
...FED...
..." Apa yang Papa kejar selama ini" Ucap Udin....
..." Kemakmuran' Kebahagiaan dan kepuasan hidup" Jawab Papa Tania....
...Kami tidak memahami Hal ini. Terdengar sangat Arogan atas Diri Sesorang....
..." Terdengar serakah bukan? Katanya....
...Ya amat sangat terdengar ganjil. Kami tahu Orang-Orang mengalami banyak kesusahan. Beliau kaya raya' Tapi jawaban Beliau seolah keangkuhan dan keserakahan untuk pribadinya....
..." Bagaimana dengan Orang-Orang yang ke kurangan" Tanya Erika....
..." Aku tidak bisa menolong mereka sayang" Jawabnya pada Erika....
..." kenapa Papa tidak bisa bantu mereka? Tanya Job....
...Kami semua bukan berasal dari keluarga berada. Yang di harapkan dulu adalah selalu percaya bahwa orang kaya adalah Orang-Orang yang serakah. Sayangnya pelajaran ini. Baru kami dapatkan langsung dari Papa Tania sekaligus Papa kami sekarang....
..." Papa tahu bagaimana keadaan kalian dulu" katanya....
..." Pertama saat Tania meminta bantuan Papa. adalah yang membuat Papa terkejut" lanjutnya....
...Ya kami meminta bantuan Tania saat kami di hadapkan pengumpulan Uang untuk melamar Neng....
..." Trus apa yang papa fikirkan saat itu" Tanya Inayah....
...Papa Tania hanya tertawa kecil....
..." Papa berfikir kalian adalah sekelompok Orang-Orang Aneh" Jawabnya....
..." Tapi Papa melihat sebuah jiwa yang berbeda dari kalian" lanjut Papa....
..." Bahkan Papa merasa amat lucu" katanya....
...Tania menceritakan pada Papa(Tania) Bahwa kami sering bertengkar. dan juga terdiri dari Orang-Orang yang tanpa memiliki Pendidikan apa pun. Bahkan Papa tertawa saat mendengar nama Suhaimi Sopir Ambulance' Kurir' Job dan Biore. Sehingga Papa berfikir kumpulan seperti apa kami. Apalagi saat kami berencana menjalankan Bisnis kecil untuk mencari dana untuk Udin....
..." Tapi Kenapa nama kalian begitu aneh" Tanya Papa....
...Semua menatap kepadaku. Ayolah! Dan aku jelas menatap Tania. Kenapa Dia harus bercerita Pada Papa(Tania)....
...Papa(Tania) juga menatapku meminta penjelasan....
...Aku hanya menarik nafas dan menghembuskannya....
..." Itu Hanya panggilan Pa" jawabku sambil menunduk....
..." Aku tidak berharap punya menantu seperti kamu" kata Papa( Tania)....
...Aku juga sudah menikah. Buat apa aku menikahi Tania. Aku juga tidak ingin di siksa Anak Kucing itu....
__ADS_1
..." Benar-benar Pria jahat" Ucap Inayah dengan pandangan benci....
...Tapi job melihat kami. Seolah mengatakan" Siapa dua Orang gila ini?"....
..." Iya Nay. Beruntung korbannya cuma kamu doang" Jawab Tania seolah aku pria yang sering melakukan KDRT pada Inayah....
...Sobari Dukun selalu berpendapat" Jika Orang gila bertemu dengan Orang gila Maka hasilnya adalah gila" Dengan pendapatnya itu keinginan aku untuk memutilasinya lebih tinggi. Tapi Dia adalah teman terbaik. Jadi rencanaku ingin punya banyak Anak. Sehingga Inayah menjadi kepanjangan tanganku untuk balas dendam....
..." Kenapa Papa tidak bisa membantu mereka? Tanya Kurir tidak mengerti....
..." Papa bisa saja membantu mereka" kata Papa (Tania)...
..." Dengan Catatan mereka mau membantu mereka sendiri" lanjut Papa(Tania) sambil tersenyum....
..." Aku tidak paham" Kataku....
..." Kamu harus mencari jawabannya Jagoan" Ucapnya....
...Kami mungkin saat ini tidak memahami apa yang di ajarkan Papa(Tania). Beliau ingin kami menggali jawaban atas masalah yang di bahas. Pria Tampan juga selalu memberikan kami PR seperti Papa(Tania). Bahkan Papaku bisa lebih keras....
..." Sekarang Papa punya banyak Anak" Katanya bergurau....
..." Aku harus jadi Papa yang mendisiplinkan kalian"'Katanya....
..." Tapi pengajaran Papa amat Kontradiksi dengan kepercayaan umum" Ucap Biore....
..." Papa tahu" jawabnya....
