
...“ Tapi kami hanya ingin membantu” Ucap Bea Cukai....
...Dia tetap ngotot bahwa salama ini yang dia lakukan adalah membantu Iroh....
...“ Gara-gara kalian aku semakin menjadi sorotan” Jawab Iroh jengkel....
...Iroh menjadi terkenal. Ya benar saja itu yang terjadi....
...” Bukankah itu bagus” Ucapku meliha pada Bea Cukai....
...Bea Cukai menganggukkan kepala. Dia setuju dengan hal tersebut. Membuat pamor Iroh semakin bersinar....
...“ Mestinya kamu merayakan itu” Jelas Bea Cukai....
...Aku juga sependapat dengan Bea Cukai. Aku menganggap itu sebagai kemenangan....
...“ Untuk apa di rayakan ? Tanya Iroh geram....
...Bagi Iroh itu malah menyakitkan. Rutinitas hidup malah semakin terganggu menurutnya....
...“ Karena kamu menjadi terkenal” Jelasku sambil tersenyum kagum....
...Aku mengagumi bagaimana Iroh sekarang menjadi Publik Figur. Dengan kecantikannya. Itu akan memudahkan hidupnya....
...“ Coba saja menjadi Vloger” Usulku....
...Aku yakin dia akan terkenal. Dan akan banyak tawaran dirinya menjadi Ambasador untuk sebuah Produk....
...“ Aku tidak tertarik” Jawab Iroh....
...Baginya itu hanya untuk gadis alay saja....
__ADS_1
...“ Kamu gadis ortodoks” Ungkap Bea Cukai tidak percaya....
...Pemikiran Iroh menurut Bea Cukai amat ketinggalan zaman. Bahkan dengan hanya senyum-senyum manis saja Iroh akan cepat jadi lebih terkenal....
...“ Coba saja main Tiktok” Saranku....
...Hanya dengan sedikit goyang aneh. Dia akan membuat di sukai para Cowo....
...“ Kamu pikir aku gadis apaan” Jawab Iroh....
...Baginya itu membuatnya malu. Liatnya saja menurut Iroh membuatnya benci....
...“ Kurasa gadis ini memang katro” Ucapku pada Bea Cukai....
...Yang membuat Iroh menahan jengkel. Karena baginya itu penghinaan akan harga dirinya....
...“ Memang tidak cocok jadi terkenal” Jawab Bea Cukai sambil menghembuskan nafas....
...“ Kalian saja yang katro” Jawab Iroh tidak terima....
...Baginya sebagian harga dirinya mulai terasa terendahkan....
...“ Jika begitu buktikan ? Serang Bea Cukai....
...Bea Cukai selalu melakukan hal ini. Membuat Iroh merasa dirinya di tantang. Bagaiamanpun harga diri Iroh telah terluka....
...“ Baik aku akan buktikan” Jelas Iroh....
...Merasa sekarang hidupnya di tantang. Maka mau tidak mau Iroh akan melakukan hal yang paling dia tidak sukai. padahal kenapa Iroh mau saja di pancing oleh Bea Cukai....
...“ Aku akan berikan waktu satu minggu” Tantang Bea Cukai....
__ADS_1
...Jadi kali ini Iroh harus bisa mendapatkan Folower yang banyak. Tapi dengan satu minggu jelas itu akan sulit....
...” Aku tidak mau. Apa untungnya bagiku” Jawab Iroh....
...Merasa dia telah di permainkan oleh Bea Cukai....
...” Ya itu sebagai pembuktian” Ucapku....
...Karena bagaimanapun juga tanpa ada bukti. Hanya akan menjadi Mitos saja....
...“ Tidak ada yang perlu di buktikan” Sanggah Iroh....
...Dan sebenarnya juga tidak memberikan keuntungan juga terhadapnya. Hanya saja bagi kami ini bisa membuktikan bahwa Iroh akan lebih terkenal....
...“ Iroh memang Ortodoks” Ucap Bea Cukai padaku....
...Aku hanya menganggukkan kepala tanda setuju. ...
...Ini hanya untuk memancing Iroh....
...“ Kalian berdua memang gila” Ucap Iroh tambah kesal....
...Baginya di permainkan seperti ini tidaklah mengenakan. Tapi dua orang yang selalu mengganggu dia akan selalu datang....
...“ Baik. Tapi kalian jangan mengganggu hidupku lagi” Jawab Iroh....
...Jadi aturannya bila dia terkenal dalam satu minggu. Kami harus tidak pernah lagi mengganggunya. Dan ini harus dengan janji tertulis....
...“ Baik. Kami akan memegang janji kami” Ucap Bea Cukai....
...Dan kami setuju....
__ADS_1