
...Erika...
...Inayah memasuki kehamilannya. Pada saat dulu dia menghadapi ngidam' Inayah begitu merepotkan. Tapi untungnya bukan aku yang kena masalahnya. Tim yang mengalami cobaan itu....
..." Aku baru kali ini menderita seorang ibu-ibu ngidam" Ucap Erika....
...Erika harus menemani Inayah di rumah. menemani dia tidur. Dan ingin di perlakukan layaknya seorang ratu oleh Erika. Aku juga harus memohon pada Biore. Mereka sudah menikah. Sayangnya Erika harus menemani Istriku pada Malam pertama mereka. Biore juga menemaniku di rumah....
..." Inayah Kelewatan" Ucapnya kesal....
..." Ayolah itu permintaan Cabang Bayi" Balasku....
...Dia tidak habis fikir' kenapa ada manusia aneh samacam Inayah....
...Keesokan harinya Tania begitu senang mendengar penderitaan Penganten baru tersebut....
...Naas' Tania sekarang yang harus menderita....
..." Cobaan apa lagi ini" Ucapnya berderai air mata....
...Tania harus melayani Inayah selama seminggu....
...Job' Udin' Suhaimi Sopir Ambulance' Sobari Dukun' Kurir' Biore harus was-was. Mereka tidak ingin mengalami penderitaan yang di derita Tania dan Erika....
...Tapi seberapa mereka mengantisipasi' Akhirnya mereka tetap menjadi korban kekejaman Inayah....
...Bahkan Suhaimi Sopir Ambulance harus selalu menemani Inayah seharian penuh. Suhaimi Sopir Ambulance matanya berkaca-kaca....
..." Cukup satu anak" kata Job padaku....
..." Aku ingin punya banyak Anak" kataku....
..." Hanya satu" kata Biore kasar....
...Mereka takut ini akan menimpa lagi pada nasib mereka....
..." Gara-gara kamu Tim jadi kesal padaku sayang" ...
...kataku Pada Inayah....
...Sekarang Inayah menghadapi masa kehamilan' Jadi penderitaan Tim sudah selesai....
..." Ya itu cobaan untuk calon Papa" Ucapnya....
..." Sobari Dukan malah marah-marah padaku" Ucapku pada Inayah....
..." Dia selalu bilang aku harusnya yang menderita" lanjutku....
...Inayah hanya tersenyum. Mengingat Sobari Dukun harus selalu membuat cerita anak-anak pada Inayah....
..." Tapi Dia pintar bercerita Sayang" jawab Inayah....
__ADS_1
...Aku hanya tersenyum mengingat Sobari Dukun bercerita. mengingatkan Orang tua yang bercerita pada anak-anak menjelang tidur. Dan sayangnya dia tanpa Buku Panduan. Jadi Sobari Dukun harus memeras Otaknya....
..." Mungkin suatu saat Dia akan jadi Pendongeng sayang" kataku sambil tertawa geli....
...Mengingat bagaimana konyolnya Sobari Dukun harus bercerita pada Inayah....
..................................
..." Bagaiman kabar Inayah" Tanya Tania....
...Saatnya aku yang menemani Tania untuk mengasuhnya....
..." Ya dia baik. ini Usia kehamilannya yang ke 3 Bulan" jawabku....
" Ku harap Dia tidak merepotkan ku lagi" Ucapnya.
...Tania tidak ingin mengalami satu minggu terberat bersama Inayah lagi. Inayah hanya ingin di temani Tania di malam hari. Jadi Tania masih bisa ada kebebasan di siang hari. hanya saja dia harus merelakan para Pengasuhnya memberikan waktu untuk Inayah....
..." Seharusnya kalian membayar ganti Rugi padaku" Jawabnya sewot....
..." Mereka juga di siksa Inayah" Kataku....
..." Tapi aku tidak terima" Jawabnya cemberut....
..." Ayolah" jawabku....
...Dia masih saja cemberut dan marah atas kejadian itu. Aku tidak tahu bagaimana Anak kucing ini di Usianya yang sudah tidak remaja lagi tetap seperti anak kecil. Saat mengenalnya dia tetap seperti itu....
..." Aku tidak mau" Jawabnya....
...Pria apa yang nanti sanggup bertahan dengannya. Mungkin Dia butuh suami yang kesabarannya. Yang setingkat lebih besar lagi. Aku selalu bilang pada Inayah' Aku selalu cape menghadapi Tania....
Inayah hanya tersenyum mendengarnya.
..." Tania adalah cinta kalian" Ucap Inayah....
