
Srek!
Seorang gadis nampak gelisah seperti biasa, dia berulang kali berguling ke kiri dan ke kanan sehingga dia belum bisa tidur.
Dan juga bagaimana bisa pipinya tidak berhenti memerah. Tidak, itu tidak mungkin.
WOOSH!
Muffy bangun dari kegiatan berbaringnya segera mengambil posisi duduk yang benar, ekspresinya nampak kacau.
Muffy sepenuhnya tidak ingin mempercayai kenyataan. Bisa jadi dia dipermainkan, bukan?
"Tidak! Tidak! Itu tidak mungkin! Menyukaiku? Jangan bercanda! Apakah senior itu memiliki masalah pada otaknya?!" Tolak Muffy menerima kenyataan, dan ayolah kenapa terasa panas.
Namun tiba-tiba dia teringat perkataan Mexim sebelumnya saat Muffy bertanya apakah otak Senior/Mexim bermasalah? Dan jawabannya kalian semua pasti tahu.
"Ya otakku bermasalah, karena aku tergila-gila padamu!" Ungkap Mexim dengan ekspresi serius nan tulus, sekali lagi Muffy memerah dan segera menutupi wajahnya dengan boneka minion miliknya.
"Memalukan!" Desis Muffy dengan wajah tertahan bantal.
Tetapi muffy berusaha kembali berpikiran jernih, kenapa dia harus bertingkah seperti ini. "Yang benar saja!" Jeritnya segera mengangkat wajahnya,
Tap...tap...
Muffy turun dari tempat tidurnya, lalu berlari kecil ke arah cerminnya yang berada tepat di samping lemari putih itu.
Saat Muffy sudah berdiri di depan cermin, hal yang dia lakukan adalah mencoba melihat penampilannya.
Muffy harus memastikan bagian mana senior itu menyukainya.
Muffy terlihat sedang mengenakan piyama model kartun dinosaurus kebesaran ditambah dengan tidak mengenakan riasan wajah apa pun sama sekali, cocok dengan ciri khas menjelang rutinitas tidur cantiknya itu, polos dan imut.
Gyut!
Muffy mengelus wajahnya, kemudian mencubitnya, apa yang menarik darinya?
"Aduh sakit!" Ringisnya kesakitan oleh ulahnya sendiri.
Muffy memiliki ekspresi berkerut. Sebab dia hanya melihat dirinya seperti orang yang tidak pernah tidur beberapa hari dengan lingkaran pandanya yang begitu besar.
"Apakah ini aku? Aku harus menaruh ampas teh untuk mengurangi lingkaran mengerikan ini!" Keluh Muffy tapi ayolah dia terlalu malas turun ke lantai bawah, dan waktu masih menunjukkan di angka pukul 2 pagi.
Jadi Muffy kembali mencoba menyakinkan dirinya lagi bagian apa yang menarik dari dirinya.
Aha!
Muffy mencoba melakukan berbagai pose seorang model. Pertama pose bersedekap ditambah sorot mata yang menawan.
Tetapi...
Ekspresi Muffy berubah mengerikan, dia merasa jijik dengan dirinya sendiri. "Hah! Sungguh memalukan!" Tolaknya mengipaskan tangan kanannya ke depan dada menolak penampilannya, dan mencoba mengganti pose lain yang lebih baik.
Sst...
Muffy melakukan pose menyamping, mengangkat lengan kirinya ke atas, dan berusaha terlihat feminim.
Tapi pada akhirnya, "Apakah kau gila?" Ledeknya lagi pada diri sendiri malu dengan penampilannya yang tidak biasa begini.
__ADS_1
Coba beritahu bagian mana Muffy terlihat sexy kalau dia sekarang sedang mengenakan piyama dinosaurus, bukankah melakukan pose itu akan sangat aneh sekarang?!
Muffy menarik napas panjang dan menghembuskan dengan pelan, dia melakukan secara tiga kali berturut-turut.
"Lupakan! Kelebihanmu hanya kau terlalu indah Muffy! Kau harus meyakinkan dirimu bahwa di dunia ini tidak ada wanita yang jelek kecuali dia malas merawat diri." Yakin Muffy tidak ingin bertingkah aneh lagi tapi perkataannya tidak mencerminkan posenya sekarang.
