
...“ Apa kalian ga ada kerjaan ?? Ujar Iroh....
...Mungkin karna kelakuan kami yang selalu membuat dia merasa terganggu. Jadi kami di sebut orang yang kurang kerjaan....
...Tapi tidak ada masalah dengan gelar kami yang di sebut kurang ada kerjaan. Memang kami sekarang menjadi pengguran abadi. Dan itu menjadi banyak waktu untuk mengganggu Iroh. ...
...“ Coba kalian mencari kerja dan bukan cuma mengganggu hidup orang” sambung Iroh....
...Kami berdua menganggukkan kepala. Dan merasa apa yang di katakan Iroh ada benarnya. Kami telah lama menjadi pengangguran tak jelas arah....
...“ Kamu benar Iroh” Ucap Bea Cukai setuju....
...Dia meresapi apa yang di katakan Iroh. Dan hal ini akan di jadikan rencana kami selanjutnya. ...
...“ Tapi pekerjaan apa ?? Tanyaku bingung....
...Jelas selama ini kami tidak bekerja. Kami hanya menciptakan sesuatu yang menghasilkan Pendapatan Pasif. Dan kami bebas secara keuangan. ...
...“ Jadi kamu selama ini tidak menafkahi keluargamu” Serang Iroh....
__ADS_1
...Mungkin Iroh merasa aneh dengan Tim. Jadi rahasia terbesar Tim adalah dengan membuat segala sesuatunya layaknya tidak memiliki apapun. Ini di tegaskan oleh Papa bahwa jalan terbaik menjadi kaya adalah dengan di atas kertas tidak memiliki apapun. Bisnis bisa di urusi oleh orang yang lebih kompeten. Kami hanya di didik untuk menjadi para Generalis. Tapi hal ini akan sulit bila di tinjau bagi orang umum....
...Aku hanya menatap Bea Cukai. Dia hanya mengangkat bahu....
...” Dasar Pria tak punya rasa tanggung jawab” Ucap Iroh....
...Aku membiarkan Iroh berbicara dengan bahasa Intelektualnya. Aku menyukai saat di bicara. Seolah aku kembali saat sekolah dasar dulu. Bisa di katakan bahasa guru. ...
...“ Ga usah sok merenung” Omelnya....
...Aku memperlihatkan sikap siap di omeli. Dan itu hanya membuat dia semakin jengkel. Mungkin ini juga menjadi pengalaman dia yang pernah mengajar sekolah. Jadi dia tahu bagaimana menghadapai kelakuan murid yang sangat bandel. Dia tidak percaya akan menghadapi hal ini lagi....
...Pria Tampan hanya menganggukkan kepala sambil tersenyum. ...
...“ Trus nanti siapa yang kami ganggu ? tanya Bea Cukai dengan wajah bodoh....
...Iroh tambah jengkel. Dia merasa selama ini hanya menjadi bahan untuk di ganggu oleh Tim....
...“ Kalian orang yang sudah tua tapi kelakuan kalian sepert anak kecil” Ucap Iroh sambil menahan emosi. ...
__ADS_1
...Tapi sayangnya Bea Cukai hanya garuk-garuk kepala. Tidak sedikit pun Bea Cukai bersikap membela diri atas harga dirinya yang di sebut Tua....
...Mungkin Jalanan mengajari kita sikap yang selalu berbeda. Jadi jika gampang sakit hati lebih baik hindari hidup di jalanan....
...“ Ya daripada kamu jadi perawan tua” balasku....
...Yang membuat Iroh jengkelnya minta ampun padaku. Aku mengucapkan itu seperti orang yang merasa tidak bersalah. Tapi Bea Cukai malah tertawa terbahak-bahak. Sepertinya mantan Bu Guru Cantik ini hancur sudah harga dirinya di hadapan Pria Tampan....
...“ Awas kamu Tatan” Ucap Iroh dengan penuh dendam....
...Aku tahu dia tidak akan terima dengan ucapanku. Sebenarnya kalau saling menghina menjadi hal terbiasa antara Iroh dan Tim. Hanya saja berbeda cerita saat di hadapkan waktu ini. Karna Pria Tampan bersama kami. ...
...“ Tapi kamu bersedia ikut dengan kami ?? Tanya Pria Tampan....
...Pria Tampan ingin Iroh ikut bersama kami. Aku juga mengharapkan demikian....
...“ Baiklah. Tapi aku sangat benci dengan mereka” Balas Iroh lembut. ...
...Yang di maksud “ mereka” adalah Tim....
__ADS_1