
...Donasi...
...Kadang kita harus meninggalkan apa yang kita sukai sehingga kita mengerjakan apa yang harus kita kerjakan . ...
...Kata Papa....
...Bagaimana aku bisa memberikan bunga pada inayah tiap hari saat mendekatinya. Itu dengan cara meminta bantuan Papa. Jadi dengan cara berhutang pada Papaku sendiri. Aku harus tetap bekerja serabutan saat Tim juga terbentuk. Jadi yang paling menyedihkan adalah saat aku menikahi Inayah' Mungkin aku bahagia tapi juga campur bingung. Tim juga tidak bisa membantu karna dana yang ada juga adalah rencana lamaran yang di minta keluarga Neng....
...Jadi bagaimana itu terjadi. Yang aku lakukan adalah terus terang pada keluarga Inayah. Karena tidak mungkin aku meminta bantuan pada Papa dan Mama. Aku mengibaratkan sebagai Final hidupku. Awalnya Pak Haji juga ragu dengan rencana pernikahan kami. Aku juga selalu berpikir mungkin Inayah juga bisa memilih yang terbaik. Aku sudah berjuang untuknya. Aku melakukan apapun atas rencana kami. Tapi Inayah selalu bilang bahwa dia telah tepat memilihku. Jadi saat Inayah menikahiku' bukanlah karena harta' karena aku tidak memiliki apapun saat itu. ...
..." Jadi maksud Papa' Eforia akibat uang berlebihan membuat kami buta ? Tanya Tania sedih....
...Papa mengangguk....
..." Ya itu yang terjadi pada kemenangan pertama kalian bukan" Jelas Papa....
...Papa kembali mendidik kami. Kepulangan beliau adalah keinginan kami untuk belajar banyak darinya....
...Papa adalah Pria yang tangguh. Begitu tegas dalam mendidikku. Jadi aku tahu seperti apa beliau. Bahkan dulu tidaklah mudah diriku sendiri untuk bertemu dengannya. Aku pernah ke Perusahaannya untuk bertemu Papa. Aku harus menunggu layaknya orang yang melamar kerja padanya....
...Butuh dua jam agar aku bisa bertemu dengannya. ...
...Saat aku harus terbang pun. Biasanya Papa menyiapkan akomodasi perjalananku. Dan itu juga layaknya di lakukan pada orang lain. ...
..." Aku mendidik putraku sendiri dengan amat keras. Sekarang dia mampu menghadapi segala situasi yang membuat hidupnya tidaklah nyaman" Jelas Papa....
...Aku mulai memahami ucapan Papa yang mengatakan bahwa keburukan seorang anak orang kaya adalah selalu merasa berhak atas kekayaan orang tuanya....
...Dan aku tidak pernah menginginkannya....
...Karna bagiku malah merasa tidak berhak atas apapun juga....
...Ini juga yang di ucapkan Thamrin. Tentang ilmu Waris....
...Bahwa banyak anak-anak yang akan saling berebutan warisan yang di tinggalkan orang tuanya....
...Aku sering melihat persengketaan yang terjadi tentang Warisan....
...Jadi dengan pendidikan yang Papa lakukan padaku....
__ADS_1
...Membuatku merasa tidak mempunyai ambisi atas hartanya....
..." Walaupun itu sangat kejam ? Tanya Biore....
...Papa duduk dengan menerawang jauh....
..." Papa ingin Andrea mempunyai sisi kemanusiaan. Banyak anak orang kaya yang mendapatkan pendidikan tinggi ' supaya kelak mereka bisa menjadi penerus perusahaan. Tapi aku ingin dia menemukannya sendiri. Papa hanya berharap Andrea belajar banyak dari Jalanan" Jelas Papa....
...Aku menyadari sekarang....
..."Dan itu sangat menyakitkan" Kata Inayah....
...Aku tahu itu sangat menyakitkan. Tapi itu mungkin cara Papa menyayangiku. Makanya dari kecil juga aku telah mengalami banyak hal menyakitkan. Bagiku pengetahuan dunia yang bukan hanya terdiri dari hitam dan putih. Jelas bahwa bagiku Dunia Kelabu. ...
...Karna aku juga pernah mencuri. Jadi aku melakukan apapun untuk bisa di terima secara Sosial....
..." Ya benar' Itu sangat menyakitkan" Kata Papa sambil tersenyum....
...Ini mungkin mengingatkanku pada "Film Batman Begins". Yaitu saat Bruce Wayne harus mencuri untuk bertahan hidup. Mungkin ini juga yang aku alami sebelum akhirnya menjadi Tim yang hebat dan mempunyai Para Mentor Terbaik. ...
