
...“ Mengerjakan para Profesional? Tanya Thamrin....
...Selama ini Thamrin hanya mengenal kami sebagai pembuat ulah. Tapi dia mulai menyadari bahwa kami adalah orang-orang yang berbeda....
...“Ya. Karena itu yang kami pelajari” Jelas Suhaimi Sopir Ambulance....
...Setidaknya kami juga harus melibatkan Thamrin. Jadi dia akan belajar banyak dengan keterlibatan dalam bisnis....
...“ Aku awalnya berpikir kalian pengangguran dengan banyak tingkah” Ucap Iroh....
...Apa yang di katakan Iroh ada benarnya. Jadi Bea Cukai hanya menganggukkan kepala. Tidak ada yang salah dengan apa yang di katakan Iroh....
...“ Dimana kita bisa mendapatkan orang-orang tersebut? Tanya Tania....
...Kami harus memulai mencari para Profesional. ...
...Jadi kami harus mulai mengerjakan hal yang amat penting....
...” Tidak usah di cari. Biarkan mereka yang datang sendiri” Jelas Suhaimi Sopir Ambulance....
...Jadi yang kami lakukan hanyalah membuka sebuah perusahaan dan merekrut mereka. ...
...“ Tapi itu butuh dana? kata Thamrin....
__ADS_1
...Baginya itu selalu terdengar aneh. Sebenarnya bagi Tim. Jelas bahwa membuatnya akan melihat faktor hukum dan syarat-syarat yang harus kami pelajari....
...“ Dana akan datang. Jika yang kamu lakukan menghasilkan uang” Jawab Suhaimi Sopir Ambulance pada Thamrin....
...Thamrin tidak memahami konsep tersebut. Baginya itu mustahil....
...“ Bagaimana caranya? Tanya Thamrin....
...Jelas Suhaimi Sopir Ambulance menghentikan ucapannya. Karena dia mengetahui Thamrin akan terbebani dengan informasi asing seperti itu....
...” kamu ikuti saja dulu” Jelas Suhaimi Sopir Ambulance....
...Pemahaman tentang para Investor yang akan selalu siap menginvestasikan uang mereka. Bila sebuah bisnis terlihat bagus dan mampu menghasilkan uang. Belum sampai pada pemikiran Thamrin. Jadi bagi Suhaimi Sopir Ambulance membiarkan Thamrin melihat dan belajar dengan proses akan lebih baik....
...“ Kamu membuatku bingung” Ungkap Thamrin....
...…………....
...Kami mulai membicarakan dan mulai mengevaluasi segala yang di butuhkan. kami mendapatkan para orang-orang yang pernah terjun dalam bisnis tersebut. Ide kami juga di dukung oleh Papa(Tania)....
...“ Ada seratus orang yang akan kalian kerjakan? Ucap Thamrin bingung....
...Kami mulai mendapatkan para orang-orang profesional dengan bidang-bidang yang berbeda. Dan akan di buat beberapa Tim. ...
__ADS_1
...“ Ya. Lebih banyak akan lebih baik” Jelas Bea Cukai....
...Ya mungkin bagi Thamrin. Bagaimana kami akan membayar orang sebanyak itu....
...” Hal tersulit adalah Hukum atau Hak Lisensi. Jika kamu membuat sesuatu. Maka kamu bisa di mengajukan Haknya dan di tetapkan milikmu” Jelas Tania....
...Jadi kami juga harus melihat secara jelas. Apakah yang kami lakukan ada yang mengajukan Hak Paten atau tidak. Biasanya banyak kasus yang terjadi dalam Hak Paten. ...
...“ Terdengar amat rumit” Ucap Thamrin bingung....
...Jadi Thamrin yang baru memasuki dunia bisnis. Melihat bahwa semua nampak aneh. Di Pesantren hidupnya tidak seperti di luar. Walaupun adanya aturan. Tapi tidak menyadari bahwa aturan di luar bisa lebih ketat....
...“ Manusia bisa membuat aturan” Jelas Suhaimi Sopir Ambulance....
...Dia menyadari kebingungan Thamrin. Bahkan Suhaimi Sopir Ambulance juga mengatakan bahwa bisa saja suatu saat dia di tipu dengan permainan yang canggih dalam bisnis....
...“ Abi ingin kamu belajar banyak” Ucap Inayah....
...Inayah ikut serta bersama kami. ...
...“ Jangan sok pintar Mantan Dosen” Balas Thamrin....
...Yang tetap berperilaku kakak adik yang tidak pernah akur. Aku hanya menatap Thamri sambil sedikit senyum....
__ADS_1
...“ Dasar anak-anak” Ucapku pada Inayah dan Thamrin....
...Yang membuat mereka hanya marah padaku....