CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Emosi


__ADS_3

...Thamrin masih belum puas ribut dengan kami....


...Jadi kami benar-benar harus menjinakkan Thamrin dahulu....


...“ Sekarang aku putuskan kamu ikut bersama kami” Ucap Inayah Pada Thamrin....


...Inayah berpendapat ini adalah cara terbaik untuk Thamrin. Dengan memutuskan sendiri. Dan bukan keputusan yang di ambil oleh Thamrin. ...


...“ Kenapa kamu memaksa bangsat” Ucap Thamrin pada Inayah....


...Inayah tidak percaya apa yang dia dengar. Dia melihat adiknya berubah menjadi sombong. Inayah merasa sedih. Dan terlihat mukanya menjadi merah dan terasa tersakiti....


...“ Kamu jahat terhadap keluarga kecil kami” Kataku kasar. ...


...Aku tidak menyangka Thamrin berani mengatakan itu pada seorang yang sangat aku cintai. Terlebih lagi dia adalah saudaranya sendiri....


...” Hentikan ke pura-putaran kalian” Balas Thamrin....


...Aku hanya menatap Inayah. Yang di tatap hanya mengangkat bahu. Jadi Thamrin mungkin terbiasa dengan sikap terluka Inayah yang hanya trik yang di pelajari dari Papa(Tania)....


...“ Ya udah. Kamu akan ikut” Ucap Inayah dengan cuek....


...Thamrin hanya aneh menatap Inayah....


...” Dasar ibu-ibu ga tau diri” Ucap Thamrin....


...Baginya kelakuan Inayah sudah terlalu aneh. Walaupun mereka sering berantem. Tapi kelakuan Inayah sangat jauh berbeda dengan dulu....

__ADS_1


...” Kamu kasar terhadap seorang wanita’ bagaimana kamu akan membahagiakan istrimu nanti” Balas Bea Cukai. ...


...Bea Cukai selalu saja mengonfrontasi celah dimana Thamrin mengucapkan hal yang di anggap salah....


...“ Benar aku setuju dengan pendapatmu” Imbuh Inayah....


...Sepertinya Inayah memahami pemikiran Bea Cukai. Menyerang satu lawan dengan dua kekuatan. Cukup cerdik dan licik....


...” kalian berdua memang kurang waras” Ucapnya pada Inayah dan Bea Cukai....


...Thamrin selalu menahan marah pada kami. Sebenarnya dia tahu bahwa menghadapi kami hanyalah menghadapi orang gila....


...“ Jadi aku menetapkan kamu harus ikut” Ucap Inayah....


...Padahal Thamrin tetap ikut. Karna bagaimanapun kami akan memaksanya dengan halus. Tapi kami sengaja mengajaknya ribut karna itu menjadi hal yang menyenangkan bagi kami....


...Aku menatap Bea Cukai. ...


...“ Mungkin” Kataku....


...Jadi ini bisa menjadi masalah yang cukup membingungkan. Karna kami memang selalu agak menjengkelkan bagi orang lain....


...“ Ya sudah. Dia mau” Kata Inayah....


...Jadi Thamrin jelas menyerah terhadap kami. Dan bersedia dengan lapang hati....


...“ Siapa yang bilang aku mau ibu-ibu petakilan” Seru Thamrin....

__ADS_1


...Sepertinya dia belum menyerah sama sekali. Berusaha tetap melawan....


...“ Oke. Jadi apa Maumu ? kata Bea Cukai....


...Ternyata Bea Cukai berpendapat memberikan hak Thamrin untuk membela diri. Yang membuat Thamrin begitu tambah emosi. Siapa yang ingin membela diri pikirnya....


...“ Aku tidak tahu kalian dari Planet mana” ungkap Thamrin sambil menutup muka dengan tangan....


...Dia sangat tersiksa dengan ulah kami. Tapi kami juga tersiksa dengan sulitnya menghadapi manusia satu ini. ...


...“ Ya dari planet bumi” Jawabku....


...Karna kurasa kami semua lahir dari planet ini. ...


...“ Maksudku kenapa kalian begitu aneh” Jelas Thamrin marah....


...Perilaku kami tidak memiliki Etika pada orang lain. Jadi menurut Thamrin bagaimana kami bisa menjalani hidup dengan berbuat onar....


...” Tapi kami orang baik” Ucap Inayah....


...Selama ini kami tidak pernah berbuat jahat pada orang lain. Mungkin Thamrin berfikir kami jahat. Tapi kami berfikir kami tidak jahat. Dia pemikiran yang berbeda....


...“ Tidak jahat bagaimana Bu Inayah yang bangsat” Ucap Thamrin menyerang....


...Inayah terdiam sebentar....


...” Ya memang tidak jahat” Jawab Inayah....

__ADS_1


...Inayah ketularan Tim....


__ADS_2