CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Orang-Orang Hebat


__ADS_3

...Sobari Dukun...


..." Jadi Tujuan ? Tanyanya....


...Kami sekarang harus belajar dari Pria Tampan. Kami mempertanyakan yang di ucapkan Papa(Tania) Kepada kami. Hal itu biasanya kami diskusikan setelah mendapatkan pembelajaran. Ini juga selalu di tekankan baik oleh Papa. Papa(Tania) dan Pria Tampan. Kami juga pernah bertanya pada mereka' bagaimana kami selalu harus belajar. Apa kami sebodoh itu. Kami bertahun-tahun belajar tapi bagi mereka selalu menyatakan bahwa kami masih sangat hijau....


..."Tujuan adalah tempat kalian pergi" Ucapnya....


..." Apa hanya seperti itu" Tanya Erika bingung....


..." Ya harus sederhana" Balasnya....


..." Ini Poin yang amat penting" Ujar Pria Tampan....


...Tim kami belum bisa menyelesaikan masalah ini. kami tidak tahu maksudnya. Tapi konsep mereka adalah bukan jawaban atas pertanyaan tapi adalah Pengendapan....


..." Bagaimana kabar Neng" Tanya Pria Tampan Pada Udin....


..." Dia baik. Dan Neng sekarang sedang hamil muda" Sambung Udin....


..." Dan Syukurnya tidak ada yang merepotkan dalam masa kehamilan Neng" Ucapnya sambil menatapku....


...Jelas Tania juga menatapku sebal. Bahkan aku melihat yang lain pun begitu tidak senang padaku....


..." Kamu sih terlalu merepotkan Tim saat aku Hamil muda" Kata Inayah padaku....


...Inilah kehebatan Inayah! Cukup sadis....


..." Dan bagaimana Kandunganmu" Tanya Pria Tampan pada Inayah....


..." Ya Sudah 4 Bulan" jawab Inayah senang....


..." Semoga dia Cantik" kata Tania....


..." Dan baik hati" sambungnya....


...Padahal aku mengharapkan Anak Pria. Tapi Tania tidak mau. Karna Tania inginkan Anak cewe. Bahkan Erika ingin anak cewe. Bahkan aku bingung. Siapa dua wanita berengsek ini!!...


..." Jadi cabang bayi ini cewe? Kata Pria Tampan....


..." Entahlah" Jawabku....


..." Maksudnya" Kata Pria Tampan bingung....


...Aku jelaskan bahwa Tim menginginkan kelahiran anakku tanpa di katahui jenisnya. Jadi kami tidak boleh mengetahui jenis kelaminnya. Bahkan Suhaimi bertaruh bahwa anak itu Cowo dan Udin bertaruh kalau anak itu cewe. Dan Dua wanita berengsek itu mau tidak mau Anak itu harus Cewe. Dan aku di buat pusing oleh mereka....


...Pria Tampan itu hanya tersenyum mendengarnya....


..." Aku ingin anak itu Cowo" Kata Suhaimi Sopir ...


...Ambulance....


..." Awas saja kalau terjadi" Ancam Erika pada Suhaimi Sopir Ambulance....


...Inayah hanya tersenyum melihatku bingung dengan kelakuan mereka. Dan Udin merasa nyaman karena Neng bukan seseorang yang berada di Tim kami. Jadi dia bisa menghirup udara bebas. Tapi Udin juga tidak kalah ganasnya menginginkan itu Anak Cewe. Hanya Job yang biasa saja' karna dia bertaruh bahwa anakku cowo. Orang yang dia taruhi adalah Abi( Ayah Inayah dan Aku). Dasar Orang Gila!...


..." Aku tidak tahu bagaimana bahaginya hidup kalian" jawabnya kagum....


...Dia melihat kami memiliki sisi kekanak-kanakan. Tapi Dia menginginkan kami seperti itu. Tapi Dia percaya ada sisi kedewasaan kami. Karna Pria Tampan melihat hasil kerja keras kami selama ini....


..." Bagaimana Tujuan amat menentukan dan sebagai Poin Utama" Tanya Sobari Dukun....


..." Aku berikan Contoh" Ucapnya....


...Dia menggambarkan ketika wanita pergi berbelanja. saat dia pergi dia akan merencanakan untuk membeli sebuah kalung mas. Tapi saat masuk pasar wanita itu terkesima dengan barang yang lain. banyak pakaian yang bagus di dalam pasar....


..." Akhirnya apa yang terjadi" Tanyanya....