...Memang benar kami semua mencintai Tania. Tapi bukan harus terus membuat kami jengkel. Job yang kelelahan harus meengalami strees berat karena Tania merengek untuk di temani. Dan Kurir harus menjelaskan pada Sarah bahwa Tania itu Timnya. Sarah yang tidak tahu apapun tentang kami. Merasa kelakuan Tania seperti gadis penggangu rumah tangga Orang....
..." Aku bikin perhitungan pada yang lain" Ucap Tania....
..." Awas saja" katanya marah....
...Aku mengantisipasi Ucapannya....
...Tania pernah membawa semua Tim untuk menemaninya jalan-jalan ke luar kota. Hanya untuk membeli sesuatu yang dia inginkan. Dan dia meminta kami untuk langsung memesan pesawat untuk kembali. Dan itu secara dadakan. Dan Suhaimi Sopir Ambulance bertindak tegas. Dia berbicara sebagai orang yang bertanggung jawab atas Tim. Sayangnya Dia hanya di kena damprat Tania saja. Pemimpin Tim itu hancur di hadapan Tania....
..." Semoga suaminya adalah seorang Pemimpin terbaik dunia" Kata Suhaimi Sopir Ambulance dengan getir....
...Aku hanya tertawa melihatnya....
..." Job bilang dia akan kencan" Ucap Tania....
__ADS_1
..." Aku tahu" Balasku....
..." Tapi ku harap kamu jangan mengganggu dia dulu" sambungku....
...Tania hanya tersenyum....
..." Jadi kamu akan menggantikan Dia untuk menemaniku" Tanyanya sambil senyum penuh maksud....
...Ampun!...
..." Iya i' itu tersarah kamu saja" jawabku....
..." Bagaimana? Tanyanya....
...Dasar Tania' Kenapa aku juga harus menanggung beban Job. Itu saat giliran Job menemani Tania. Jadi mau Job mengalami insiden Biore. Aku tidak mau menggantikan Posisi Job. Jadi biarkan saja Job mengalaminya sendiri. Semuanya telah membuat kesepakatan untuk mengasuh Tania....
..." Job harus tanggung jawab dalam kesapakatan" Ucapku....
..." Bagus sayang" Ucap Tania....
..." Papa ingin kita bertemu besok" Ucap Tania....
...Selalu ada pelajaran Baru. kami selalu mendapatkan waktu untuk bertemu Papa Tania. Dalam satu bulan biasanya kami akan pembelajaran dari Papa Tania dan Pria Tampan. Dan Papa Tiga bulan sekali mengajar kami. Kami tidak tahu kenapa kami ingin terus belajar. Tapi ini juga yang membuat kami tidak pernah mengalami masalah dalam hal Bisnis atau Investasi kami....
.......................................
" Hai sayang" Ucap Papa Tania pada Inayah.
..." Hai pa" Ucap Tania....
...Aturan terbaru adalah kami menjadikan Papa Tania seperti Papa kami sendiri. Ketika Beliau mendengar keluh kesah Suhaimi Sopir Ambulance. Jadi Beliau menjadikan kami sebagai anak-anaknya. Udin merasa tidak Pantas dalam hal itu' Tapi pelukan Papa Tania. Memberikan hal berarti bagi Udin....
..." Kami mulai tidak lagi menjaga jarak dengan Papa Tania. Seolah menjadi keluarga. Jadi Tania menjadi adik bungsu kami. Jelas saja kakak-kakaknya menjadi bahan siksaan adik bungsu. Erika berpendapat tidak punya adik seperti Tania. Sayangnya dia sekarang jadi kakaknya. Teman yang berakhir dalam penderitaan Istilah yang di buat Erika....
" Bagaimana Bisnis kalian" Tanya Papa Tania.
..." Baik Pa" Jawab Kurir....
..." Kalian semakin lama semakin hebat" Ucap Papa Tania....
..." Kenapa Papa ingin kami selalu belajar" Ucap Job....
..." Karna itu yang di lakukan Orang kaya" Ucap Papa Tania....
..." Apa kalian lelah" Ucapnya....
..." Ya Aku fikir" Jawabku....
...Papa Tania tersenyum. Dia bercerita dulu tidak ada orang yang pernah memberikan bimbingan padanya. Hal itu membuat dia harus melakukan lebih lama untuk berhasil. Tapi mimpinya terlalu besar. Bahkan ketika masa jatuhnya dia tidak pernah putus asa. Dan saat ini juga Beliau masih melihat sesuatu yang membebaninya Yaitu Tania....
..." Aku percaya kalian akan menjaga Tania" Jawabnya....
__ADS_1
..." Aku menyayangi kalian seperti menyayangi Tania" Ucapnya dengan mata berkaca-kaca......