
...“ Dan hal yang paling mengagumkan saat menjadi tua. Perasaan hidup akan lebih berarti” Jelas Papa(Tania)....
...Karena saat menjadi tua kita akan belajar tentang keikhlasan. Tapi Papa(Tania) juga menggariskan bahwa semua itu juga hanya bisa di rasakan pada tiap pribadi orang-orang....
...“ Bukankah hal itu tidak amat di inginkan? Tanya Job....
...Ya itu mungkin hal yang tidak di inginkan. Karena akan sulit memahami saat kita belum berada di masa itu....
...“ Benar. Tapi berpikirlah saat kalian berada di saat itu. Kalian akan melihat bahwa itu bukanlah hal yang buruk” Jelas Papa(Tania)....
...Aku hanya membayangkan bahwa hal itu adalah dimana aku tidak lagi berharap banyak. Mungkin aku masih bisa saja berambisi dalam satu hal. Tapi aku akan lebih berpikir segalanya menjadi lebih baik. ...
...“ Aku berpikir akan lebih menghargai hidup” Ucap Bea Cukai....
...Ya benar apa yang di katakan Bea Cukai. Pada masa dimana yang aku fikirkan adalah akhir perjalanan yang baik. Kami telah belajar menjalani hidup yang keras dan kami telah berakhir saat semuanya selesai. Tapi kami akan terus bahagia. Karena kami telah berusaha....
__ADS_1
...“ Ya. Saat kalian telah tiada. Saat itu juga kalian tidak pernah menyesal. Aku mungkin tidak pantas hal yang lebih(Surga). Tapi kuharap perjalanan yang aku lakukan sudah baik” Kata Papa(Tania)....
...Aku mengerti. Mungkin kami tidak pernah pantas bermimpi keindahan itu. Jadi Papa(Tania) ingin kami belajar menerima akan hidup....
...“ Jadi kami hanya harus menjalani hal yang baik? Tanya Iroh....
...Mungkin dalam hati Iroh kenapa Papa(Tania) berpikir demikian. Bukankah semua orang pantas menjalani awal dan akhir hidup yang baik....
...“ Aku berpikir demikian. Menurutku benar tentang jalan hidupku. Tapi ternyata bisa saja salah” Jelas Papa(Tania)....
...“ Kenapa bisa seperti itu? Tanya Iroh....
...Bagaimana bisa demikian. Jadi bukankah kalau benar. Bisa tetap saja benar....
...“ Apa memberi minum pada orang saat bulan puasa itu salah? Tanya balik Papa(Tania)....
__ADS_1
...Papa mengacu bahwa memberikan minum itu baik. Tapi akan berbeda saat memberikan pada seseorang di bulan puasa. Sebenarnya itu gambaran yang kecil. Beliau mengatahui lebih banyak hal. Karena bisa saja samar dalam kebaikan dan keburukan dalam hal yang berbeda. ...
...“ Kurasa jelas itu salah” Jelas Iroh....
...Bagi Iroh pertanyaan itu jelas sangat tidak masuk akal. Yang di lihat bisa saja hal dasar. Tapi Iroh juga belum pernah mengalami dalam situasi demikian....
...“ Baiklah. Kamu benar sayang” Ucap Papa(Tania) sambil tersenyum....
...Papa(Tania) menyadari bahwa akan sangat butuh memberikan pemahaman yang dalam untuk Iroh. Tapi Papa(Tania) senang. Karena Iroh bersedia mendengarkan....
...“ Jadi maksud Papa. Segala sesuatu bisa samar? Tanya Sobari Dukun....
...Aku mengetahui bahwa segala dalam hidup memang samar. Dan maka dari itu semuanya bisa saja di lakukan pengujian dahulu. Pria Tampan mengatakan adanya Due Diligence( Uji Kelayakan). Bahwa Uji Kelayakan akan memberikan hasil dalam sesuatu....
...“Ya Papa berpikir demikian. Maka Papa akan selalu mempelajari terlebih dahulu. Tapi Papa sering salah” Ucap Papa(Tania) sambil tersenyum....
__ADS_1
...Yang Papa(Tania) maksudkan bahwa segala sesuatu bisa saja tidak akurat. Tapi dengan mempelajari lebih dahulu. Bisa lebih menguntungkan atau lebih bisa di yakini....