
...Karma...
...Ada Kerugian baik ada juga Kerugian buruk....
...Ucap Papa(Tania)...
...Masalah yang di hadapi Erika adalah menghadapi Biore Cs seorang diri dan itu membuatnya bekerja lebih keras. Tania sekarang tengah Bahagia. Dan sekarang kemana pun juga selalu membawa putra kami. Tapi kami selalu menggunakan Jasa babysitter pada anak kami....
...Tania juga sudah mulai aktif lagi bersama Tim....
..." Bagaimana kabarmu sayang ? Kata Pria Tampan pada Tania....
...Tania terlihat bahagia....
..." Aku baik-baik saja dan selalu bahagia" Balas Tania....
...Tania selalu rindu bersama Pria Tampan. Maka Pria Tampan juga selalu menyisihkan waktu untuk ke rumah Papa(Tania)....
...Kami seperti biasa menghabiskan waktu dengan berdiskusi....
..." Kenapa Hutang selalu di anggap buruk ? Tanya Inayah....
...Hutang dan Pajak adalah dasar utama dari Pendidikan Keuangan. Hanya saja sekolah atau keluarga selalu mengajarkannya untuk menghindari akan Hutang....
..." Kita tahu bahwa ada Hutang Baik dan Hutang Buruk' Layaknya Uang' Ada Uang baik dan Uang buruk. Padahal yang kita gunakan sekarang adalah Mata Uang bukan Uang sesungguhnya" Jawab Pria Tampan....
...Lalu kenapa Uang di sebut Mata Uang. Karna ini masalah yang membingungkan. Alasan pertama Uang yang kita gunakan adalah Derivatif. Uang yang beredar tidak lebih hanyalah sebuah kertas yang tidak memiliki Nilai. Nilainya ada karna pemerintah menyatakan Kertas tersebut adalah pembayaran yang sah. Tapi lambat laun nilainya akan kembali pada nilai hakikatnya Yaitu Nol....
__ADS_1
...Alasan kedua mengacu pada Kata Derivatif. Contoh Derivatif adalah Jus jeruk berasal dari Buah Jeruk. Maka Jus jeruk adalah Derivatif dari Buah jeruk....
...Jadi Uang adalah Derivatif dari Emas awalnya. Hal ini berubah ketika Presiden Richard Nixon menarik Uang dari standar Emas. Maka setelah itu yang terjadi adalah Uang menjadi Derivatif dari Hutang....
...Maka hal itulah yang membuat kenapa Inflasi semakin merajalela....
...Maka itu juga kenapa orang kaya selalu mencari hal yang lebih Berharga daripada Uang. Maka Orang kaya lebih mementingkan Aset daripada Uang....
...Toh' Lagian Mata Uang ini yang selalu akan di Cetak. Jadi akan selalu banyak Uang yang beredar....
...Tapi Aset bukanlah Liabilitas....
...Orang-Orang akan selalu percaya rumahnya Aset padahal Liabilitas. Inilah yang terjadi kenapa banyak orang selalu hidup dalam masalah Keuangan. Karna menurut Pria Tampan' ini hanya masalah penggunaan kata yang salah. Jadi akibat kata yang salah itulah banyak orang harus hidup dalam masalah Keuangan yang sulit....
...Pria Tampan menjelaskan Masalah Hutang Baik dan Hutang Buruk. Inilah yang sedang kami kupas sekarang....
...Ini hampir terjadi pada kebanyakan orang....
..."'Iya' Begitulah" Jelas Pria Tampan....
...Ini mudahnya Kartu Kredit atau Paylater. Di negara kita bukan hal yang mudah untuk membuat Kartu Kredit. Maka banyak E-Commerce atau Fintech yang melihat Paluang ini. Banyak Orang yang terjebak Hutang Kartu Kredit atau Paylater. Tapi menurut Pria Tampan. Kesalahan bukan pada Kartu Kredit atau Paylaternya' Yang bermasalah adalah Orangnya. Jika orang-orang bijak menggunakanya' Itu bisa menjadi Hutang Baik. Tapi Kenyataan yang terjadi adalah kebanyakan jatuh pada Hutang Buruk....
..." Alasan itu tetap saja pada masalah Emosi Ketamakan" Sambung Pria Tampan....
...Ketika Orang mendapatkan kemudahan dalam Keuangan. Contohnya Kartu Kredit. Orang-Orang akan mulai membayangkan Keindahan. Maka Papa(Tania) Selalu menegaskan Uang adalah Ilusi....
