CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Kontrak


__ADS_3

...Sidang itu menjadi pengalaman yang mengerikan bagi Toha Corong. Baginya menghadapi manusia seperti kami butuh persiapan mental yang tinggi....


...Kesalahan Toha Corong adalah beliau tidak belajar Nilai Inti. Padahal secara gampangnya adalah jika dia menganggap kami gila. Maka dia juga harus menganggap dirinya gila. Tapi Karna dia menganggap dirinya waras maka terjadilah tabrakan dalam perbedaan Nilai Inti....


...Maka jika berhadapan dengan orang gila. Berpikirlah gila....


...” Kenapa anda menolak keras Tugas Suci ini ? Tanya Tania....


...Jelas Toha Corong masih melawan....


...” Tugas Suci bapakmu” Balas Toha Corong jengkel....


...Dia merasakan tidak ada kesucian sama sekali atas tugas bodoh itu. Tugasnya yang di berikan untuk menjaga Thamrin di nyatakan Absurd. Tapi Tim berdalih itu Tugas Suci. ...


...“ Kamu hanya perlu menjaganya. Apa susahnya? Serang Job....


...Bagi Job itu tugas yang mudah. Menjaga seperti layaknya balita saja. Tapi Toha Corong berpendapat bagaimana orang yang begitu dewasa harus di jaga. Bahkan ini sama saja melanggar HAM. Aku tidak sangka Toha Corong sampai sepintar itu....


...“ Tapi kenapa mesti aku. Orang lain saja” Balas Toha Corong pada Job....


...Kurasa Toha Corong memilih lebih baik menderita daripada mengikuti keinginan Tim....

__ADS_1


...“ Tapi kami akan membayarmu” Jelasku pada Toha Corong....


...Karna aku juga tidak mungkin mengerjakannya sebagai sukarelawan saja. Mendengar itu Toha Corong mulai kikuk. Jelas ini sebuah pekerjaan tapi di lain sisi dia juga pernah merasakan akibat bekerja padaku....


...“ Tanpa adanya Kontrak” Ucap Toha Corong....


...Aku menghembuskan nafas....


...” Kontrak harus tetap ada. Karena itu masuk dalam ke profesionalan kerja” Ucapku pada Toha Corong....


...Toha Corong menatapku dengan perasaan yang cukup bingung. Jadi daripada melakukan sukarela atau di bayar. Tapi dia tahu akan selalu adan Konsekuensi atas tindakannya....


...“ Silahkan anda berfikir selama Dua menit” Ucap Sobari Dukun....


...“ Apa kamu gila memberikan waktu secepat itu” Ucap Toha Corong marah....


...Bagaimanapun waktu itu terlalu sempit bagi Toha Corong....


...“ Maaf Toha Corong. Itu keputusan” Balas Inayah....


...Memberikan nasihat bahwa keputusan waktu telah di tetapkan....

__ADS_1


...“ Panggil saja Toha. Tidak mesti pakai Corong” Ucap Toha Corong marah....


...Dia merasa penambahan nama yang di sematkan padanya sangat membebaninya seumur hidup. Dan kenapa mesti juga pakai kata” Corong”. ...


...“ Bagaimana keputusannya? Tanya Udin....


...Karena Dua menit telah terlewati. ...


...“ Tidak bisa secepat itu aku bisa putuskan” Balas Toha Corong....


...Dia mengkhawatirkan perjanjian tertulis yang selalu tidak menguntungkannya. Jadi dia harus benar-benar mencermati ini dengan perjanjian yang akan di tentukan....


...“ Aku juga harus tahu pembayarannya dan cara kerjanya” Sambung Toha Corong. Dia bersikap pintar tapi pastinya akan selalu kena masalah juga....


...“ Bisa jelaskan yang kamu inginkan? Ucap Tania....


...Dia ingin gambaran jelas atas keinginan Toha Corong. Karena bagaimanapun juga ini adalah menyangkut pekerjaan yang akan dia jalankan. Apalagi menurut Toha Corong pekerjaan yang dia dapatkan selalu saja aneh....


...“ Aku ingin kontraknya tidak memberatkanku” Balas Toha Corong....


...Tim mengangguk mengerti. Aku meminta Inayah membuat surat perjanjian dengan cara kinerjanya...

__ADS_1


...“ Kenapa aku di libatkan” Ucap Thamrin....


...Orang yang akan Toha Corong jaga merasa aneh. Bagaimana dia yang akan di jadikan sebagai tumbal di biarkan hanya diam....


__ADS_2