
...Akhir...
...Inilah kesempatan kalian:...
...Kata Pria Tampan....
...Kami telah seminggu mewancari Orang Sukses Pertama kami. Walaupun banyak menghasilkan...
...Intrik dan berantem tak jelas dari Thamrin' Inayah dan juga Tania. Tapi hasil yang kami dapat tidak mengecewakan....
..." Siapa lagi yang akan kalian Garap? Tanya Papa(Tania)....
... Jelas kami telah berhasil mewancarai Thamrin....
...Bahkan untuk itu Aku harus sering menyeretnya ...
...Paksa. Dan itu juga belum keributan dengan Inayah....
..." Kami sedang memikirkan Orang Sukses kedua Pa" Jawab Inayah....
...Thamrin adalah Orang Sukses terbaik bagi kami....
...Tapi kami tak ingin membuat satu buku penuh tentang Dia. Bahkan banyak sekali Perdebatan yang terjadi dengan Inayah di masukan dalam Buku. Jadi kami mulai mencari Korban Orang Sukses berikutnya....
...Hal ini juga memantik permasalahan penggarapan kami bertiga saat menulis kisah tentang Thamrin. Tania membawa semua konteks yang di dapatkan dari Pembicaraan kami dengan Thamrin....
..." Kenapa Inayah di masukan juga Sayang" Ucapku pada Tania....
...Ini adalah kisah Thamrin sebagai Orang Sukses. Tapi Inayah tak ada hubungannya sama sekali bagiku....
..." Kejujuran dalam Buku Kata Pria Tampan Sayang" Jawab Tania....
...Yang di amini juga oleh anggukan Inayah....
...Aku malas berdebat dengan Tania. Dan apalagi Inayah juga setuju dengan Pendapat Tania....
...Kami mulai memikirkan Orang Sukses kedua....
...Hal ini bukan satu hal yang mudah....
...Tapi kami telah menetapkan Pilihan kami....
.................
...Pria itu hanya menatap kami benci....
...Dia mengatakan Bahwa Gara-gara kami Dia hampir di pecat....
..." Apalagi kesialan yang kalia bawa ? Tanya Dorman Tukang Minyak....
...Aku melihat bagaimana lelahnya Dorman Tukang Minyak. Tapi Dorman Tukang Minyak sadar mengajak Aku ribut hanya akan membuat dirinya jengkel....
...Aku minta maaf atas kesalahan kami....
..." Aku ingin mewancarai kamu sebagai Orang Sukses" Jawab Tania....
...Dorman hanya Uring-uringan. Dia menyalahkan kenapa ada Keluarga seaneh kami. Dia marah kenapa dia lahirkan kedunia. Yang aneh baginya Kata Orang Sukses yang di sematkan padanya....
..." Kalian salah Orang" kata Dorman Tukang Minyak sedih....
__ADS_1
...Hari ini saja menurutnya sedang sial karna Dorman Tukang Minyak kembali harus naik Tembok Pagar Rumah Orang Elit itu. Dan kembali berurusan dengan Anjing Galak itu lagi. Dorman Tukang Minyak merasa Anjing itu tak pernah mau Akrab dengannya....
" Kami sudah Tepat" Kata Inayah yakin.
...Tapi Aku selalu aneh. Perangai Inayah setelah berkacamata selalu terlihat sebagai Dosen Killer. kejam dan Sadis. Tanpa senyum indah seperti biasanya. Ternyata hanya butuh kacamata itu untuk merubah Perangai Inayah....
...Dorman Tukang Minyak Pesrah....
...Baginya sekarang di siksa pun Dorman Tukang Minyak Ikhlas....
..." Aku ingin kisah hidup kamu" katakku....
...Dorman Tukang Minyak mengawali kisahnya yang hidup dalam kemiskinan. ...
..." kalian tahu Aku hanya lulus SD" Terang Dorman Tukang Minyak....
...Dorman Tukang Minyak menerangkan semenjak kecil Dia hidup kerja apapun. Dari mengambil Pasir di Sungai. Mencetak Batu Bata dan apapun bersifat serabutan....
..." Tapi Bagaimana kamu bisa kerja di PLN" Tanya Tania....
...Kami juga merasa bagaimana bisa....
..." Ya pake Ijazah Orang lain" Jawabnya....
...Dulu Orang-Orang yang Lulus Sma tidak terlalu memikirkan Ijazah. Jadi mudah saja....
..." Tapi Kerjanya Enak bukan' Bahkan gajian Tetap? Tanya Tania....
...Dorman Tukang Minyak menatap tak percaya....
..." Aku kerja Panas-panasan Tania" Jawabnya Emosi....
..." Bahkan Aku harus kena marah Palanggan" Ucapnya kesal....
...Dorman Tukang Minyak bercerita bahwa selalu ada Kebijakan baru. Dulu tidak ada Smartphone. Jadi data akan di Kumpulkan setelah beres. Semenjak ada Smartphone data harus selalu di kirim. Sehingga Istilah Ujang Selfie pun tercipta....
