
...Gelandangan...
...Amarah adalah bagiannya...
...Kata Papa(Tania)....
...Pria Tampan mengatakan kebanyakan orang adalah kehilangan dasar yang paling utama. Yaitu Amarah....
..." Jadi Bisnis memerlukan Amarah? Tanya Erika....
...Ini adalah melawan Kebiasaan Umum. Kami harus belajar menggunakan amarah yang ada dalam diri kami saat menjalankan bisnis. Ini kadang perihal tentang sikap kami yang tidak ingin menyerah....
..." Ya itu yang kalian lakukan bukan saat menghadapi jalan yang buntu" jawab Pria Tampan....
...Alasan ini juga yang membuat kami mencari seribu kemungkinan untuk mencari jalan keluar dari setiap masalah yang kami hadapi. Ini sebenarnya membuat kami lelah dan putus asa. Kadang aku menangis karna tidak bisa menahan lelahnya. Bahkan pendidikan kami juga harus membuat Tim menangis karna tidak sanggup menahan lelahnya pendidikan. ...
..." Ya benar. Ternyata itu juga yang membuat banyak orang sulit sekali menjadi apa yang mereka inginkan? Tanya Job....
__ADS_1
...Ya ini dengan alasan dengan sedikit sekali orang yang sanggup menahan sakitnya dan tidak menggerakan Amarahnya. Maka Pria Tampan mengatakan bahwa dirinya bisa memprediksi seseorang bisa Sukses atau Tidak hanya dari kata-katanya. Ini mulai kami pahami saat kami berada di dunia Pria Tampan....
...Gampangnya liat saja bila jika yang di bicarakan masalah Pendidikan Kuangan terlihat mempunyai gairah maka orang itu ada kemungkinan Sukses. Tapi jika hanya uang yang menjadi gairah maka munurut Pria Tampan orang itu hanyalah Pecandu Uang....
..." Ya karena Gairah mereka tidak mengarahkan. Saat Bisnis kalian runtuh' aku yakin kalian akan tetap bisa kembali' karena kalian punya Amarah tidak ingin kalah' walaupun kalian harus menderita" Jelas Pria Tampan....
...Kisah kami bukanlah kisah yang selalu terlihat bahagia. Bahkan saat awal dulu. Aku juga merasakan kebencian terdalam dari diriku yang harus bertahan dengan berjuang. Papa melepaskanku layaknya pandangan bahwa aku sudah Akil Balig. Saat aku tanya pada Thamrin tentang perihal itu. Thamrin menyatakan bahwa itu benar. Bahwa ketika aku sudah Balig' tidak ada lagi kewajiban orang tua padaku....
...Maka saat yang lain mendapatkan pendidikan lanjutan' malah aku harus hidup berjuang untuk belajar bekerja. Tapi Papa selalu memastikan apa yang sedang aku lakukan. Kadang itu membuatku sangat membencinya. Dan Papa juga mengetahuinya' Bahkan jika puasa tiba, aku hanya berbuka puasa sendiri. Ini sebenarnya membuatku sedih. Karna banyak keluarga yang berkumpul bersama. Tapi itulah hidupku. Saat aku mengatakan hal tersebut pada Pria Tampan' Dia hanya mengatakan bahwa itu juga sama dengan hidupnya....
...Jadi bagi Pria Tampan bahwa hal tersebut layaknya seekor anak ayam. Akan ada saatnya kita harus berjuang sendiri. Dan karena itu Mental yang kami miliki adalah mental yang sama. Yaitu mental ingin hidup. Tapi sebenarnya sebagian Tim juga merasakan hal itu....
...Jadi kisah hidup kami bukanlah kisah yang hanya tentang Kebahagiaan kami. Kami ingin bahagia. Dan jelas Bea Cukai mengatakan pada Amel(Sang Manajer) bahwa kami membeli Harganya. Harga itu sangatlah mahal' Jadi kami tahu bagaimana rasanya....
..." Penderitaan itu sebenarnya membuat kami ingin berhenti" Ucap Suhaimi Sopir Ambulance....
