
...Iroh...
...Seseorang wanita akan selalu membawa kebahagiaan dalam Hidup kita. Dan aku juga mulai memikirkan seorang yang bisa membina keharmonisan keluarga kami....
...Tania merasa amat bersalah. Aku tidak tahu apa yang selalu menimpa hidup keluarga kami.....
..." Jangan percaya pria Helm Bogo itu" Ucap Thamrin geram....
...Kabahagiaan kami bertambah. Thamrin telah menjadi seorang Penasihat Pernikahan kami....
..." Makasih Sayang" Kata Inayah....
...Aku bahagia sekali Tania dan Inayah akur. Bahkan Tim juga senang mendengarnya....
...Aku juga berdiskusi lagi dengan Tim. tentang rencanaku. Sialnya!! segalanya tidak selalu baik....
...Gadis itu menyerangku....
..." Mereka Bertiga Orang gila pak" Ucap Iroh pada seorang Polisi....
...Masalah yang Aku hadapi dulu. Ketika Thamrin tidak bisa menyelasaikan masalah Tania dan Inayah tentang Helm yang akan Aku Pakai di acara makan malam....
...Seorang Gadis telah menyelematkan Keharmonisan Keluarga kami. Gadis yang cantik. Dan juga baik....
..." Ayolah Roh" Ucapku pada Iroh di kantor Polisi....
...Aku benci pada Iroh. Dimana dia adalah sahabat dari Thamrin. Dan Aku meminta bantuannya untuk mencarikan Solusi atas masalah Bahtera Cintaku....
...Iroh hanya menatapku kesal....
..." Dasar keluarga Psikopat!!! Ucapnya kejam...
.......
Inayah tidak percaya apa yang Dia dengar. Bahkan Tania yang imut merengut ketakutan. Aku berfikir Iroh telah kehilangan akal.
...Tim berpendapat. Bahwa kami harus memiliki panasihat yang lain' Selain Penasihat Pernikahan dalam Keluarga....
...Masalah Tania dan Inayah itu telah membuka jalan yang lain. Dan Iroh Aku paksa menjadi Penasihat kami....
...Gadis itu berang pada kami....
..." Penasihat Gila apa" Ucapnya membantah keteranganku pada Polisi....
...Ya Iroh aku jadikan penasihat kami. Thamrin yang menjadi Penasihat Pernikahan kami menjadi Penasihat Pernikahan dan Iroh Aku angkat Menjadi Penasihat Perselisihan....
...Aku menginginkan Dua Orang Berpendidikan ini untuk selalu menjadi Penasihat Keharmonisan Keluarga kami....
...Bagi Iroh yang berasal dari Keluarga Religius. Yang di mana Pendidikan Yang Tinggi' harus di bawa paksa olehku untuk menjadi Penasihat Perselisihan kami....
...Inayah suka dengan Penasihat Perselisihan kami. Tapi Inayah tidak suka dengan Penasihat Pernikahan kami. Hanya saja kami juga belum melakukan Kontrak Resmi dengan Tim untuk ...
__ADS_1
...menjadikan Iroh sebagai penasihat Resmi kami....
...Karna sebelum Kontrak Resmi tersebut di buat kami sudah di ciduk Kepolisian....
...Bahkan ini cukup menggemparkan karna Pria Berhelm Bogo berulah lagi....
...Bahkan Thamrin menyerang kami. Dan berkonspirasi dengan Iroh atas Tuduhan Pemaksaan atas dirinya. Tania sedih mendengarnya bahkan Inayah tidak mampu membendung air matanya....
..." Jangan pernah percaya tiga keparat ini Pak Polisi" Ucap Thamrin seraya air mata keluargaku hanya sandiwara....
...Iroh menyerang kami dengan Tuduhan pemaksaan untuk menjadi Penasihat Perselisihan kami dan Itu di lakukan dengan mengikat Dia. Hal senada juga di sampaikan Thamrin....
..." Tapikan kami sudah membuat Surat Kontrak" Ucapku tak percaya dengan di Dzoliminya kami....
...Thamrin menjelaskan Surat Kontrak itu juga harus di setujui olehnya dan tanda tangani olehnya. Aku mengatakan kami tidak tahu ada aturan seperti itu. ...
...Iroh sebegai Orang yeng Berpendidikan merasa jengkel dengan Kebodohan kami....
...Sayangnya Aku lihat seseorang melihatku' Terlihat sangat Kecewa padaku. Papa dan Mama pulang. Tapi mereka tidak memberi tahukan kepulangan mereka padaku....
..." Apa yang kamu lakukan ? katanya. Terlihat wajah Papa kecewa sekali padaku. Bahkan Mama tak Kuasa....
...Bagi Papa ini sangat mengecewakan. Aku tahu Papa selama ini meninggalkanku. Tapi kelakuanku yang sampai membawa kedua Istriku benar-benar tak termaafkan. Apalagi Helm Bogo yang ku pakai....
