
...“ Jadi masalahnya ada Proses? Tanya Job....
...Karena ini adalah titik paling krusial. Orang akan terus berpikir tentang cara instan untuk mencapai tujuannya. Dan inilah mengapa orang-orang akan selalu melakukan cara yang di anggap cepat....
...“ Benar. Padahal amat mudah untuk bisa kaya. Yang di butuhkan hanya sebuah Proses. Tapi sayangnya orang lebih mudah untuk berpikir serba instan” Jelas Pria Tampan....
...Tanpa sisi instan maka yang ada hanyalah perasaan bahwa semuanya sulit. Maka mereka akan mencoba cara-cara yang semua orang lakukan. Bekerja sekeras mungkin untuk hasil yang besar....
...“ Apa yang membuatnya sulit? Tanya Iroh....
...Karena bagaimana bila itu di pandang sulit. Dan apa yang memang kesulitan itu....
__ADS_1
...Pria Tampan merenung sejenak....
...Aku juga tidak tahu. Tapi apapun itu lebih mengarah proses itu membosankan. Dan itulah mengapa orang-orang sulit berhasil. Mereka tidak tahan dengan kebosanan yang akan mereka rasakan. Dan karena itu mereka ingin melakukan hal-hal yang baru tanpa tahu apa tujuan mereka sebenarnya” Jelas Pria Tampan....
...Saat kebosanan menghampiri. Maka yang terjadi adalah keinginan hal baru yang di anggap akan sesuatu yang tidak akan membosankan. Tapi berjalannya waktu itu juga akan membosankan kembali. Maka mereka ingin hal baru lagi dan begitu seterusnya dan seterusnya. Tanpa komitmen akan tujuan yang orang-orang tetapkan....
...“ Karena itu orang hanya melakukan hal-hal baru. Bukan bertahan dengan satu tujuan lebih dulu? Tanya Iroh....
...” Ya. Karena rasa bosan itu sangat menyakitkan. Maka dari itu kebosanan adalah hal yang sulit di hadapi. Tapi bila kami lebih pandai. Maka sebenarnya hanya butuh sedikit waktu bila kalian tetap pada sebuah proses” Jawab Pria Tampan....
...Akan ada banyak yang kami korbankan. Dan itu memang pasti. Tapi fokus tujuan pada proses itu akan membawa kami sampai pada tujuan yang kami inginkan. Dan bila tujuan telah kami raih. Maka yang kami butuhkan adalah proses yang baru. ...
__ADS_1
...“ Apa ada cara menghilangkan kebosanan? Tanya Iroh. Karena hal itu mengacu pada sikap yang kami rasakan akan terus menerus kami dapatkan....
...“ Selalu ada. Tapi bukankah itu termasuk bagian proses. Jadi bukankah lebih baik kalian mengalami proses itu. Daripada menghindarinya. Akan lebih baik bila menghadapinya bukan” Jelas Pria Tampan. ...
...Karena itu yang akan orang lain hindari. Bukankah tidak perlu menghindarinya. Maka yang di butuhkan menjalaninya. Dan itu akan terasa ringan saat berjalannya waktu. Yang di butuhkan terus saja dengan melakukan proses itu....
...“ Apa ada yang bisa kuat dengan hal itu? Tanya Iroh....
...Karena itu terasa sangat mustahil. Mengalami kebosanan adalah titik amat menyakitkan. Dan akan terus bergulir dengan seperti itu....
...“ Aku menjalaninya. Dan teman-temanmu di sini mereka juga menjalaninya. Kami semua merasakan itu. Rasa yang tidak ingin orang lain rasakan. Dan itu sangat menyakitkan. Tapi kami terus saja melakukan itu”’Jelas Pria Tampan....
__ADS_1
...Dan terlihat Iroh bingung. Bahwa kami melakukan hal demikian. Kami rasa dia akan mengetahui bahwa yang kami lakukan itu adalah hal yang selalu menyakitkan. Dan itu benar adanya. Tapi kami tidak menolak dengan sakit yang kami terima. Dan kami telah terbiasa....