CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Kebohongan Job


__ADS_3

...Papa(Tania)...


...Kebersamaan dengan yang Kita Cintai adalah Segala-galanya. Papa( Tania ) menginginkan kita selalu bersama....


...Pendidikan kami bukan Hanya dalam masalah Bisnis semata. Papa( Tania ) Menekankan lebih keinginan Cinta yang paling Kuat dalam Tim....


...Bahkan Udin menangis' Tapi bukan kata-kata indah Papa tentang kebersamaan. Tapi lebih Kegilaan Tim kita. Bagaimana kami membawanya paksa dari Rumah Neng. Tujuannya yang ingin menghabiskan waktu dengan Neng Sirna....


...Tim membawanya langsung dari kamar mandi. Baginya itu hal yang paling mengerikan dalam Hidupnya. Keluarga Neng merasa kami seperti Mafia saja. Dan Udin salah mendapatkan Pergaulan. ...


...Bahkan tanpa Pakaian hanya handuk saja. Dan kami harus berhenti di Mall. Karna Udin harus memakai Baju. Dia jadi tatapan di Mall. Walaupun punya Tubuh Indah khas Binaragawan karna rajin Fitnes' Itu bukan tempat yang tepat. Apalagi Pengunjung Mall juga bingung ada Manusia Helm Bogo. Aku benar-benar Marah pada Tania....


...Inayah menjadi ibu yang bahagia. Dan Tania selalu menemaninya. Mereka akur Walau ada selalu saja perselisihan antara meraka berdua. Kadang perselisihan pendapat itu menjadi Pihak Ketiga sebagai Korbannya. Inayah berbendapat bahwa Helm Bogo Hello Ketty tidak cocok lagi untuk jalan-jalan ke Mall. Karna modenya sudah ketinggalan. Tapi Tania yang begitu Cinta Mati pada Hello Kitty tidak menyukai apapun lagi selain Hello Kitty. Bahkan marah saat Papa(Tania) karna memberikanku Helm Bogo Tokoh Pororo. Tapi Dua Cecunguk ini tidak pernah meminta Pendapatku' apakah Aku Senang atau Tidak memakainya. Bagaimana rasanya tersiksa berjam-jam dengan Helm itu....


...Bahkan tidak ada Orang yang akan mengatakan Pantas menggunakan Helm di Mall....


..." Diam' Ini adalah masalah Perspektif kami Berdua" Jawabnya Serempak....


...Ah. Aku mencintai mereka Berdua. Tapi Aku juga Korban Keganasan Mereka....


...Hidup kami telah Bebas secara Finansial. ...


...Pengarahan Papa(Tania), Pria Tampan Dan Papa. Menjadikan kami Hidup Bebas. Tapi Pria Tampan dan Papa(Tania) menginginkan Kami mulai mambuat Tujuan Baru bagi kami. Mereka Ingin Kami tidak berpuas Diri dengan yang telah kami Dapatkan . Mereka mengkhawatirkan kami akan Bosan dalam menjalani Hidup....


..." Buatlah Mimpi Baru kalian" Ucap Papa(Tania) Penuh Semangat....


...Bahkan Papa(Tania) lebih mendisplinkan kami. Kedisplinan itu juga menjadikan Malapetaka. Papa(Tania) membawaku ke tempat Fitnes jam 3 pagi. Aku marah pada Papa(Tania)' Bahwa ini jam Tidur. Bagaimana mungkin ada lagi Tempat Fitnes yang membuka sampai Jam 3 Pagi. Tapi Papa(Tania) selalu saja ada Ide untuk bisa melakukannya. ...


...Apakah hanya kami berdua? Tidak semua Tim harus ikut Aturan Papa(Tania). Apakah Istriku Tania ikut? Jelas! Tania harus mengawasiku' Maka jadilah Aku Pria Fitnes Berhelm Bogo....


...Udin merasa Papa(Tania) telah kelawatan. Seberapa besar pun kami mencintainya. Ini bagi Tim sudah di Luar Logika. Tapi Aku selalu Belajar melihat Sudut Pandang yang berbeda....