..."Kamu membuat malu keluarga' Kata Papa....
...Papa marah dan kecewa. Tapi Tania meminta maaf atas diriku. Tania menangis Histeris dan Inayah hanya memelukku....
...Tim dan Papa(Tania) Juga Akhirnya datang. Dan memeluk Papa. Papa(Tania) mengatakan ini semua salahnya yang tak bisa mendidik ku....
...Akhirnya Papa juga meminta maaf kepada Iroh atas hal yang Aku lakukan padanya....
..." Selama ini kami kurang memperhatikan Dia"'Ucap Papa kepada Iroh. Iroh yang berpendidikan memahami arti penting adanya Orang Tua....
...Tapi Tharmin tetap menaruh kecurigaan pada kami. Aku hanya bertersenyum dari balik Helm Bogoku....
...Papa memandangku...
.
..." Papa akan bicara denganmu nanti" Ucap Papa....
...Esoknya kami' Papa dan Mama pegi ke Mall. Papa merasa amat tersinggung. Bahwa Aku harusnya mendapatkan yang lebih baik. Tania kembali ribut dengan Sang Satpam....
..."Kenapa keluargaku selalu kena Diskriminasi seperti ini" kata Tania Tak percaya....
...Tania terlihat sedih. Dan Papa marah-marah pada seorang Pelayan....
..." Apa tidak ada Barang Limited Edition !!! Ucap Papa jengkel. Dan Mama membantu Inayah untuk menjaga Bayi kami. Mama senang sekali pada Cucunya. Dan Aku kepanasan dengan menggunakan Helm....
...Tania marah karna Larangan Baru. Dia merasa Diskriminasi selalu terjadi di Negara manapun....
__ADS_1
...Tania menunjukan "DI LARANG MASUK PRIA BERHELM BOGO/BALAP"...
...Aku merasa nyaman menggunakan Helm Bogo tapi aturan tlah di rubah di Mall' Jadi Papa(Tania) membelikan Helm Balap padaku atas saran Job yang juga telah di putuskan Suhaimi Sopir Ambulance atas Kesapakatan Tim. Jujur Aku ingin membunuh mereka semua....
...Bahkan makan malam dengan keluarga Anita juga amat mengerikan untukku....
...Anita menanyakan kenapa Aku jarang sekali bicara. Aku fikir mana ada Orang yang akan senang Bicara saat pakai Helm. Bahkan Tania dan Inayah menjadi akur karna mereka suka warna yang sama....
..." Apakah warna pink tidak terlalu mencolok? Tanya Anita....
...Menurut Job. Helm yang ku pakai menyelamatkan Orang lain. Anita tak mengerti' Job mengatakan saat Dia di intrograsi Oleh para Begundal yang hadir ini....
..." Pria ini " Tunjuk Job padaku....
...Lebih berbahaya daripada yang lain....
...Papa kembali dengan sedikit kecewa....
..." Maaf Papa belum bisa mendapatkannya" Ucap Papa....
Tania masih sibuk berurusan dengan Sang Satpam.
...Kami harus mencari ke Mall yang lain. Hasilnya walau tidak ada peringatan 'Tania tetap ribut dengan Satpam....
..." Mbak' Helmnya Bisa di Titipkan" Ucap Satpam....
...Tania marah. Dan sekarang Orang bebas membawa masuk Tas mereka. Tapi tidak pernah Helm. walaupun adanya Keamanan yang baik. Tapi Helm tetap selalu aneh saat Orang jalan ke Mall....
...Aku juga tidak tahu kemana Papa menghilang....
...Tania ribut masalah Diskriminasi lagi. Dia Cantik tapi tetap saja Bodoh....
..." Papa sudah menemukannya" Ucapnya senang....
...Benar saja Papa memberikanku hadiah. Aku membukanya di Mobil....
..." Semoga kamu suka" kata Papa....
...Aku hanya bisa geleng-geleng kepala. Betapa gilanya Papaku....
..." Ini Limited Edition" kata Papa puas....
...Mama juga tersenyum....
...Hadiah yang Papa kasih juga tetap hanya sebuah Helm Bogo. Tapi kata Papa itu Limited Edition' Bahkan hanya ada 100 di Dunia....
...Bahkan menjelaskan bahwa toko itu tak ingin menjualnya. Tapi Papa berani membayarnya 1000 Kali lipat....
..." Semahal itu? Tanyaku....
...Kata Papa iya. Dan Papa juga sekalian membeli Mallnya. Alasannya kasian karna Tania selalu Ribut dengan Satpam. Sepertinya Papa kurang memahami bahwa Tania ribut dengan Satpam itu bukan karna sangat memperdulikanku' tapi karna Tania Kecanduan Ribut dengan Satpam....
__ADS_1
..." Trus Bagaimana urusannya? Tanyaku....
...Selesaikan kata Papa. Aku tersenyum mendengarnya. Saatnya.....