...Walaupun Tim mendapatkan dukungan penuh dari Papa(Tania)' Papaku dan Pria Tampan. Tapi kami harus merasakan keletihan yang amat luar biasa. Ini di akibatkan betapa Bodohnya kami. Karena dasarnya adalah kami di haruskan berpikir dan selalu berpikir. Tapi Papa mengatakan bahwa hanya dengan berpikir sajalah kami bisa keluar dari masalah kami....
__ADS_1
..." Ya' Makanya saat kalian menyerah. Maka aku juga tidak akan bisa membantu kalian" Jelas Pria Tampan....
...Jadi sebab inilah kenapa Pria Tampan mengatakan bahwa dirinya tidak akan mampu membantu Orang Miskin. Karna baginya akan sulit bila yang di bantu saja tidak menginginkan. Jadi Pria Tampan hanya bisa membantu orang yang hidupnya ingin Bebas secara Keuangan. Dan mau melakukan apapun untuk itu. Bahkan kami juga merasakan bagaimana menderitanya kami. Tapi saat semuanya telah terlawati' kami seperti melihat hal yang tidak pernah kami percayai. Maka pemahaman yang menyatakan " Menjadi Kaya itu harus Otomatis" Itu benar adanya. Jadi sebenarnya adalah intinya tetap pada Aset. Pria Tampan meminta kami membangun Bisnis kami. Jadi kami harus hancur dahulu karna butanya pengalaman dan setelah itu kami di haruskan membangun lagi. Ini membuat kami menumpuk hutang. Membuat kami menjadi buruan Penagih Hutang. Tapi kami tetap melakukannya. Inayah kadang menangis saat kami seperti menjadi Gila dengan Keinginan kami. Tapi kami tidak perduli. Bisa semalaman kami tidak tidur untuk memecahkan masalah yang membelit kami. Resikonya sangat tinggi. Apalagi kami memulainya tanpa sepeser modal sekalipun juga. Alasan Pria Tampan adalah menginginkan kami menjadi lebih Cerdas. Permintaan kami untuk beberapa orang yang berharap menginvestasikan Uangnya pada kami pun tidak pernah berhasil. Alasannya adalah karna tidak ada di Tim kami yang pernah membawa perusahaan kami ke Publik. Jadi kami harus terus mencari Pemodal yang mau menginvestasikan uangnya pada kami....
..." Dan karena kami tidak pernah menyerah' akhirnya membuat kami berhasil ? Ucap Biore....
...Pria Tampan mengangguk....
..." Tapi alasannya adalah ketahanan kalian. Sedikit orang yang bisa bertahan seperti kalian " Balas Pria Tampan....
...Alasan kami bertahan adalah sebenarnya mudah' Yaitu karena kami sudah tidak ada pilihan lain lagi....
...Alasan itulah yang di kemukukan Papa pada kami. Bahwa jika kami menyerah' Kami bisa kembali ke kehidupan kami dulu. Aku dan Udin akan menjadi Penggali Kubur yang jarang ada orang yang meninggal juga. Tapi jika kami hancur juga' Tim sudah siap dengan Penderitaan yang akan kembali pada mereka. Maka karena itulah kami tidak pernah berhenti. ...
..." Dan itu mengerikan" Kata Sobari Dukun....
...Karena bertahan dalam kebodohan kami bukanlah sesuatu yang tidak beresiko. Awalnya Pendidikan Aset itulah dasarnya. Kami harus belajar menciptakannya dan membangunnya dan kemudian membelinya. Tapi lambat laun kami harus melakukan tiga hal tersebut secara bersamaan....
__ADS_1
...Tapi kami tetap tidak mampu bertahan atas sikap iri kami sebagai manusia. Kami ingin memiliki apapun juga. Aku yang tinggal di rumah Papa dan hidup bersama Bu Surti' ingin merasakan hidup yang pantas. Eforia akan uang pertama kami menenggelamkan Tim. Saat tersadar semua Tim harus menjual murah apa yang mereka miliki' karna Tim terbebani Hutang Milyaran Rupiah. Kami harus membuat bisnis itu kembali lagi. Dalam Lima tahun perusahan itu benar-baner hancur. Kami menjadi Gelandangan dan itu lebih kejam dari awal kami. ...