...Jelas saja wanita itu memilih barang yang lain. Tapi Mungkin di hati wanita tersebut bisa lain kali membeli kalung mas. Dia menyadari saat Dia pulang. Sayangnya. Harga yang dia beli menghabiskan cukup uang....


..." Jadi Wanita itu tidak jadi beli mas" Ucapku....


..." Ya' sekarang wanita itu akan bekerja lebih keras lagi untuk membelinya" kata Pria Tampan....


..." Ya mungkin suaminya bisa membelikannya" Ucap Sobari Dukun bergurau....


..." Tapi apa intinya" Tanya Suhaimi Sopir Ambulance....


..." Coba lihat di luar sana" Jawabnya....

__ADS_1


...Berapa banyak Orang menghabiskan hidupnya tanpa tujuan' bekerja keras untuk uang dan membeli sesuatu yang menjadi kepercayaan umum. ...


...kesuksesan selalu di Ukur dengan apa yang di lihat' Mobil Baru' Rumah Megah dan segala sesuatu yang bisa di sebut sukses bagi Kepercayaan Umum....


..." Apa ini semacam pelajaran tentang Liabilitas" Tanya Biore....


..." Sama tapi Beda" Ucapnya....


..." Kalian telah mempelajari kelas Aset" Tanyanya....


..." Iya" Ucap Suhaimi Sopir Ambulance....


..." Bagus' Tapi Aku ingin kalian memasuki Inti terdalam kalian" Jawabnya....


..." Apa untungnya" Ucap Erika....


..." Kalian akan fleksibel" Jawabnya....


..." Jadi kami harus bisa melihat lebih jelas" Ucap Tania....


..." Ya sangat-sangat jelas" Ujarnya sambil tersenyum....


...Gila! Pelajaran apa lagi ini....


......................


...Sobari Dukun hanya mengusap wajahnya....


" Aku bisa gila" Katanya.


...Tania tetap dengan santainya menikmati minuman kesukaanya....


..." Inti Terdalam" jawabku sambil tertawa....


..." Bagaiman menurutmu Tania?" Kata Sobari Dukun...


.


..." Entahlah, Belum tercerna" Jawabnya...


..." Kita telah memiliki semuanya' Tapi Seolah kita tidak memiliki Apapun" Ucapku....


...Aku lihat Sobari Dukun meraba-raba dalam kegelapan. Seolah dia bisa membuat semuanya jelas. Tapi bagi Sabari Dukun ini amat sulit walau menggabungkan dengan kelas Aset sekalipun....


..." Mungkin maksud Pria Tampan Emosi yang di Miliki manusia" Kata Tania....


...Dia berkisah kalau dulu saat kuliah' Tania berfikir ketika pendidikannya berakhir . Yang Dia lakukan adalah Bekerja dan Menikah' lalu menghabiskan hidupnya hanya untuk membeli yang di inginkan. Lalu membayar tagihan sepanjang Umurnya. Ya setelah Punya anak' Melakukan hal yang sama pada anak-anaknya seperti dia dulu. Karna kehawatiran anak-anaknya akan sulit mendapatkan pekerjaan. Jadi bekerja keras untuk menyekolahkan anaknya setinggi mungkin....


..." Dan Itu tidak pernah selesai" Ucapku....


..."Tidak" jawabnya....


..." Ketakutan akan selalu ada" Sambungnya....


...Aku mulai melihat gambaran yang berbeda. Apa yang di maksudkan Pria Tampan se maksud dengan Tania. Aku tidak tahu. Tapi Tania memberikan gambaran yang lain....


..." Ketakutan? Tanya Sobari Dukun....


..." Ya perlawanan yang pernah terjadi pada kita bukan" Ucapnya....


..." Apa? Tanyaku....


..." Bagaimana Tamaknya kita saat merasa kita menjadi sukses" Tania mengingatkan....


..." Padahal ketakutan kita sama besarnya" sambungnya....


..." Sebenarnya Bisnis kita sudah hancur bila tanpa bimbingan Orang-Orang Hebat" Ucapku....


...Aku selalu mengingat kejadian itu. Saat dimana bisnis yang kami jalankan menghasilkan laba yang berlimpah. Efouria akan uang menghilangkan akal sehat kami. Hidup kami menjadi berubah. Kami tidak mengkondisikan lagi uang kami. Kami menjadi tamak akan barang mewah. Bahkan Tania menjadi gila belanja. Papa( Tania) tidak memberikan nasihat pada kami. Pria Tampan juga tidak. Bahkan Papaku membiarkan kami menjadi Gila akan kemenangan kecil kami. Mungkin mereka membiarkan kami berpesta. Sayangnya pesta itu tidak lama....


