
...Tio...
...Tania hanya duduk diam seperti biasa. Menikmati minuman kesukaannya....
..." Kamu benar-benar jahat" Ucap Suhaimi Sopir Ambulance....
..." Ga tau nih anak" Balas Tania....
...Aku berdua menemani Tania. Ya pasti mengasuhnya. kenapa aku selalu ada. Karna aku kata Tania aku harus ganti rugi. Jadilah aku budak sementara Tania. Dia kejam. sangat kejam. ...
...Hebatnya aku juga di persalahkan Oleh Tim atas perbuatan itu. Erika meminta Tania yang merasa sebagai kakak untuk tegas memberikan hukuman padaku selama dua bulan. Jadilah aku pengasuh tetap selama dua bulan. Apa yang lain merasa aman? Sayangnya mereka juga tetap harus bergilir menemaninya....
..." Ayolah" Ucapku....
..." Papa ingin kita menemuinya" Ucapnya....
...Tania selalu memberi tahukan ketika Papanya ingin menemui kami....
..." Apa Papa memberi tahu pelajaran yang akan di berikan" Tanyaku....
..." Tidak sayang" Ucap Tania....
...Suhaimi mulai meremas rambutnya. Palajaran yang telah di berikan Papa(Tania) belum terpahami seutuhnya....
...Tania yang melihatnya hanya tersenyum. Kami tahu Suhaimi Sopir Ambulance adalah Pemimpin Tim. Kesalahan dalam pengambilan keputusan bisa mengakibatkan Strees yang tepat baginya....
...Dan berapa hari ini kami telah banyak melakukan kesalahan. Suhaimi Sopir Ambulance merasa tertekan....
..." Apa yang kamu takuti" Ucapku....
..." Entahlah" jawabnya menghela nafas....
..." Semakin besar bisnis yang kita jalankan' Aku semakin terasa tertekan" sambungnya gamang....
..." Hai sayang' Bukankah itu di lakukan setelah analisis mendalam dari Tim kita? Tanya Tania....
...Tania tahu. Kami menjadikannya Pemimpin Tim bukan karena dia hebat. Walaupun memang Suhaimi Sopir Ambulance hebat. Tapi karna kami percaya....
..." Aku hanya ingin melakukan yang terbaik" Ucap Suhaimi Sopir Ambulance....
...Aku tahu beratnya tanggung jawab yang Dia pegang. Tapi Dia tidak menyadari bagaimana kehancuran yang pernah terjadi pada kami. Dia mampu membalikan semuanya....
..." Kamu itu Monster" Jawabku....
...Dia pria yang tenang' tampan dan senyuman memikat. Dia sanggup menghadapi siapapun. Baik menghadapi seseorang yang lebih hebat darinya. Hanya saja di mempunyai satu kelemahan. Tiga sanggup menghadapi tiga Wanita. Tania. Erika dan Inayah. Dia mengibaratkan" Mereka Gila"....
..." Iya" jawab Tania....
..." Inayah mungki harus istirahat sekarang" Ucap Tania....
...Aku juga sudah bicara padanya. Tapi dia amat sulit. keinginan bersama Tim selalu yang membuatnya merasa bosan di rumah....
..." Ya jika kalian selalu di rumahku" Jawabku....
...Suhaimi Sopir Ambulance menatapku kesal....
..." Kamu fikir kami anak kamu" Ucap Tania....
..." Ayolah ini demi Inayah" Jawabku....
...Mereka sepertinya tidak terima. Mereka mungki Trauma dengan ingatan mereka. Bahkan ingin ke Toilet saja mereka harus minta Izin. Erika menyebutnya Perbudakan Era Modern....
..."Kamu jangan lagi berani menjodohkanku" Kata Tania sebal....
...Dia sepertinya merasa perbuatanku keterlaluan....
...Dia tidak membenci Thamrin. Bahkan dia merasa kasihan. Dia menganggap Pria Itu polos....