...Tapi ini yang membuatku percaya. Siapapun bisa menjadi Sukses. Karena aku yang bukan siapa-siapa juga bisa. Yang di lakukan adalah jangan pernah takut untuk gagal dan hancur....
...Sebenarnya aku pernah merasakan sakit hati padanya. Tapi Beliau mendidikku dengan cara seperti ini. Bahkan aku tidak pernah merasakan cinta-cintaan anak sekolah. Ya mungkin nasib Penggali Kubur....
..." Papa bangga padamu" Kata Papa....
...Sebenarnya Tim tidak mengetahui beratnya hidupku dulu. Orang yang selalu bersama denganku dulu adalah Udin....
...Tapi Udin juga selalu menyangka bahwa hidupku selalu lebih baik. Dan dia baru menyadari ketika aku melakukan apapun dengannya....
Tania malah awalnya tidak amat percaya padaku.
...Tapi saat kami terus dalam Tim. Tania menyadarinya. Bahwa aku juga sama seperti yang lain. Bahkan saat tidur pun Tania sering menatapku dengan prihatin. Baginya bagaimana aku bisa melewati semua kesusahan hidup selama ini....
...Tapi saat aku terbangun dan melihatnya. Aku mengatakan padanya bahwa Henry Ford dan Thomas Edison adalah orang-orang yang berpendidikan tanpa merasakan Pendidikan Formal....
...Makanya Tim sampai sekarang terus mengejar Pendidikan....
..." Tapi dulu aku selalu iri pada yang lain" Ucapku....
__ADS_1
...Aku iri melihat yang lain bisa menikmati masa remajanya. Dan saat mereka lulus' mereka punya pekerjaan dan selalu terlihat bahagia....
..." Itulah yang Papa ingin kamu lihat dari diri kamu sendiri" Jawab Papa....
...Yaitu aku mempunyai amarah. Amarah itu selalu menimbulkan dua sisi. Aku putus asa atau semangat....
...Tapi hebatnya saat itulah Papa menjelaskan semua sudut pandangnya. Tapi itu juga hal kecil yang Papa berikan padaku. ...
..." Karena itulah yang di ajarkan Donald Trump pada kedua Putranya" Ucap Erika....
...Kedua Putra orang Kaya Raya itu juga mengalami pendidikan yang sama. Walupun Donald Trump adalah Pria yang Kaya Raya tapi tidak pernah memanjakan kedua Putranya . Bahkan kedua putranya pernah menjadi tukang bangunan....
..." Ya itulah kebanyakan yang di ajarkan Orang Kaya" Jelas Papa....
...Tapi Papa juga mengatakan bahwa hal tersebut yang biasa di inginkan orang tua yang berharap anak-anaknya Bebas secara Keuangan....
...Alasannya kebanyakan anak tidak bisa menjaga harta orang tua mereka saat orang tua mereka telah tiada....
..." Makanya Papa juga bertanya pada Andrea. Apakah dia menginginkan harta Papa" Jelas Papa....
...Papa dan aku pernah berbicara tentang hal itu....
..." Lalu apa jawabanmu Tan? Tanya Suhaimi Sopir Ambulance....
...Tim menatapku ingin tahu apa jawaban yang aku berikan pada Papa....
...Aku menghela nafas....
..." Jelas aku tidak menginginkan. Jadi Papa berencana mendonasikan pada amal kemanusiaan" Jawabku....
...Bukan berarti aku tidak suka harta. Hanya saja aku harus memulai sendiri. Aku tahu bahwa kami telah Bebas secara Keuangan....
...Tapi kami juga belum tahu apa yang akan terjadi pada perekonomian ke depan. ...
...Pendidikan kami haruslah Teraktualisasi....
...Jadi kami harus mengatahui apa yang akan terjadi ke depan....
..." Jadi sebenarnya kamu tidak sebodoh yang aku pikirkan" Kata Erika padaku....
__ADS_1
...Aku hanya tertawa mendengar ucapanku. Bahkan aku selalu mengingat dulu bagaimana kami selalu ribut yang membuat Biore bingung. Alasannya Erika adalah pacarnya( Sekarang Istrinya).Biasanya pasangan akan selalu bertengkar' tapi malah pertengkaran yang terjadi adalah selalu aku dan Erika. Dan bahkan Erika menyuruhku tinggal di luar Negri saja' ikut Papa. Karena mungkin begitu bencinya Erika padaku....