...Orang-Orang itu akan mulai membayangkan Rumah baru' Mobil baru' Baju baru Atau Selingkuhan baru....
__ADS_1
...Hal inilah yang memicu Hutang Buruk terjadi. Maka Papa(Tania) menghindarkan kami atas tujuan sesaat itu. Dan mendidik kami untuk mempelajari kelas Aset. Tapi Didikan terpenting juga atas Kejujuran Emosi kami. Apa yang Orang lain inginkan maka Tim juga menginginkan. Tapi pertanyaan Pria Tampan pada kami adalah " Bagaimana kalian membelinya". Bukan berapa banyak uang yang kalian punyai atau beli saja secara kredit. ...
...Jadi Aku mencontohkan saat aku membeli Handphone. Yang Pria Tampan ajarkan adalah bahwa aku harus mendapatkan Handphonenya tapi jangan juga Kehilangan Uangnya. Pertama Handphone itu aku ambil dengan pembayaran Cicilan. Aku juga mempunyai Uangnya untuk membayarnya. Tapi yang aku lakukan adalah mencari Aset yang menghasilkan Uang untuk membayar Cicilan Handphone itu setiap bulan. Jadi Walhasil adalah aku punya Handphonenya' Punya Asetnya dan Punya Uangnya' Karna Aset itu selalu menghasilkan Uang. Yang di Butuhkan menurut Pria Tampan hanyalah Kecerdasan Keuangan. Itu saja....
...Tapi kebanyakan orang adalah bekerja keras untuk Uang' setelah itu memberikan pada Orang lain dengan Cuma-cuma. jadi hasil akhirnya adalah Orang tersebut punya apa yang dia inginkan tapi juga kehilangan Uang. Maka yang bisa di lakukan orang tersebut adalah bekerja keras lagi karna menginginkan yang lain lagi. Pria Tampan menyebut orang demikian adalah Sebagai Budak Uang....
..." Jadi Hutang Buruk akan selalu terjadi" Ucap Job....
...Pria Tampan mengangguk....
..." Bahkan sekarang lebih gila bukan' Banyak orang yang memberikan Pinjaman Door to Door" Jelas Pria Tampan sambil tersenyum....
...Tapi Menurut Pria Tampan . Pinjaman Door to Door akan tergantikan dengan Pinjaman Online. Hal ini berkaitan dengan bunga yang lebih rendah. ...
...Tapi ini juga berkaitan dengan kecepatan Masyarakat dalam memahami Teknologi. ...
..." Kenapa itu terjadi ? Ucapku....
...Hal ini berkaitan Hutang-hutang yang bisa membuat orang menjadi susah dan yang mengerikan adalah Kecanduan akan kebiasaan itu....
..." Entahlah. Mungkin mereka tidak Buta Huruf tapi sayangnya mereka Buta Keuangan" Jelas Pria Tampan....
...Bagi Pria Tampan Orang-orang akan selalu berpikir menghasilkan Uang sebanyak mungkin. Dan inilah masalahnya akan sulit memberikan pemahaman tentang masalah Subjek Keuangan terhadap orang yang selalu berpikir Uang adalah segalanya. Karna ini juga selalu berkaitan dengan masalah Emosi Ketakutan dan Ketamakan....
...Tapi Papa(Tania) juga mengajarkan kami untuk menjadi Tamak. Ketika kami bertanya. Papa(Tania) menjelaskan bahwa tanpa Ketamakan' kami jelas kehilangan Gairah kami. Bahkan ini yang membuat kami selalu ingin menjalani apapun yang menggairahkan bagi kami....
...Tapi banyak orang yang seolah bijak mengatakan bahwa hidup harus ikhlas dan menerima apa adanya. Ini juga membuat Thamrin marah. Thamrin mengatakan kamu bisa berpuluh tahun hidup di Pesantren. Tapi tanpa Haus akan Ilmu' Maka tidak akan ada Hasil. Jadi ternyata di Pesantren juga membutuhkan Ketamakan dalam Pendidikannya. Bahkan Thamrin merasa aneh jika ada Santri yang menjelaskan Hukum tanpa emosi saat memberikan Penjelasan masalah. Thamrin adalah pria yang halus dan manis' Tapi saat dia menerengkan Masalah Hukum. Aku sangat kagum. Dia menerangkan masalahnya dengan Tajam dan Logis. Aku yakin bila dia menjadi Seorang Pambicara' Thamrin akan menjadi Pembicara yang paling di Benci tapi juga di Takuti. Karna banyak sekali menyinggung tentang Hiprokrasi dalam Masyarakat. ...
__ADS_1