yang kami beli....
..." Kenapa kami harus menggunakan Hutang" Tanya Tania....
..." Karna Hutang bebas Pajak" Ucapnya...
..." Apa kalian sudah mempelajari Pajaknya" Sambungnya....
...Mempelajari Hutang dan Pajak. Aku tak begitu mengerti' Tapi kami tetap mengikuti Nasihat mereka....
..." Jika kalian menjualnya' suatu saat untuk mendapatkan Pendapatan Portofolio" Ucap Papa Tania....
..." Pastikan kalian harus menggunakannya untuk menaruh uangnya pada Real Estate yang lain" lanjutnya....
..." Kenapa harus begitu" Ucap Udin....
..." Itu bisa menunda Pembayaran Pajak kalian' carilah ahli pajak atau mengerjakan Ahli Pajak Profesional" jawabnya....
...Inayah hanya memegang kepala. Dia bingung dengan masalah ini....
..." Makanya belajar biar tidak Bodoh" Ucap Job....
...Dia hanya menatap Job. sambil sewot....
...Kami sudah memiliki Real Estate pertama kami....
__ADS_1
..." Bagaimana kita mencari Ahli Pajak Profesional" Tanya Tania....
..." Tanya saja 1+1" Jawab kurir....
..." Apaan itu? Tanyaku...
.
..." Suamimu Bodoh sekali Inayah" kata kurir...
...Ya Aku dan Inayah telah menikah. Jadi Penulis Novel ini tidak mau menceritakan bagaimana pernikahan kami. Ya mungkin Ijab Kabul. trus resepsi pernikahan doang. Jadi ga penting banget masuk Novel. ...
...Awalnya aku fikir ini Novel Percintaan' Jadi aku mau saja menjadi Pemeran Utama di Novel ini. Tapi kisahnya malah entah kemana. Dan membuat karakter di Novel ini menderita dengan ga jelas arahnya kemana. kalau aku tahu' Aku jad Figuran saja dari dulu....
..." Ya memang Dia Bodoh" Ucap Inayah....
...Istri Durhaka pada suami??...
...Tania hanya menahan tawa melihat wajah memelasku. Begitu sedih aku mendengarnya....
..." Sabar-Sabar" kata Tania menguatkanku....
..." Dimana kita bisa mendapatkannya? Tanya Erika....
..." Di Rumahnyalah" jawabku....
..." Kamu memang Bodoh yah" Kata Tania....
..." Apa? Ucapku...
...................................
..." Bagaimana sayang masakannya" Tanya Inayah....
..." Enak" jawabku....
...Inayah tinggal di rumahku. Pak Haji meyakinkanku untuk menjaganya....
..." Awas jika kau menyakiti Putriku" Kata Pak Haji....
..." Aku akan menjaganya Abi" jawabku....
...Dia memelukku seolah aku akan pergi jauh. Padahal hanya masih satu wilayah. Apa dia terlalu lebay....
...Aku masih pengangguran? Jelas. Tapi Ini juga yang di inginkan Papa. Tapi aku selalu menggunakan cara. Papa selalu mengatakan Ini hanya masalah " Mental"...
..." Ini aku dapatin kertas dari laci ruang baca mu sayang" katanya menyelidik....
..." Itu kan kertas yang bikin dia marah-marah di kamar sendiri" kata bu Surti....
..." Apa penjelasan sayang" Inayah menatapku Tajam....
..." Itu di tulis job" jawabku....
..." Aku minta buat pertanyaan ketika aku ke rumah kamu" jawabku sebal....
..." Malah dia menulis yang tidak-tidak" Lanjutku....
...Inayah hanya tersenyum....
..." Makanya kamu itu Bodoh"' katanya....
..." Trus kenapa di Simpan" tanyanya....
..." itu motivasiku sayang" jawabku....
..." Dia memang aneh sejak kecil" kata Bu Surti sambil Tertawa....
...Inayah hanya tertawa mendengar kata Bu Surti. Dan Inayah menceritakan bagaimana pertama kali melihatku hanya menggunakan celana merah....
...Dulu dia pendiam. Sekarang dia selalu ceria....
..." Aku belum mengucapkan terima kasih pada ...
...teman-teman sayang" kataku....
...Dia hanya menatapku. sambil tersenyum....
..." Selama ini aku bersama mereka' Tapi belum sempat berterima kasih pada mereka" lanjutku....
..." Kau tahu apa yang aku suka darimu? Tanyanya....
..." Ucapanmu" Kita Baru Memulai" jawabnya...
...Sambil menirukanku saat mengatakannya....
..." Kau selalu membuat seolah apa yang kita lakukan itu hal baru bagi kita" jawabnya......
__ADS_1