Dan ya posenya sekarang jauh lebih heboh dari sebelumnya yaitu dia terlihat seperti orang yang mengalami kram perut, kedua tangannya di taruh diperutnya, dan bahunya membungkuk sedikit.
Fyuh!
Muffy meniup rambutnya dan menatap dirinya di depan cermin sambil memuji, "Kau cocok menjadi seorang Top Model Muffy! Apakah sebaiknya aku mendaftar menjadi model saja, ya?" Pada akhirnya Muffy melupakan kegalauan akutnya yang mengerikan.
Sedangkan di tempat lain, seorang pemuda melihat berbagai cara lainnya yang direkomendasikan oleh doodle yaitu Cara Menggaet Gadis Impiannya, setelah gagal dengan cara sebelumnya.
Mexim menaruh harapan besar lainnya di dalam sana. Wajahnya tak berhenti memerah membacanya.
"Apa-apaan ini? Ini sangat memalukan? Meminta calon ibu dari anak-anakku menjadikan diriku sebagai seorang budak? Jangan bercanda orang id*ot mana yang akan melakukan ini?!" Tolak Mexim mentah-mentah, namun berbanding terbalik dengan ekspresinya yang aneh, pertanda hal buruk akan benar-benar terjadi pada Muffy.
"Hatchi!" Bersin Muffy yang berada di tempat berbeda dari Mexim.
***
Keesokan harinya...
"Senior? Tidak maksudku Mexim apa yang sedang kau lakukan?" Kaku Muffy dengan mulut bergerak-gerak, Oi! apa yang sedang kau lakukan?!
Mexim sedang berlutut di hadapan Muffy dan tak lupa memberikan tatapan penuh cinta.
Kemudian tanpa malu dia mengatakan hal senonoh lainnya dengan suara tinggi. "Tolong! Jadikan aku Budakmu!" Pinta Mexim minta dipukuli.
Muffy terjatuh di koridor depan kelasnya. Lelucon apa lagi ini, my lord. Apakah senior ini gila. Budak? Siapa yang mau menjadikannya budak? Aku normal, kamu mesum, seluruh keluargamu mesum! Berhenti menyeretku ke bawah bersamamu! Jerit Muffy dalam hati sungguh dia tak tahu kesalahan apa yang dia perbuat dimasa lalu, hingga harus menerima nasib seperti ini.
Sedangkan orang lain yang menonton memiliki rahang jatuh ditambah dengan bulu kuduk mereka yang bergoyang karena geli dengan situasi cinta anjing ini.
"Aku tidak bisa melihat ini lagi!" Kacau para anak laki-laki tidak bisa melihat adegan menggelikan selanjutnya.
Mexim Alexander! Kau tidak pantas menjadi budak Kumiko-chan, dan itu hanya aku! Batin Brain si imut kecil yang sedang kesal, dia mengepalkan tangannya ditambah sorot mata laser permusuhan ke arah Mexim.
"Wow! Ternyata selain penampilanmu yang menyimpang, otakmu juga menyimpang ya Muffy." Kagum Amanda membuat Muffy menoleh kasar, dan menggelengkan kepalanya keras, JANGAN PERCAYA ITU! DIA SAJA YANG MEMUTUSKANNYA SEPIHAK!
Sedangkan teman Muffy lainnya, Karin si tomboy dan mempunyai pikiran paling rasional di antara mereka, "Cih!" meludah jijik ke samping, dan kemudian memberi Muffy ekspresi berbeda.
Rasanya Muffy benar-benar ingin menangis sekarang juga, ke mana wajahnya harus ditaruh?
Mimpi buruknya seakan tidak menginginkannya untuk berhenti. Sebab sekali lagi dia ditambah shock lebih parah dari sebelumnya.
"Ini kalung bertalinya, Nyonya!" Sodor Mexim yang sudah menaruh kalung bertalinya di atas tanganya padahal benda itu hanya digunakan khusus untuk hewan piaraan saat majikannya ingin mengajaknya jalan-jalan keluar rumah.