..." Thamrin mengingatkan aku dulu" Jawabku....
..." Ya Dia begitu Bodoh dulu saat berhadapan dengan Inayah" Kata Suhaimi Sopir Ambulance....
..." Sampai sekarang saja Dia tetap Bodoh"Balas Tania...
__ADS_1
..." Kalian seperti bicara dengan Orang yang tidak ada di depan kalian" Kataku....
...Tania hanya tersenyum....
..." Aku merasa Puas saja" Jawab Tania....
..." Bagaimana jika Thamrin mengejarmu? Kataku....
..."Thamrin ? Ucap Tania....
..." Ya Thamrin" Balasku....
...Suhaimi Sopir Ambulance hanya tertawa....
..." Pria berwajah manis seperti dia kamu kasih nama Thamrin" kata Tania sewot....
...Saat Thamrin menemui namanya dia menyebut namaya bukan Thamrin. Jadi Tania bingung saat aku menyebut Thamrin....
..." Ya kenapa kamu tidak bersama dia saja? Tanyaku....
..." Jangan mengatur hidupku" jawabnya geram....
..." Sudahlah. Hentikan" Kata Suhaimi Sopir Ambulance mencoba melerai....
..." Diam!!!! Teriak Tania pada Suhaimi Sopir Ambulance....
...Suhaimi Sopir Ambulance merasa ada gelagat yang tidak beres. Mungkin Dia ingin pergi. Dan ,Aku sudah tidak suka Aturan yang di buat Tania. Jadi aku lebih baik ribut sekalian dengannya....
..." Duduk di Tempat!! Ucapnya pada Suhaimi Sopir Ambulance dengan pandangan yang amat marah....
..." Kamu marah" Tanyaku....
...Aku ingin menantang Gadis Angkuh dan Suka ngatur-ngatur ini....
..." Ya aku marah" jawabnya kejam....
...Dia selalu mengancam jika tidak menurutinya Tania akan meninggalkan Tim....
..."Lalu apa yang akan kamu lakukan? Tantangku....
..." Aku jatuhi Hukumanmu lebih besar" Jawabnya dengan tegas....
...Akhirnya dia mulai membuat rincian untukku menemaninya. Dari mulai menemani Tania di kafe. Belanja. Makan dan sampai membeli Kosmetik....
..." Aku cowo Tania" Ucapku....
..." Tidak masalah" Jawabnya santai....
...Ternyata ada alasan kenapa yang lain enggan mencari masalah dengan Tania. Karna mereka pernah mengalami hal itu. Dan itu secara personal. Bahkan Kurir pernah menjadi bahan uji coba saat Tania mencoba Make Up. Dan itu membuat Sarah begitu cemburu dan curiga pada Kurir. Tapi kenapa kami tidak bisa menghadapinya. Kami juga tidak tahu.....
........................
..." Tania benar-benar menyiksaku" Ucapku....
..." Semuanya pernah mengalami bukan? balas Inayah...
...Inayah menceritakan bahwa Job sampai strees. Dia harus menjelaskan pada Pacarnya. Bahwa Tania adalah adiknya....
..." Kenapa kamu tidak cerita? kataku....
..." Karna itu kewajiban kalian untuk menjaganya" Ucap Inayah....
...Dia sudah dewasa. Dia mampu menjaga dirinya sendiri. Kenapa juga harus kami selalu yang kena masalahnya....
..." Tania bukan anak kecil Sayang" Kataku....
..." Ya tapi Dia tidak bisa Tanpa kalian sayang" Jawabnya....
...Aku tidak tahu maksud Inayah. Dia wanita jelas mampu melihat yang tidak di pahami kami sebagai Pria. Tapi Inayah juga tidak bisa menjelaskannya....
..." Aku tidak mengerti" jawabku bingung....
..." Seperti aku membutuhkanmu" Ucapnya....