..." Bagaimana Ujang Selfie itu bisa ada? Tanya Inayah....
...Sebenarnya masalah itu tak terlalu Penting. Tapi Dua Cecunguk ini Aku yakin akan menuliskannya di Buku....
..." Itu hanya gara-gara Anak kecil. Malah sekarang tenar" Ucapnya bingung....
...Bahkan Dorman Tukang Minyak Tak tega ketika keluarga kecil menunggak bayaran....
..." Aku menjelaskan ke Kantor masalah itu. Tapi Aku hanya kena Marah" Ungkap Dorman Tukang Minyak dengan merasa bersalah....
...Bagi Dorman Tukang Minyak yang turun ke lapangan. Dia banyak melihat Kenyataan. ...
...Kantor memintanya untuk mencabut Kilometer Listrik bagi yang menunggak. Tapi sebagai manusia Dorman Tukang Minyak tak sanggup. Bahkan ketika sebuah keluarga yang tak berpunya hanya membuat Dorman Tukang Minyak merasa sedih. Tapi pilihannya selalu membuatnya sulit. apakah harus mencabut atau tidak. karna menurutnya itu kejam dan Dorman Tukang Minyak sadar bagaimana Hidupnya dulu....
..." Apa yang kalian Fikirkan? Tanyanya pada kami....
...kami hanya mengangguk menghela nafas....
...Dorman Tukang Minyak juga berkisah bahwa Dorman Tukang Minyak juga di tawari sebuah Mobil. ...
...Jadi Pihak Kantor yang mengambilkannya. Dan Dorman Tukang Minyak mencicilnya perbulan dengan Potong Gaji....
..." Aku rasa itu Ide yang bagus dari Kantor" Ucap Tania....
__ADS_1
...Tapi Dorman Tukang Minyak Geram....
..." Itu hanya Akal-akalan mereka untuk memperbudaku " Jawab Dorman Tukang Minyak Penuh Emosi....
...Kisah Dorman Tukang Minyak mengingatkanku pada seorang karyawan yang harus mencicil sebuah Rumah yang di bangun Oleh Bosnya. Tapi Karyawan tersebut tak mampu menolaknya karna itu Permintaan Bos. Bahkan menurut Karyawan tersebut rumah itu terlalu kecil. Sayangnya juga Karyawan tersebut harus mencicilnya selama Lima belas tahun....
...Yang mengerikan Ketika Pandemi ini terjadi' Pendapatan Usaha Sang Bos tak stabil. Sehingga Gajinya yang kecil itu harus di Potong dan itu juga harus di Potong juga untuk Cicilan Rumah tersebut....
...Karyawan sekarang berharap semuanya akan pulih seperti biasa. ...
................
...Pria tampan menatap ke luar Jendela Kantornya....
...Tapi aku melihat banyak Gadis-gadis yang melihatnya. Kurasa Pria Tampan layaknya Pajangan ...
...Versace atau Gucci. ...
...Ya bisa di katakan Pria Tampan adalah Produk bermerek....
...Tapi Para Gadis-gadis itu juga selalu melihatku....
...Karna Aku menggunakan Helm Bogo Limited Edition....
...Tania sekarang lebih Ketat. Alasan Tania tidak jelas...
..." Karna Permintaan Cabang Bayi". Aku hanya menurutinya. Karna Tania adalah Wanita yang Aku cintai....
...Tapi aku merasa tak pernah nyaman. Apalagi...
...Bila Halm Balap....
..." Jadi Orang Sukses Kedua berkisah Pilu" Kata Pria Tampan tersenyum....
...Kami mendiskusikan hasil Wawancara kami dengan Pria Tampan....
..." Ya' Ternyata kami tak pernah Tahu" Ucap Inayah....
...Kami tak pernah mengerti Pribadi seseorang. Tapi yang kami dapatkan Baik dari Thamrin atau Dorman Tukang Minyak hal yang selalu punya sudut pandang yang berbeda....
...Thamrin Punya sudut Pandang Agama. Dan Dorman Tukang Minyak punya sudut pandang kemanusiaan secara Sosial....
..." Teruskan saja" Ucap Pria Tampan....
...Kami mulai memahami keinginan Pria Tampan. ...
...Pria Tampan Mendidik Tim untuk menjadi Investor. ...
...Tapi saatnya kami juga harus memahami Sisi Manusia....
..." Kalian bisa belajar dari Orang-Orang seperti mereka" Kata Pria Tampan....
...Kami harus kembali mewancarai Dorman Tukang Minyak selama satu Minggu....
...Ini membuat Aku' Tania dan Inayah semakin kerja keras....
...Tapi yang tak kami pahami adalah Gairah kami semakin Tinggi....
...Kami memeluk Pria Tampan dan mengucapkan Terima Kasih....
__ADS_1