..." Kau masih ingat bagaimana hancurnya kita" Ucap Tania....


...Ya itu hal yang paling mengerikan. Uang yang di hasilkan itu raib. Bisnis itu kehilangan Arus Kasnya. Sistem yang di buat pun hancur. Kami harus menjual bisnis tersebut dengan meninggalkan hutang....


...Bahkan Suhaimi Sopir Ambulance tidak kuat menahan gairahnya. Kami hancur dengan cepat....


" Aku melihat nafsu akan uang" Ucap Sobari Dukun.


..." Bahkan Inayah menjadi orang yang berbeda" Ucapku mengingat Istriku sendiri begitu terhipnotis akan kemenangan sesaat itu....

__ADS_1


..." Jadi Kita belum mengetahui Nilai Inti Terdalam kita sendiri? Kataku....


..." Ya" Jawab Tania....


...Inilah Tania kawan. Selalu dengan kecerdasannya.....


..." Mungkin kita harus banyak belajar dan ...


...mempraktikannya" Ucap Tania....


..." Iya' Hanya merubah dalam diri kita akan lebih tidak mudah" balas Sobari Dukun....


..." Tentu" Ucap Tania....


...................................


..." Kamu telah dapat jawabanya sayang" Ucap Inayah....


..." Ya' Masih gamang" Jawabku....


..." Aku yakin Tania bisa mendiskripsikan lebih baik" balas Inayah....


..." Ouh ya Nay. Apa yang kamu ingat saat dulu bisnis pertama kita maju dan hancur seketika? Tanyaku....


..." Ouh itu ya" jawabnya sambil mengingat kejadian itu....


..." Itu hal tergila" Sambung Inayah....


..." Bagiku' Aku bukanlah Aku' Tapi orang lain" Ucapnya penuh penyesalan....


...Aku melihat Istriku dengan rasa iba. Kami saat itu senang tapi kami tidak Bahagia. Senang akan uang yang membanjiri bisnis kami. Tapi kami tidak bahagia karna kami kehilangan siapa kami....


..." Apa itu alasannya Papamu tidak menginginkanmu untuk bersamanya? Tanya Inayah....


..." Entahlah Nay" Jawabku....


..." Tapi jika benar. Pasti Dia sudah tahu" kataku....


...Mungkin ini yang sering aku dengar tentang kisah anak-anak Orang kaya. Selalu merasa memiliki harta yang orang tuanya punya. Tapi Papa mengejarkanku cara berbeda. Tapi apa Papa tega? Aku fikir tidak. Tapi satu hal' Jika Papa tiada dan aku menjadi anak yang selalu merasa memiliki harta Papa. Maka harta itu tidak akan tahan lama....


..." Kamu lebih dewasa sekarang" Ucapnya....


..." Bukankah dulu kamu bertanya kenapa aku mau menikahi Pria Penggali Kubur? Tanyanya....


..." Ya Kenapa" Jawabku....


..." Lihat kamu sekarang lebih Arif dan Bijaksana" Ucapnya....


..." Walau kamu tetap bodoh seperti saat datang ke rumahku saat pertama kali" sambungnya....


...Kata itu tidak nyaman sekali di telingaku....


..." Apa maksudmu? Tanyaku sedikit terlihat mengintimidasi....


...Inayah hanya tersenyum....


..." Minyak wangi apa yang kau pakai sayang" tanya inayah sambil menahan tawa....


..." Job" kataku sambil menunduk...


...Jujur aku geli mengingatnya....


..." Trus baju kamu" tanya Inayah....


..." Job" jawabku sambil menahan tawa....


..."Ouh' Itu nama produk" katanya sambil tertawa....


...Karna Inayah tidak kuat lagi manahan tawa....


..." Muksin" Ucapku pelan....


...Bahkan Inayah selalu mengingatku memanggil job dengen " Pendiri Apple inc" . Inayah mengatakan aku terlihat bagai Orang yang suka nyolot dan tidak tahu malu....


..." Makanya aku sayang ma Job" Ucap Inayah....


...Padahal Job benci sekali padanya saat dia harus melakukan semua keinginan Inayah. Tapi Job adalah anggota Tim. Dan jelas kami semua mencintainya....


........................................

__ADS_1


__ADS_2