
...“ Jadi Nilai Intiku menginginkan keamanan? Ucap Iroh....
...Iroh mulai menyadari bahwa keinginannya akan keamanan dalam hidup dan melihat bahwa kesalahan adalah buruk....
...“ Dan itu yang terjadi pada banyak orang” Jelas Pria Tampan....
...Pria Tampan menjelaskan bahwa hal itu tidaklah menimbulkan gairah. Manusia akan berjalan pada Rel yang telah mereka tentukan. Maka kebanyakan orang bangun dan pergi bekerja. Dan itu yang mereka lakukan hingga sampai mereka meninggal. Dan tidak mempertanyakan untuk apa mereka hidup di dunia....
...“ Lalu mereka hidup dalam ketakutan dan kehilangan banyak waktu dalam hidup mereka? Kata Tania....
...Terjebak dalam siklus hidup seperti itu selalu saja menyakitkan. Walaupun kadang anehnya semakin mereka bekerja keras semakin langka hidup mereka....
...“ Itu yang aku selalu pikirkan. Tapi akan sulit mengubah pola pikir demikian” Jelas Pria Tampan....
...Alasannya uang selalu menjadi alasan akan kebutuhan. Dan masalahnya akan makin rumit saat uang adalah pendidikan yang tidak pernah di ajarkan. Tidak adanya bagaimana menghadapi rasa takut akan uang dan bagaimana mengatasinya....
...“ Aku ingin kamu belajar melihat rasa takut yang ada dalam dirimu” Ungkap Pria Tampan....
__ADS_1
...Ketakutan akan hidup susah sehingga berjuang untuk keamanan dan bukan untuk kebebasan....
...“ Bagaimana caranya? Tanya Iroh....
...Setiap orang ingin solusi praktis layaknya solusi kaya instan....
...“ Mungkin dengan membaca buku Psikologi Keuangan” Saran Pria Tampan....
...Jadi dengan adanya dasar yang di miliki Iroh. Maka akan mudah dalam memberikan paham berkelanjutan. Tapi tanpa adanya dasar. Maka hal itu akan sulit. ...
...“ Tapi kenapa tidak di jelaskan saja? Tanya Tania....
...Aku memandangnya dengan tatapan yang menyatakan betapa bodohnya dia. Tapi Tania membalasku dengan tatapan mengancam. Dan yang Tim menatap kami dengan tatapan kelakuan suami istri sama-sama gila....
...“ Itu bisa saja di lakukan. Perbedaannya ketika dua orang berbicara akan terjadi perbedaan Nilai Inti. Dan saat membaca buku. Maka tidak perlu Nilai Inti” Jelas Pria Tampan....
...Aku memahami saat kita berbicara dengan seorang yang Nilai Intinya karyawan. Maka akan terjadi argumentasi saat kedua belah pihak tetap pada pendiriannya masing-masing. Maka dari itu Pria Tampan menyuruh kami membaca Buku Dale Carnegie. ...
__ADS_1
...“ Jadi kamu ingin belajar dari buku terlebih dulu. Dan kemudian mendiskusikan? Tanya Iroh....
...Dengan mendiskusikan itulah jalan yang kerap menghasilkan banyak pemikiran yang kaya. Ini menjadi jalan kami untuk mengetahui sebuah kualitas Diskusi....
...“ Benar. Kalian berdiskusi dengan tujuan untuk memberikan kekayaan dalam berpikir. Dan mengutarakan pendapat yang mungkin bisa saja berbeda” Jelas Pria Tampan....
...Hal itu juga membuat kami mampu berkomunikasi dengan lebih baik. Bahkan kemampuan dalam komunikasi adalah hal yang Pria Tampan ingin kami selalu tingkatkan. Karena dengan itu kami bisa melihat banyaknya sebuah keuntungan....
...“ Pantas kemampuan mereka membuatku sengsara sangat hebat” Ucap Iroh dengan emosi....
...Aku tidak mengerti kenapa masalah itu di libatkan. Jadi kami berhasil membuatnya sengsara. Tapi tetap dengan cara yang baik....
...“ Itu karena kamu saja yang sensitif” Kataku....
...Bahwa Iroh saja yang terlalu berperasaan pada kami. Kami tidak pernah merasa membuatnya kesusahan....
...“ Tapi bagaimana praktiknya? Tanya Iroh pada Pria Tampan....
__ADS_1
...Bahkan Iroh menyadari ini bukan hanya sekedar Teori. Dan mengetahui bahwa akan selalu di butuhkan Praktik....