...Bahkan Sobari Dukun marah langsung terhadap Papa(Tania) dan Apa yang Papa(Tania) lakukan terlalu berlebihan. Hal itu membuat Papa(Tania) sedih dan meminta Maaf pada Sobari Dukun dan Menjelaskan Papa(Tania) tidak nyaman bila harus menghadapi banyak Abg-abg alay bila di waktu Biasa. Papa(Tania) Amat menyesali Perbuatannya. Sobari Dukun yang berhati lembut itu merasakan rasa sayang Papa(Tania) yang luar biasa. Dan begitu besar Cintanya pada Papa(Tania)'Akhirnya Dia harus membudak Kegilaan Papa(Tania)....


..." Papa membuat Aku gila" Ucap Sobari Dukun....

__ADS_1


...Papa mendatangi Anak tercintanya Itu jam Satu malam untuk mengajaknya Fitnes. Istri Sobari Dukun yang tidak terlalu mengenal Papa(Tania) merasa aneh. Pria itu harus menemani Papa(Tania) sampai Pagi. Dan pulang harus menjelaskan pada Istrinya. Ironis...


..." Istriku mengatakan Aku bergaul dengan Pria Tua Genit" Ucapnya sedih....


...Pasangan Hidup Sobari Dukun itu Seperti Sarah. Tapi bila Neng sudah amat mengenal kami....


...Tim membuat Rencana yang baru. Kami mengerjakan lebih banyak Tim lagi di Bawah kami. Papa(Tania) dan Pria Tampan ingin Kami belajar tentang menjalankan Bisnis Fintech dan yang Berbasis Teknologi....


..." Ini akan jadi Primadona sekarang' Jadi kita lihat saja kemajuan ke depan" Ucap Pria Tampan....


...Apa kami menggunakan Kecerdasan kami. Jelas tidak ada yang Pintar di Antara kami. Bahkan Tania sekalipun. Konsepnya dengan mempekerjakan Anak-anak I.T. Papa(Tania) selalu mengingatkan kami bahwa banyak Orang-Orang Hebat. Maka itu dengan mengerjakan Orang-Orang Hebat,adalah Saran yang selalu Papa(Tania) Tanamkan pada kami....


..." kenapa kita tidak mengerjakan Orang yang lebih bodoh di bawah kami" Tanya Kurir....


...Papa berfikir sejenak menjawabnya....


..." Karna itulah yang di lakukan Orang Pintar" Jelas papa(Tania)....


...Menurut Papa(Tania)' Orang Pintar selalu mengerjakan Orang yang lebih Pintar. Jadi buat Apa mengerjakan Orang yang lebih Bodoh. Bahkan Hal yang menakutkan bagi Papa(Tania) Adalah ketika sebuah Perusahaan di Pimpin Orang yang lebih Pintar dari Bawahannya....


" Job telah menyembunyikan dari Kita" Ucap Kurir.


...Tim mulai mengendus bahwa Job sekarang berbeda. Ada hal yang kami harus tahu darinya. Jelas ini Bukan Pertanda Baik. Udin mengatakan Hal ini bisa memecah Kesatuan Tim. Erika menyatakan Panyelidikan Pada Kami. Bagi Papa(Tania) Bila sesuatu itu mengindikasikan Bahaya' Kami harus menyingkirkannya....


...Dengan meminta Pihak Luar untuk mencari Informasi yang di sembunyikan Job selama ini. Kami mengirimkan Seseorang untuk selalu memantau Job. Hal Itu kami Juga meminta Persetujuan dari Papa(Tania). Papa(Tania) sangat mencintai Job. Tapi Papa(Tania) tidak suka Kebohongan....


..." Lakukanlah!!" Ucap Papa(Tania) amat keras....


...Benar saja. Orang tersebut kami Intograsi habis-habisan' Selama ini Job menyembunyikan sesuatau. Tim begitu Kecewa pada Job. Erika begitu sedih pada Job....


..." Kita tidak Percaya Dia melakukan Ini" Ucap Suhaimi Sopir Ambulance....


...Selama ini Dia mampu menutupi Kejahatannya Tersebut. Bahkan Papa(Tania) Juga tidak Percaya....


...Sialan Job!!...

__ADS_1


...Apakah kami kecawa?? Benar kami sangat Kecewa!!...


...Tapi yang paling kecewa adalah Job sendiri. Baginya kami sudah tidak Pakai Otak. Job telah kehilangan Akal. Job tahu bahwa Aku' Tania dan Inayah akan ke Mall. Marahnya Pada kami amat Luar Biasa....


...Benar kami menculik Orang yang akan kami Intograsi tersebut. Dia adalah seorang Gadis....


