CINTA KONYOL

CINTA KONYOL
Henry Ford


__ADS_3

...Pembisnis...


...Kami mulai memiliki kantor sendiri . Bisnis Properti kami mulai melihatkan hasil. walaupun banyak yang telah di pelajari tapi kami masih tetap belajar....


...kami mulai memainkan bisnis membuka waralaba frencise....


..." Kamu terlihat keren sekarang" jawab Inayah....


...Inayah memakaikan dasiku....


..." Apa aku harus pakai dasi" jawabku....


...Dia hanya tertawa....


..." Dasar. walau kamu bodoh tapi kamu harus terlihat berkelas" jawabnya....


..." Aku merasa tidak nyaman sayang" jawabku....


..." Lagian aku tidak punya title sayang" sambungku....


...Dia hanya melototiku. Dasar wanita bisa saja ...


...membuatku jera....


..." Henry ford berhenti kelas 5 SD. kamu masih mending lulus sayang" jawabnya....


Dia bisa saja menghinaku dengan halus tiap hari.


...Tapi aku bahagia bersamanya....


..." Kamu sudah menelpon Papa sayang" tanyanya....


..." Sudah" jawabku....


...Aku selalu menelpon Papa untuk belajar sesuatu yang baru. Dia selalu memberikan petunjuk apa yang akan terjadi pada waktu dekat dalam bisnis. Walaupun sering marah' Supaya aku bisa mempelajarinya sendiri....


..." Apa Papamu ngocehin kamu lagi" tanyanya....


..." Biasalah" jawabku....


..." Kamu beruntung" katanya....


..." Bisa menikahiku." jawabnya....


..." Dih Sok cantik. ini saja Terpaksa kali" jawabku....


..." Jadi terpaksa nih" tanyanya sambil cemberut....


..." iya terpaksa. karna aku mencintaimu" jawabku....


...Pagi yang menyenangkan bersama Inayah....


.......................


..." Properti cukup stabil" kata Erika....


..." Kita tetap mendapatkan keuntungan dari Pendapatan Siluman'Depresiasi atau Amortisasi" Lanjutnya....


Kami juga telah mengerjakan Para Penasehat keuangan. Para Ahli Pajak. Broker Dan lain-lain.


...Bagaimana membayar mereka? Gampang! Biarkan mereka yang membayar diri mereka sendiri. Jika kinerja mereka bagus. Mereka akan menghasilkan banyak uang. Sehingga mereka bisa di bayar lebih mahal. Itu harga yang sepadan dengan yang kami dapatkan. Papa Tania mengatakan" jangan kerjakan sendiri' Buatlah Tim dari ahli yang berbeda-beda. Makanya di Tim kami ada Penasehat Kuangan sampai Broker....


..." Bagaimana dengan Bisnis Manufakturnya? Tanyaku....

__ADS_1


..." Sepertinya kita mulai butuh para Pengusaha" jawab Udin....


..." Apa kita Sebaiknya Berinvestasi lebih dalam lagi" Ucap Tania....


..." Ya kurasa Itu Pilihannya" Ucap Sobari Dukun....


...Bisnis yang kami ciptakan terlalu cepat tumbuh. Pria Tampan selalu mengingatkan kami agar bisnis dan Orangnya harus tumbuh bersama. Sebesar apapun bisnis yang kalian ciptakan. sejatinya akan kembali ke Nol jika kalian tidak Kompeten.....


..." Sebaiknya kita bertanya pada Papa dahulu" Ucap Tania....


..." Benar" Kata Job....


...Berapa Bisnis dan Investasi kami juga sering Gagal. Kami juga harus menderita banyak kerugian. Sehingga membuat kami putus asa. Tanpa Mentor terbaik. walau kami bekerja secara Tim. Kami akan tetap hancur....


...Awalnya kami memulai dari Bisnis . Dan kami sekarang merangkak menjadi Investor Sejati....


...................................


...Tania menamani minum kopi. kami masih terbiasa duduk di kafe....


..." Sudah sejauh ini" katanya....


..."Tidak. kita masih permulaan" jawabku....


..." Ya selalu jadi awal bukan" Ucapnya....


..." Aku tidak Berfikir kita akan sampai sini" Lanjutny....


...Aku hanya tertawa....


..." Yang berhasil membuat kita sampai di sini adalah Formula Orang Hebat di belakang kita" jawabku....


...Dengan mengikuti Nasihat dan bimbingan Pria Tampan' Papa' Papa Tania serta Seminar-Seminar. Semua yang kami lakukan menciptakan hasil. Dan mereka selalu menginginkan kami melangkah....


...Awalnya Tim kami juga mengalami kemunduran' ketika Pencapaian yang Kami dapatkan' kami merasa tidak perlu melakukan apa-apa lagi. Kami mulai bosan. Dan hidup dengan Gaya ketamakan kami....


..." Aku ingin tahu' Kenapa mereka tidak memberi informasi penting tentang Emosi kita" Tanyaku....


..." Entahlah' Tapi Papa bilang kita harus ...


