
...“ Jadi semua berawal dari merayap dahulu kemudian terbang” Ucap Iroh....
...Dia memahami bahwa kami melakukan perjalanan yang sangat cukup lama. Dan perlahan-lahan....
...” Ya. Itu Formulanya” Jelas Pria Tampan....
...Bahwa Formula itu adalah dimana jalan kami mendasarinya dan banyak yang mesti kami korbankan. Hal pengorbanan terbesar adalah waktu kami. Itu adalah pengorbanan yang sangat mahal. Tapi kami mengetahui bahwa kami akan kehilangan banyak hal dalam hidup dan kami menerima itu....
...“ Bisa jadi itu sangat menyakitkan” Ujat Iroh....
...Dia menyadari bagaimana kami selama ini bertahan. Dan bahwa kami terus mengalami kebosanan akan hidup. Dan itu terus kami alami bertahun-tahun. Bahkan pengalaman yang di rasakan Suhaimi Sopir Ambulance adalah bagaimana dia harus bisa menghadapi keluarganya dan termasuk susahnya menjelaskan pada keluarganya. Karena dia harus hidup apa adanya. Tapi semua berubah saat dia terlihat menjadi kaya raya. Tapi masalahnya lagi dia di pandang menjadi pribadi yang tidak perduli....
...“ Ya sangat menyakitkan. Tapi kebosananlah yang termasuk masalah terbesarnya” Jelas Pria Tampan....
...Jadi menghadapi kebosanan itu sangat lebih tidak mengenakan. Mungkin di tekan dalam keluarga masih bisa saja kita menghindari. Tapi di tekan kebosanan jelas itu menyakitkan....
...“ Bagaimana melawan kebosanan ? Tanya Iroh....
...Mungkin dengan melawannya. Bisa menjadi itu akan mudah....
__ADS_1
...Pria Tampan tersenyum....
...” Kamu harus melewatinya” Jelas Pria Tampan....
...Melewati waktu ke waktu dengan perasaan menerima itulah yang terbaik. Jadi akan selalu sulit menghindari sisi kebosanan....
...“ Jadi caranya dengan melewatinya? Ucap Iroh sambil menghembuskan nafas....
...Dia merasakan bahwa apa yang kami lakukan sangatlah menggairahkan. Tapi secara kenyataan itu adalah proses yang membosankan. Jadi rasa kebosanan itulah yang membuat segala sesuatunya menjadi berat....
...“ Apalagi aku harus mempertaruhkan semua hal” Jelas Suhaimi Sopir Ambulance....
...“ Jadi kalian bisa menang atau kalah? Tanya Iroh....
...Yang merasakan bahwa itu adalah kegilaan. Baginya itu hanya di lakukan orang-orang tidak waras. Mempertaruhkan hidup dalam segala yang kami yakini. Tapi itu bisa menghancurkan semua hidup kami....
...“ Ya. Dan itu adalah pilihan kami” Jelas Tania....
...Bagaimanapun juga dalam hal yang awalnya sederhana. Dengan hanya berencana membantu Udin. Kami melihat dunia yang tidak bisa kami lihat. ...
__ADS_1
...“ Dan mungkin hari ini tanpa itu. Aku tetaplah penggali kubur” Ucapku....
...Aku tidak pernah mengeluhkan pekerjaanku dahulu. Walaupun itu masa yang kadang aku pikir menyenangkan. Kemana pun aku pergi. Aku sering jalan kaki. Dan sering di tolak wanita. Jelas itu membuatku menghilangkan rasa malu pada hidupku....
...“ Ternyata kamu memang konyol. Keluarga kaya yang berperilaku aneh” Ucap Iroh....
...Dia jelas mengenalku. Tapi dia tidak mengetahui bahwa aku di didik dan di biarkan menemukan jalan hidupku sendiri....
...“ Tujuan keluarga Laura adalah untuk menemukan jati dirinya” Jelas Pria Tampan....
...Maka bila aku tidak berhasil menemukannya. Maka aku tetap berjalan dengan jalanku hidup. Menjadi penggali kubur atau serabutan. Dan itu memang yang harus terjadi. Tapi aku tidak akan pernah mengharapkan apapun juga....
...“ Kamu tidak membenci orang tuamu? Tanya Thamrin....
...Yang dimana aku di biarkan menjadi orang yang hidup dalam kesengsaraan dalam masa yang panjang....
...” Tidak pernah. Aku hanya berpikir untuk bertahan” Jawabku mengenang masa lalu....
...Aku menatap teman-temanku. Mengingatkan bagaimana aku harus bertahan sejak dahulu....
__ADS_1