__ADS_1
..." Sesedarhana itu? Tanyaku....
..." Iya sesedarhana itu" Balasnya....
..." Mungkin dia butuh Pria" Kataku....
..." Dia tidak seperti itu. Dia cerdas" Ucap Inayah....
...Aku tidak bisa memahami ucapan Inayah. Apa karna dulu Nay Dosen. Makanya katanya membingungkan....
..." jangan sok berfikir" Kata Inayah....
..." kenapa? Tanyaku....
...Aku memang sedang berfikir' Apa yang di katakan Inayah....
..." Karna kamu Itu Bodoh" Jawab Inayah....
..." Kamu Itu yang lebih Bodoh karna menikahi Pria Bodoh" Jawabku....
...Inayah hanya tertawa....
.....................................
..." Apa maksud dengan Nilai Inti" Ucap job....
...Papa( Tania) Mulai mengajarkan pelajaran kami. Konsepnya bukan menguliahi. Dia malah tertawa jika mendengar itu. Bagi Papa( Tania) Beliau tidak belajar lebih banyak. Kami tahu Papa(Tania) masih aktif mengejar acara seminar-seminar bahkan yang berbiaya mahal. Dan juga mencari Guru-Guru yang lebih baik. kata Papa(Tania) Aku tidak lebih pintar dari kalian. Aku hanya ingin terus Belajar. Alasan Beliau adalah "Karna Aku Bodoh"....
..." Ada 4 Nilai Inti " jawabnya....
...Sebenarnya 4 Nilai Inti ini. Adalah Nilai Inti Yang biasa Orang lakukan Dalam kebiasaan mereka. Contohnya: Karyawan. Pekerja Mandiri. Pemilik Bisnis Dan Investor....
..." Ya biasanya akan berbeda-beda" Ucapnya....
..." Papa Bisa berikan contoh sederhana" Ucap Udin....
..." Karyawan memiliki Nilai Inti keamanan" Ucapnya....
..." pekerja mandiri Nilai Intinya kemandirian" ...
...Sambungnya....
..." Lalu" Ucap Erika....
..." Bayangkan bila Nilai Inti karyawan berada di Nilai Inti Pekerja Mandiri" Ungkapnya....
...Kami bisa membayangkan Bahwa seseorang yang mempunyai Nilai Inti Karyawan akan susah bila Sang karyawan mulai Usaha sendiri....
..." Maka banyak Karyawan bila berhenti atau di pecat yang di fikirkan adalah mencari pekerjaan baru? Ucap Sobari Dukun....
..." Iya seperti itu" Jawabnya....
..." Jadi apa menjadi karyawan buruk ?? Tanya Tania....
..." Tidak" Ucap Papa ( Tania)....
..." Yang buruk bagi Papa adalah tidak mengetahui Nilai Inti kita" sambungnya....
..." Bagaimana Nilai Inti Pekerja Mandiri" Ucapku....
..." Kamu lihat saja di Luar Sayang" katanya....
..." Bukankah mereka selalu bilang Enak kalau kerja sendiri? kata Papa melirik dari kebiasaan Umum....
..." Nilai Inti mereka kemandirian" sambungnya....
..." Jadi akan susah mengubah cara pendapat mereka" Katanya membayangkan yang biasa terjadi....
..." Jadi menjadi Pekerja Mandiri Itu salah Pa" Ucap Job....
..." Tidak Sayang. Yang salah jika kalian tidak mengenal Nilai Inti kalian" Balasnya....
...Tania pernah menjelaskan Satu Nilai Inti....
__ADS_1
...Papa(Tania) selalu menyebut Sayang pada kami. Dia bilang Dia menyukai Dale Carnegie. Dan keramahan sebagian wilayah Inggris. Yang begitu ramah katanya. Tapi bagiku Melihat Papa( Tania)mengingatkanku pada aktor Tio Pakusadewo. Tampan dan kharismatik.....