
...“ Aku rasa kami hanya ingin selalu belajar” Jawab Job....
...Bahwa semua yang kami lakukan. Menjadikan kami lebih ingin tau lebih banyak. Dan membuat kami haus akan ilmu....
...“ Jadi tidak membuat kalian menjadi merasa pintar” Tanya Iroh lagi....
...Itu mustahil. Semakin banyak yang kami ketahui maka akan semakin banyak yang perlu kami ketahui....
...“ Kami malah sebaliknya” Jelas Job....
...Itu karena akan ada selalu hal baru yang perlu kami pelajari. ...
...“ Aku berpikir setiap ilmu mempunyai pendalaman masing-masing. Baik itu dalam ilmu bisnis’ agama atau yang lain-lain. Jadi setiap ilmu akan selalu memberikan pemahaman baru” Jelas Pria Tampan....
...Ini di akibatkan ilmu yang tidak hanya satu masalah tapi lebih tanpa adanya batas. Jadi kami harus memaksimalkan itu untuk mengetahui banyak hal....
__ADS_1
...“ Apa kalian tidak jenuh? Tanya Iroh....
...Karena kami memberikan banyak waktu untuk menginvestasikan waktu kami untuk belajar....
...“ Ya adakalanya jenuh. Tapi itu bukanlah masalah. Kami hanya ingin berjalan dengan arah yang benar. Jadi kami tetap mengalami kebosanan. Dan memang Prosesnya membosankan” Ujar Bea Cukai....
...Ini artinya bahwa menjalani setiap sesuatu kadang membosankan. Tapi saat itu terjadi kami selalu berpikir bahwa itu yang harus kami lakukan. Papa selalu percaya kebanyakan orang tidak tahan pada kebosanan. Maka mereka secara insting ingin suatu hal yang baru. Tapi sayangnya itu hanya membuang banyak waktu....
...“ Jadi kebosanan itu adalah cara untuk mencapai tujuan? Ucap Iroh. ...
...“ Menikah adalah sesuatu yang menggairahkan di awal. Tapi kita mengetahui bahwa itu ketika berjalannya waktu membuat semuanya terasa membosankan. Jadi itu juga yang kami artikan dalam Investasi” Jelas Pria Tampan....
...Itu di maksudkan bukan untuk supaya jangan menikah. Tapi Investasi baik itu dalam Pendidikan atau apapun juga sama saja layaknya menikah. Pertama selalu saja menggairahkan. Tapi saat berjalannya waktu hal itu sangatlah membosankan....
...“ Jadi Investasi layaknya menikah. Jadi bahwa perlu di pikirkan secara matang bagaimana menjalaninya? Tanya Iroh....
__ADS_1
...Itu jelas benar. Walaupun awalnya menggairahkan tapi dalam jangka panjang itu sangat menjenuhkan....
...“ Ya kita mengetahui. Saat orang di hadapkan masalah ini biasanya mereka tidak mengetahui atau tidak memahami. Jadi di sayangkan kebanyakan di dasari oleh bisik-bisik tentang keuntungan yang besar. Kamu akan mengetahui bahwa dunia Investasi adalah dunia yang berbeda” Ungkap Pria Tampan....
...Bahwa yang membuat bingung adalah pemahaman tentang Sekuritas dan Investasi. Bahwa pembuatan Sekuritas akan di dahulukan sebelum memasuki Investasi Spekulatif. Jelas yang membosankan adalah dalam pembuatan Sekuritas....
...“ Tapi aku dengar Reksa Dana adalah Investasi? Ucap Iroh....
...Reksa Dana adalah lebih keamanan. Ini biasanya bagus di masuki bagi orang yang inginkan keamanan....
...“ Tidak ada garis tegas. Bisa saja Reksadana atau Obligasi di katakan Investasi. Karena bagaimana pandangan orang mempercayainya” Jawab Pria Tampan....
...Hal ini di karenakan bahwa apapun yang di percayai orang. Bahwa saat orang mengatakan Reksadana hanya membakar uang maka bisa saja itu benar. Tapi saat mengatakan Reksadana menguntungkan itu juga bisa benar....
...“Jadi hanya tergantung bagaimana orangnya? Tanya Iroh bingung....
__ADS_1
...Pria Tampan mengangguk....