
...Ebitda...
..." Kamu serius" Tanya Tania...
...Aku menyampaikan padanya bahwa aku akan melamar Inayah. Jadi aku harus memberi tahu Tim rencana aku dan Inayah untuk menikah....
..." Iya' Aku sudah fikirkan baik-baik" jawabku....
..." Ya terserah" jawabnya....
..." Kasihan Inayah ya" katanya...
...Apa maksudnya wanita terkutuk ini....
..." Maksudmu?" Tanyaku curiga....
...Udin hanya terkikik mendengarnya. Tania membuang muka. Sialan!!...
..." Ya Tania hanya perduli saja" kata Udin....
...Aku menatap sahabatku ini....
..." Inayah seharusnya mendapatkan Pria yang baik" Ucap Tania....
..." Wanita yang malang" lanjutnya....
...Kami bertiga di kafe. Aku mengutarakan maksud baikku untuk melamar Inayah. Sayangnya dua Cecunguk ini berpendapat lain....
..." Ya dunia memang tidak adil" Ujar Udin....
...Keparat!!!!!...
..." Trus kapan rencananya?" Kata Tania....
...Sepertinya dia bertahan tidak tertawa. Sial....
...Hanya tersenyum melihat wajah bodohku....
..." Minggu depan" jawabku....
..." Apa tidak ada Pilihan lain? Tanya Tania....
..." Ya aku sudah waktunya" kataku....
..." Bukan itu" kata Udin....
..." maksud kamu apa sih" tanyaku sewot....
..." Apa Tidak ada pria yang lain yang pantas untuk Inayah?" Ucap Udin....
..." Iya kaya kehabisan Stok saja" Ucap Tania....
...Apa mereka berdua membalas dendam padaku. Tapi aku tak pernah melakukan salah terhadap mereka. Atau jangan-jangan mereka mata-mata yang di kirimkan pemerintah untuk menghancurkanku ....
...Siapa sebernarnya dua Cecunguk ini?...
..." Aku akan lakukan hal yang sama pada kalian berdua nanti" jawabku sewot....
..." Uh ngambek" Kata Tania....
..." Ganteng-ganteng suka ngambek" Ucap Udin tersenyum....
..." Papa menyarankan kita untuk mempelajari buku-buka tentang keuangan" katanya....
..."Alasannya" Tanya Udin....
..." Entahlah" Jawabnya....
..." Papaku bilang. Walau pendidikan akademis kita baik. tapi bila tidak tahu dasar keuangan tetap akan sulit" kataku....
..." Jadi mereka mengarahkan kita sampai kesitu" Tanya Udin....
..." Kita bisa membahas bersama setelah kita membaca bukunya" Ucap Tania....
..." Lalu kenapa mereka mengarahkan kita untuk berfikir dan bukan bekerja" kataku....
..." Bahkan mereka amat Kontradiksi" Ucap Udin....
..." Entahlah. Aku tidak tahu jawabannya" kata Tania...
...Selama ini kami mencari tahu. Apa yang Para Investor lakukan. Kami hanya melakukan banyak analisis mendalam terhadap masalah-masalah tersebut. Sebenarnya awalnya itu tidaklah menggairahkan. Tapi malah sekarang menjadi tantangan tersendiri bagi kami....
..." Bahkan Tania berhenti dari pekerjaannya" Ucap Udin....
..." Kenapa melakukannya" Tanyaku....
...Biar banyak waktu bersama kalian" jawabnya sambil cengengesan....
...Ampun nih Anak Kucing....
..." Lagian Aku melihat kebiasaan yang normal. Tapi dengan kalian aku merasa tidak normal" lanjutnya....
..." Bangun' kerja dan pulang" ujarnya....
__ADS_1
..." Dan lama-lama aku bosan" lanjutnya....
..." Dan kamu butuh tantangan baru" tanyaku....
..." Tentu sayang" jawabnya sambil menirukan Inayah memanggilku kata sayang....
...Udin tertawa melihatnya....
...Ternyata panggilan sayang Inayah padaku memiliki ciri khas tertentu. Sampai Cecunguk satu ini bisa menirukannya. Ampun!!...
..." Pantas aku lihat kamu bahagia" Kata Udin....
..." Aku selalu bahagia lagi" jawabku....
..." Bukan Bahagia' Tapi Bodoh" Ucap Tania....
..." Jomblo memang selalu Iri dan Dengki" jawabku....
..." Sudahlah' Kalian berdua sama saja" Ucap Udin Prihatin....
..." Aku tuh belum mau Pacaran Tahu" Ucap Tania....
..." Jujur enggak laku' lebih baik lagi!" Ucap Udin....
..." Duh yang gagal nikah" balas Tania...
..." Maksudnya apaan? " Ucap Udin...
...Aku hanya mendengarkan dua Cecunguk ini bertangkar. Hah' Dalam hati kami saling menyayangi. Bagiku teman akan selalu ada untuk kita. Kemana kami akan pergi selanjutnya....
.......................................
..." Menarik" Ucap Pria Tampan....
..." Tapi kalian juga harus belajar Tentang EBIT" sambung Pria Tampan....
..." Apa itu EBIT" Ucap Bea cukai....
...Aku meminta waktu untuk bertemu Pria Tampan. Dan ternyata Dia amat senang....
..." Pemasukan Sebelum Bunga dan Pajak" jawabnya....