..." Tapi selalu kalian cari dan temukan apa yang Papa katakan" Sambungnya....
..." Dan apa Tujuan kalian? Tanya Papa( Tania)....
...Tujuan ? Inilah yang belum kami ketahui. Kami cukup puas dengan apa yang kami dapatkan dan miliki sekarang. Tapi Papa(Tania) berbeda pendapat dengan hasil kerja keras kami dengan Tujuan kami....
...Papa( Tania) menggambarkan bahwa yang kami lakukan itu hanya sebuah kendaraan yang akan membawa ke tujuan kami....
..." Bukankah menjadi Investor Itu tujuan yang harus kami buat" kata Tania....
..." Investasi kalian hanyalah kendaraan kalian" Jawabnya....
..." Papa buat aku bingung" Ucap Sobari Dukun....
...Dia harus memegang kepalanya dengan masalah yang di anggap Runyam ini....
..." kalian sekarang belajar berkendara" kata Papa( Tania )....
..." Ketika kalian sudah bisa berkendara. Carilah tempat yang ingin kalian kunjungi" jawabnya....
...Ini menurut Job lebih membingungkan lagi. Kami selalu menyadari kami bodoh. Tapi tidak pernah menyadari kami benar-benar Bodoh!...
.................................
__ADS_1
..." Ini gila" kata Suhaimi Sopir Ambulance....
...Tania cuek saja. Seolah Dia melupakan pelajaran yang telah di dapatkan. Tapi jangan salah Anak Kucing ini lebih memahaminya....
..." Kita hanya perlu banyak belajar" Ucapku....
..." Iya" Kata Inayah....
...Kami bertiga menemani adik bungsu tercinta kami lebih tepatnya mengasuh Tania. Aku selalu di minta olehnya lebih tepat di paksa Tania. Karna harga yang harus aku bayar atas perbuatan Inayah padanya. Inayah hanya berkata. Dia adikmu jika kamu menyakitinya aku tidak akan tinggal diam! Ancam Inayah padaku....
..." Bagaimana kandunganmu Nay" Tanya Suhaimi Sopir Ambulance....
..." Baik" katanya sambil tersenyum....
..." Ini hal terbahagia dalam hidupnya" kataku....
..." Dan aku ingin sekali di rumahku banyak anak kecil" kata Inayah....
..." Maksudnya" Tanya Suhaimi Sopir Ambulance....
...Melihat gelagatnya dia tidak nyaman....
..." Di rumah sepi. Aku ingin selalu ramai seperti Tim kita" Ucap Inayah terlihat wajah bahagia....
...Aku sekarang melihat wajah indah pertama saat menatapnya dulu. Dalam tragedi celana merah....
...Tapi Tania terlihat cuek. Dia hanya perduli minuman dan cemilannya. Dasar Anak kucing....
...Kandungannya sudah 3 bulan. Nay menjadi amat bahagia sekarang....
..." Aku ingin sekali punya 12 anak" Ucap Inayah berkaca-kaca....
...Suatu kebahagiaan yang begitu terpancar dari matanya. Seolah semua kebahagiaan di dunia ini milikinya. Aku melihat kebahagian terpancar dari Orang yang ku cintai....
...Entah apa yang terjadi seseorang menggebrak meja tepat di depan kami....
..." Coba saja kalau kalian berani!!!! Ucapnya penuh emosi....
...Kami bertiga kaget sekaligus tegang meilhat Tania marah di depan kami. Bahkan semua orang di kafe semuanya tersentak....
..." Jika kalian coba-coba menciptakan sebanyak itu aku tak akan segan-segan membuat Suamimu menjadi Budak ku seumur hidup" Ucapnya sambil mengatur nafas....
...Gila kerasukan setan apa Anak Kucing ini....
Suhaimi Sopir Ambulance akhirnya paham. maka dia menahan tawa. Dia pasti membayangkan bagaimana Inayah akan membuat Tania berderai-derai air mata. Dia sadar bagaimana menderitanya dia atas ulah Inayah. Dan Tania lebih menderita lagi.
..." Ya ini kan Anak pertama" kataku...
..." Bisa saja anak kedua atau ke.." Ucapku terputus karena melihat Tania seperti berubah menjadi lebih mengerikan. Gadis Cantik ini lebih mengerikan dari yang aku kira....
..."Kamu sih maunya banyak-banyak" Ucap Inayah Padaku....
__ADS_1
..." Apa? Ucapku Bingung....
...Inayah hanya tersenyum. Bahkan Suhaimi Juga tidak bisa membayangkan penderitaan yang Inayah lakukan padanya. Mungkin Dia Pemimpin Tim. Tapi jangan fikir Gadis-Gadis ini tidak kejam padanya.....