Muffy memiliki ekspresi pucat pasih seperti setengah rohnya akan keluar.
Dia harus meyakinkan dirinya untuk pergi ke rumah sakit sekarang juga.
Sebab penyakit darah tingginya bakal kumat setelah menampar wajah seniornya itu. DAN BERHENTI MENATAPNYA DENGAN BINAR MATA SEPERTI KUCING! TIDAK AKAN ADA ORANG YANG BAKAL TERBUJUK DENGAN HAL BODOH INI. KAU HARUS TAHU ITU?!
Dari pada menjawab permintaan Mexim yang pastinya memiliki 1001 alasan yang bakal membuat Muffy tidak bisa mundur, dan harus menerimanya.
Tentu saja Muffy lebih memilih kabur dari seniornya yang mesum itu. Dan juga dia menyadari kata suka itu, omong kosong! Ini hanya kedok Mexim saja padanya. Dia mungkin sangat membencinya, hingga ia menggodanya separah ini.
__ADS_1
Secret Roman : Puk! Puk! Kasihan Mexim, perjalanan cintamu masih jauh, nak!
"Argh! GILA!!!" Jerit Muffy segera berlari begitu cepat layaknya seorang pelari profesional yang telah mendapatkan banyak medali.
Muffy benar-benar menghilang dari tempatnya. Semua orang memiliki rahang jatuh, sedangkan Mexim merasakan sesak dihatinya.
Omong kosong! Budak? Aku lagi-lagi ditolak! Tunggu saja, aku akan melaporkan artikel s*alan itu!
***
Gerald dan teman Mexim lainnya sedang berada di kelas mereka. Mata mereka terlihat jatuh.
Terlebih salah satu dari mereka menunjukkan sebuah siaran langsung melalui ponsel pintar milik salah satu dari mereka, Arnold.
"Aku akan menyembah Mexim mulai dari sekarang. Tingkat mesumnya berada dilevel berbeda denganku!" Puji Jerry mantan wakil kapten basket.
Semua orang mengangguk setuju.
"Hei, Gerald kau yang paling dekat dengannya. Apakah dia memiliki masalah dengan kejiwaannya?" Tanya Hans sang ketua kelas sambil memperbaiki posisi gagang kacamatanya, dia tak habis pikir dengan Mexim yang benar-benar buta akan cinta.
Sedangkan Gerald memiliki ekspresi rumit, kemudian dia menghela napas panjang. Apakah ini sudah benar?
"Diamlah! Kelas sudah mau dimulai!" Bungkam Gerald segera menarik dan mematikan ponsel milik Arnold.
***
SWOOSH!
Muffy berlari maraton seperti orang yang dikejar debt collector yang di mana pinjamannya sudah jatuh tempo.
Rambutnya yang awalnya hitam tergerai rapi dan indah, sekarang malah terlihat acak-acakan dan mengerikan.
Lari Muffy terhenti kala...
Bug!
Muffy menabrak dada seseorang membuatnya terjungkal jatuh ke belakang.
Muffy merasakan sakit dijidatnya. Dia berulang kali mengelusnya.
Sedangkan sang korban yang ditabrak memiliki ekspresi sebaliknya, dan dia terlihat sangat gembira. Alasannya? Tentu saja! Dia mengenal bau harum ini.
"Kau Muffy, bukan?"Tunjuk pemuda itu yang tidak lain dan tidak bukan si pengejar Muffy lainnya, si tampan playboy yang menawan, Daryl.
Kalau sudah Jodoh tak akan lari ke mana, orang yang Daryl inginkan muncul tepat di hadapannya secara sukarela dan asal kalian tahu adegan ini seperti romansa dalam novel, bukan?
**A/N
Hello readers!
Maaf harusnya saya update kemarin🙏 Akan tetapi jaringan di sini kurang baik😖
Terima kasih yang sudah menunggu dan ingin membaca kelanjutan cerita ini.
kuharap kalian tidak bosan, jika ada yang membingungkan, mohon maafkan saya🙏 Saya juga bingung sebenarnya, tolong penulis @secretroman untuk menjelaskan🤭
Oke, selamat membaca semuanya, banyak cinta untuk kalian😊**
__ADS_1