...Gadis itu meminta Job untuk tak Menggunggunya lagi. Bahkan Gadis itu mengalami Gangguan Psikologis. Bayangan Job atas pengakuan Gadis itu mengharuskan menuntut balas pada kami....


...Tapi Job melihat Pemandangan yang lebih mengerikan dari yang Job perkirakan. Pria Berhelm Bogo yang di Dampingi seorang Ibu yang menggendong Anaknya. Dan melihat wanita yang sedang Ribut dengan Satpam Karna ada Peraturan baru di Mall tersebut. Job lemas melihat Penderitaanku. Tapi Kami adalah pelaku Gagalnya Hubungan Dengan Gadisnya....


...Awalnya Job ingin mencekik kami bertiga. Tiga Cecunguk ini adalah sebagian Komplotan Penculikan Itu....


...Gadis Job mengaku di bawa ke Suatu tempat untuk di intograsi. Dan Gadis itu meyatakan bahwa Seorang Gadis Cantik berwajah Imut itu sangat kejam menanyakan hal yang tidak-tidak padanya. ...


...Mendengar Gadis berwajah Imut saja Job frustasi Karna Tania telah Menikah. Dan sekarang Tania sedang berjuang keras atas Perlakuan Diskriminasi Satpam itu pada keluarganya. Bahwa Papan peringatan bertuliskan" PRIA BERHELM BOGO DI LARANG MASUK" itu adalah hal yang melukai dirinya....


...Job hilang kata-kata. Dia sedih karna Dia kehilangan Gadis Itu. Tapi Job meradang pertanyaan Tania pada Gadis itu juga tidak Pakai Logika" Berapa kali kamu Ciuman dengan job ? tanya Tania. Gadis itu mangatakan tidak pernah melakukannya. Tapi Tania trus menyerang dengan pertanyaan berbeda" Berapa Durasi Terlama Ciuman job" Tanya Tania Geram. Bahkan Tania itu lebih Gila menurut Job. ...


...Gadis itu Harus menangis menghadapi Emosi Kurir yang tidak percaya " Kenapa kalian Tidak berciuman'trus buat apa kalian berpacaran". Bagi Job Timnya sudah lebih Gila dan Otaknya lepas....


...Tania terus meminta Hak-haknya sebagai Warga Negara Bebas pada Satpam itu' Bahkan Tania terlihat menangis. Ini adalah Diskriminasi terjahat dalam Hidupnya. Sebenarnya Satpam hanya meminta padanya untuk melepaskan Helm Bogo' itu saja. Tapi Tania tetap ngotot bahwa itu adalah Diskriminasi katanya dan Inayah mendukung hal tersebut. Gila menurutku! . Job yang melihatnya juga tak percaya atas penderitaanku. Dan Kegilaan Tania tersebut berbuntut Panjang....


...job juga menyerang Papa(Tania) Karna membiarkan mereka melakukan itu. Papa(Tania) Hanya bisa diam dan merenung sedih....


" Mereka Anak-anak Papa" Ucap Papa amat sedih.


...Job juga yang mulai menyadari kelakuan Papa(Tania) kesal....


..." Aku juga Anak Papa" Ucapnya jengkel campur sedih....


...Job mulai memahami karakter menjengkelkannya Papa(Tania). Seberapa pun sayangnya Job pada Papa(Tania)' Pasti Papa(Tania) Akan selalu mendukung Kegilaan Anak-anaknya. Bahkan korbannya Anaknya sendiri....


...Kurir dan Erika juga harus menghadapi Emosi Job. Bahkan Gadis yang kami Intograsi tersebut bingung karna kami memanggil nama Job. Awalnya Dia bingung dengan Nama Job. Bahkan Suhaimi Sopir Ambulance marah besar karna Job menggunakan nama Samaran. Bahkan Gadis itu mengatakan Bahwa nama Pria yang di kenalnya itu Bernama Muksin. Erika bertanya Sejauh apa Hubungan mereka selama ini. Job hanya geleng-geleng kepala mendengar Pengakuan Gadis itu....


...Hanya saja pengakuan Gadis itu mereka tak Tampak Orang jahat tapi Sebaliknya. Tapi mereka Kejam. Bahkan Gadis Itu selalu Mimpi Buruk. Job hanya mendengus mendengar kisahnya Hanya saja Gadis itu bertanya....

__ADS_1


..."Siapakah Pria berhelm Bogo itu".........


__ADS_2