...Hal ini telah di gariskan oleh job. Tapi dia juga tak memahami lebih jauh....
..." Apa kalian telah mempelajari masalah perpajakan" Katanya....
..." Apa itu perlu?" Kata Inayah....
..." Bagaimana kalian mau berbisnis' Tapi kalian tak memahami Perpajakan" Ujarnya seraya tersenyum....
..." Tapi bukankah kita bisa menggunakan Ahli Pajak" Ucapku....
..." Bisa. Tapi bagaimana kamu tahu kalau dia Profesional atau tidak?? Tanyanya....
..." Trus bagaimana caranya biar kamu tahu? Tanya Inayah....
..." Aku ingin tanya Siapa seorang Spesialis di antara kalian ?" Ucapnya....
..." Tania" jawabku...
..." Dia seorang ahli akutansi" lanjutku....
..." Yang lain?" tanyanya lagi....
..." Udin" jawabku....
..." Dia ahli Gali Kubur" sambungku...
..." kamu juga sayang" Ucap Inayah....
...Bea Cukai hanya tersenyum....
..." Aku serius? Tanyanya....
..." Hanya Tania" Jawab Bea Cukai....
..." Kalian bisa mengambil kursus akutansi" sambungnya....
..." Untuk? Tanyaku....
..." Lakukan saja" jawabnya....
..." kenapa begitu banyak yang harus di Pelajari" Ucap Inayah....
..." Karna di butuhkan banyak Belajar dan ...
...Pengalaman" Jawabnya....
..." Bagaimana kalau kami membuat kesalahan" Ucap Bea Cukai....
..." Itu Pelajaran berbeda" jawabnya....
..." Itu Seni Kesalahan" Ucapnya....
__ADS_1
..." Seni Kesalahan? Ucap Inayah serasa bingung....
...Pria Tampan itu hanya mengangguk....
...Aku mulai memahai semuanya. Seni Kesalahan di dalam bisnis amat sangat di tekankan....
..." Berarti kami harus membuat Kesalahan" Tanyaku....
..." Tidak mesti. Kesalahan akan datang sendirinya. ...
...Tapi jika kalian tidak tahu apa yang kalian ingin lakukan. Buatlah kesalahan walaupun itu di sengaja"...
...Lanjutnya....
...Pemikiran tersebut telah di utarakan oleh Papa dan Papa Tania. Ternyata dengan mendapat banyak petunjuk' Aku melihat banyak kesamaan....
..." Jadi Itulah Seni Kesalahan? Tanyaku....
..." Benar Itulah Seni Kesalahan" jawabnya....
..." Bagaimana dengan Produk atau jasa" Tanyaku....
Aku ingin melihat kesamaannya.
..." Produk?" Pria Tampan itu hanya tertawa....
...Aku tidak tahu kenapa dia tertawa....
..." Bagaimana pendapat anda" Tanya Inayah....
..." Produk atau Jasa adalah hal yang tidak paling Penting" Jawabnya....
..." Kenapa? Tanya Bea Cukai....
..." Ya karna tidak Penting" Jawabnya....
..." Beri Contoh" Tanyaku....
..." Kamu malu-maluin sayang' ketahuan banget bodohnya" Bisiknya....
...Aku hanya melotot melihat Inayah....
..." Bagaimana Hubungan kalian? tanyanya....
..." Ya Sepert ini" jawabku....
..." Dan dia memaksa aku untuk menikah dengannya" Ucap Inayah....
..." Tidak' Dia yang memaksaku" balasku....
..." Jadi kamu tidak mau menikah denganku? tanya Inayah....
..." Ya mau" jawabku....
..." Ya kalau kamu menolak' Aku juga tidak keberatan" kata Bea Cukai terkekeh....
...Pembicaraan kami menjadi terasa nyaman. Harusnya aku membawa Inayah saja ketika Belajar dari Pria Tampan. Dia mampu merubah Nuansa....
..." Maaf kita kembali ke Topik" kata Inayah....
..." Contohnya." Kata Bea Cukai....
..." Indukmart. kamu bisa mendapatkan barang yang di jaul dimana saja. Bahkan di warung" jawabnya....
..." Tapi kenapa Indukmart selalu bisa menjual lebih baik" Tanyaku....
..." Sistem" jawabnya....
^^^"Selalusaja menyenangkan dengan Pria Tampan ini.^^^
...Pembawaan yang nyaman....
..." Apa anda Seorang Insider? tanyaku....
..." Ya aku berasal dari insider" jawabnya....
..." Bukankah anda dari keluarga berada? Tanya Bea Cukai....
..." Ya' Tapi Papa ingin aku belajar dari bawah. bahkan aku di siapkan dari bawah" Lanjutnya....
..." jadi anda pernah mengalami yang paling keras" tanyaku....
..." ya' Kerja bangunan. salles' atau sampai kuli panggul pasar" jawabnya....
" Sama aja nih anak" jawab Tania melihatku.
...Pria Tampan hanya tersenyum....
..." Aku mengenal Papanya Andrea" jawab Pria Tampan....
..." Pendidikannya jelas lebih keras daripada Papaku" Jawab si Pria Tampan....
..." Jadi anda punya pendidikan yang luar biasa" Ucap Bea Cukai....
__ADS_1
..." Tidak aku masih belajar sampai Sekarang" jawabnya.....
...Belajar? ........