
...Ternyata Inayah dan Thamrin benar-benar tidak pernah akur....
...“ Kamu salah memilih adik” Ucap Tania....
...Menurut Tania. Bahwa Thamrin sangat keras kepala. Jadi mungkin saja Thamrin sebenarnya anak orang lain yang tertukar saat di rumah sakit....
...“ Jangan asal ngomong” Balas Thamrin yang sewot terhadap Tania....
...Thamrin yang merasa di serang Tania jelas tidak terima. Dia mengatakan kenapa dia mau hidup dengan pria yang suka menyiksa orang lain. Aku hanya menatap perkelahian mereka....
...Sebenarnya aku merasa senang. Sekarang Tania suka mengomeli Thamrin. Hanya saja selalu saja aku di sangkutkan dalam keributan mereka....
...“ Cukup. Jika kalian mau bertengkar. Jangan libatkan aku” Tandasku dengan marah....
...Aku senang mereka ribut. Jadi aku biarkan saja. Tapi jangan melibatkanku. Itu yang aku inginkan....
...“ Tapi kamu suamiku” Ucap Tania....
...Jadi apa aku harus membela begitu. Lagian setidaknya kadang kalau Tania sedang sewot. Tania sering ngomeli aku....
...“ Suamimu kurang bertanggung jawab” Jelas Inayah sambil menggeleng....
...Dan mengatakan bahwa Tania salah memilih suami yang baik. Dan menambahkan bahwa suami Tania hanya mementingkan diri sendiri. Jelas itu sangat di sayangkan....
...Iroh hanya menganga melihat perseteruan itu....
...Baginya aku adalah pria yang menjalani keluarga yang bahagia. Tapi Iroh menyadari aku juga selalu di siksa terhadap istriku....
__ADS_1
...“ Jika dalam posisimu. Aku sudah menceraikannya” kata Suhaimi Sopir Ambulance....
...Iroh merasa ini semakin aneh saja....
...“ Ya jangan. Aku juga dapat dia butuh waktu lama” Tentang Tania....
...Dia menungguku sangat lama. Jadi kalau harus di ceraikan. Pasti menurut Tania sayang sekali....
...Aku hanya cekikikan mendengarnya. ...
...Bagaimanapun kami saling mencintai. Walaupun banyak cecunguk ini yang selalu mencoba mengadu domba hubungan kami....
...“ Tapi coba saja di tukar tambah” Saran Bea Cukai....
...Dia mencoba mencarika ide terbaik. Menurutnya beberapa produk bisa di lakukan tukar tambah....
...Aku juga setuju pemikiran Inayah. Jadi buat apa juga di tukar tambah. Kalau mau sekalian di jual saja....
...“ Aduh membela suami” Ucap Thamrin sambil nyinyir....
...Kelakuan kami tetap saja suka bertengkar dalam hal apapun juga. Jadi mungkin Thamrin juga sudah terbiasa dengan ulah kami. Tapi bagi Iroh ini adalah hal baru....
...“ Ya harus” Balas Tania. ...
...Jadi aku hanya diam. Biarkan mereka berdua yang membelaku. ...
...“ Makanya coba kamu mencari orang yang mencintaimu” Ucap Inayah....
__ADS_1
...Thamrin bersikap acuh saja. Tidak menganggap ucapan Inayah. Ini terlihat seperti kebiasaan mereka....
...Jadi sikap yang biasa terjadi di keluarga....
...“ Kamu mendapatkan Istri yang selalu membela” Ucap Bea Cukai....
...Ya wajar saja. Karena aku selalu di jaga oleh mereka....
...Jadi apapun yang terjadi pasti aku akan di bela....
...“ Ya karena itu tugas seorang wanita. Selalu menjaga suaminya dari masalah . Atau suaminya itu masalahnya” Jelas Suhaimi Sopir Ambulance....
...Aku hanya tertawa mendengarnya. Kata-kata itu selalu saja menyembunyikan maksud tertentu....
...“ Jangan mencoba macam-macam” Kata Tania mengancam padaku....
...Aku hanya mengangkat bahu. Aku tidak pernah berani. Lagian apa untungnya buatku. ...
...“ Makanya aku selalu memakaikan dia Helm” Sambung Tania....
...Jadi menurut Tania. Itu adalah perlindungan yang harus dia lakukan. Padahal itu membuatku tersiksa....
...“ Itu bagus. Kamu harus lebih menjaga lagi” Kata Bea Cukai memperingatkan....
...Bahwa aku haruslah di jaga amat ketat. Aku tidak mengerti apa yang dia fikirkan....
...Tania hanya mengangguk....
__ADS_1