CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Pelamar


__ADS_3

...Thamrin menyutujui untuk membantu Iroh....


...Jelas kami berbicara dengan baik-baik dan sedikit memaksa lalu menyeretnya....


...“ Lalu apakah kamu tidak suka pada pria yang datang pada kamu? Tanya Thamrin....


...Sebenarnya Iroh bingung. Aku menduga dia punya kelainan. Selama ini Iroh juga tidak mempunyai kekasih....


...“ Mungkin Iroh tidak suka pria” Jelasku....


...Iroh hanya menatapku. Ternyata dari tatapannya. Aku mengerti bahwa dia suka pria....


...“ Aku bingung dengan banyaknya pria yang datang” Jelas Iroh. ...


...Dan menurut Iroh pria yang di kenalnya yang datang. Iroh mengatakan bahwa dia tidak mempunyai perasaan sama sekali....


...“ Tapi itu bisa di coba dulu. Kalau tidak puas bisa di kembalikan” Saran Bea Cukai....


...Ide Bea Cukai cukup Brilian. Tapi ide itu sangat gila. Karena ini pernikahan dan akan selalu menimbulkan masalah jangka panjang....


...“Apa kamu fikir ini seperti membeli barang” Ucap Thamrin....

__ADS_1


...Bea Cukai dengan santai hanya menyatakan bahwa itu hanya sebuah ide....


...” Lagian Iroh sulit memilih ini” Jelas Bea Cukai....


...Ucapan Bea Cukai selalu saja menyakitkan untuk Iroh. Tapi Iroh mulai kebal dengan ucapan Bea Cukai. Lagian jika gagal. Maka Bea Cukailah yang akan di jadikan Suami Iroh....


...“ Kamu saja hidupnya tidak jelas” Balas Iroh....


...Sebenarnya dua-duanya juga tidak jelas. Jadi keributan mereka bisa di katakan keributan yang percuma di lakukan. Tapi jelas mereka tidak mau kalah. Di akibatkan oleh egois mereka masing-masing....


...“ Lalu bagaimana caranya kita akan melakukan seleksi? Tanya Bea Cukai....


...Jadi tujuannya adalah menyeleksi mereka. Itu terasa amat berat. Tapi hanya ini cara terbaik untuk menemukan hasil yang terbaik. ...


...Jelas Bea Cukai tertawa. Itu ide cerdas yang mengerikan. Saat kami menginterview pelamar kerja saja tidak semengerikan itu....


...“ Kamu itu gila” Ucap Iroh....


...Sangat tidak masuk akal bagi Iroh. Bagaimanapun menanyai mereka dengan cara di bariskan itu Ide yang sangat menyiksa....


...“ Tapi kita bisa mencobanya” Kata Thamrin...

__ADS_1


...Iroh hanya merasa bahwa ide gila kami jelas-jelas bukan membantu. Tapi lebih punya kiat menyiksa. ...


...“ Jadi kita akan memberikan mereka surat Undangan untuk acara seleksi” Jelas Bea Cukai....


...Itu benar sekali. Jadi surat Undangan itu berisikan siapa yang tidak datang. Maka akan kami diskualifikasi. Dan itu bisa di lakukan dengan tegas....


...Ide itu membuat Iroh hanya bisa tutup muka. Merasakan kami sangat mengerikan saat memberikan sebuah ide....


...” Apa tidak ada ide yang lebih kejam” Ungkap Iroh....


...Ucapan itu sebenarnya menyatakan bahwa kami selalu saja berbuat gila....


...“ Coba nanti kita fikirkan” Ucap Bea Cukai....


...Jadi kami telah memikirkan itu dengan sangat matang. Kami juga harus bertanya pada keluarga Iroh tentang orang-orang yang datang pada Iroh....


...Jadi rencana kami adalah Interview ketat. Dan akan di adakan kompetisi untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan Iroh. Walaupun Iroh menganggap ide itu memalukan hidupnya tapi keputusan yang telah di tetapkan kami tidak bisa di ganggu lagi....


...“ Tapi itu akan sangat memalukan” Jawab Iroh. ...


...Tapi itu telah menjadi keputusan kami. Maka kami akan mengumpulkan para pelamar Iroh. Ini layaknya mereka melamar kerja. ...

__ADS_1


...“ Ini akan jadi pengalaman yang menarik” Ungkapku....


...Iroh hanya geleng-geleng kepala. Merasakan bahwa kegilaan kami yang sudah di anggap keterlaluan....


__ADS_2