...merasakannya terlebih dahulu" Jawab Tania....


..." Jadi mereka menginginkan Kita Gagal? Ucapku....


..." Bukan. Tapi Papa ingin kita hancur dan terpecah karna hasrat kita untuk saling menyalahkan" jawabnya....


...Kehancuran tersebut memang fatal. Kepercayaan Tim mulai hilang. Aku harus menyalahkam Job atas analisisnya yang salah atas sebuah Properti Tanah mentah. Dan Erika menyerang Habis Inayah dan Biore karna terlalu memaksakan Investasi yang tidak jelas. Investasi itu berskema Ponzi' Inayah dan Biore meyakinkan bahwa investasi itu menguntungkan dan terbuai pada hasilnya. Bea Cukai menyerang Tania karna terlalu hati-hati dalam berinvestasi pada sebuah perusahaan yang akan Go Publik. Intinya semuanya saling menyalahkan. Bahkan saat itu Udin berniat meninggalkan Tim. Ucapnya" Aku masih bisa Hidup tanpa kalian. Kita kehilangan siapa kita"....


..." Ternyata Papa benar. Kegagalan akan membunuh kita" jawabnya sambil berkaca-kaca....


...Tapi kata-kata Udin mengembalikan kesadaran kami....


..." Dan kesuksesan juga akan membunuh kita bukan? Ucapku tersenyum....


..." Ya" Ucap Tania....


.........................................


..." Aku perfikir kita akan hancur" Ucap Inayah....


..." Aku sedang makan" Kataku sebal....


...Bagaimana Inayah membicarakan bisnis di meja makan. memang dia tidak tahu tempat....

__ADS_1


..." Aku hanya bicara" jawabnya sebal....


..." iya' Tapi aku sedang makan" jawabku....


..." Ya dengarin aja sambil makan" katanya....


...Aku hanya menatapnya....


..." Dasar bodoh" katanya sambil tertawa....


...Aku hanya tersenyum melihat kelakuannya....


..." Aku sudah berfikir saatnya Udin melamar Neng sayang" kataku....


...Inayah hanya tersenyum. Mungkin dia berfikir saat dulu permintaan dari keluarga Neng amat terasa besar. Tapi sekarang terasa amat kecil....


..." Bukankkah itu yang membuat kita jadi seperti ini" kata Inayah....


..." iya. Aku orang yang selalu semangat Neng di nikahkan saja dengan Pria Tampan" Ucapku....


..." Ya karna kamu teman terburuk" Jawab Inayah tertawa....


...Bagaimana suaminya. Menjadi pria yang menyakiti temannya sendiri. Inayah selalu bilang aku benar-benar jahat....


..." Tapi berkat Pria Tampan dan Udin. Orang-Orang yang kita sayangi akhirnya tidak meninggalkan kita" Ucap inayah....


...Pria Tampan harus turun sendiri. Saat Tim kita mulai kehilangan kontrol atas Emosi. Kepercayaan Tim hancur....


..." Kalian mungkin bisa sendiri-sendiri" Ucap Pria Tampan....


..." Tapi kalian akan Mudah hancur" jawabnya....


...Pria Tampan tahu Tim kita masih Hijau. Dia ingin kita lebih menguatkan dalam sebuah Tim. Dia berbicara tentang kisah para orang-orang hebat....


...Dia hanya ingin kami belajar dari mereka....


..." Kapan Udin akan melamar Neng" tanya Inayah....


..." Dia bilang minggu ini" jawabku....


...Kurir juga telah menikah dengan Sarah. Pernikahannya tetap tidak mendapatkan restu dari keluarga Kurir. Tapi itu bukan halangan bagi kurir. Baginya aku bahagia menikahinya. Tidak perduli tentang Restu atau tidak. Pendidikan Bisnis telah banyak merubah Sudut Pandang kurir....


...Erika dan Biore masih berpacaran. Anehnya mereka pernah bersitegang dalam masalah Tim. Erika yang menyerang Biore atas Investasi berskema Ponzi dan menghabiskan banyak uang dan merugikan bisnis yang kami bangun. Tapi hubungan mereka tetap baik. walau saat perselisihan itu terjadi. Erika dan Biore menyatakan bahwa Bisnis dan Cinta itu hal yang berbeda....


..." Jadi kita semua yang akan menjadi perwakilan keluarga Udin" Tanya Inayah....


..." Iya" jawabku....


...Walau Udin bisa melakukannya sendiri....


..." Padahal dari awal aku setuju Neng dengan Pria Tampan" Kataku....


..." Mulai lagi" jawabnya sewot....


..." Kalau begitu. Aku saja dulu mendekati Pria Tampan itu. Aku yakin sekarang aku sudah bersamanya" katanya....


..." Jangan!! Kataku marah....


..." Kenapa? Tanyanya pura-pura bingung....


..." Karna kami Milikku" jawabku....


...Inayah hanya tertawa....

__ADS_1


..." Dasar Bodoh " Ucapnya.....


..................................


__ADS_2