
Di sebuah dapur restoran kelas atas nampak seorang pria tengah sibuk bermain dengan berbagai macam alat dapur karena hari ini restorannya sangat ramai dari biasanya. Pria itu nampak kewalahan dengan satu bulir keringat yang berada di pelipisnya.
Pria tampan dengan sedikit kumis samar-samar yang menghiasi wajahnya mengusap pelipisnya yang terasa geli karena aliran keringat yang sudah membentuk bulir itu.
Seorang Chef yang dijuluki Chef Yunani itu bernama Naru Attala Pattinson Gafin. Pria paling tampan di kalangan para komunitas Chef di Indonesia. Bahkan bukan hanya di kalangan para komunitas Chef, melainkan putra paling tampan dari pemilik rumah sakit terbesar di Indonesia dan beberapa lagi berada di luar Negeri.
Naru tak mengikuti jejak sang ayah yang tak lain adalah William. Chef tampan itu memilih menjadi seorang yang bergelut dengan berbagai alat dapur daripada memegang suntikan atau stetoskop seperti sang ayah.
"Rocky! cepat cari Asisten dadakan untuk satu bulan kedepan karena asistenku harus cuti selama sebulan! dia baru saja menikah dua hari yang lalu," titah Naru pada Chef yang khusus membuat hidangan dessert. Rocky merupakan sahabat Naru sejak di bangku kuliah dan mereka berdua sangat cinta dengan dunia masak memasak.
Bedanya Naru Chef serba bisa, sementara Rocky mengambil jurusan Chef dalam bidang dessert.
Di restoran itu bukan hanya dua Chef handal tersebut yang memasak menu pesanan para pelanggan, melainkan ada sekitar 7 Chef profesional termasuk Naru.
Ada dua Chef khusus hidangan pembuka, dua Chef hidangan utama, dan dua Chef hidangan dessert. Naru sebagai pemilik restoran tersebut harus ikut turun tangan sendiri jika restorannya ramai seperti saat ini.
Naru sudah memiliki tiga restoran bintang lima di berbagai kota besar di Indonesia.
Pria dengan senyum mautnya itu berencana akan membangun tiga lagi restoran di Indonesia dan 4 di luar negeri karena William dan Zinnia sangat mendukung bakat yang menjadi ladang penghasilan Naru untuk masa depan putranya kelak.
"Aku akan mengirimkan info emergency ini pada grup komunitas kita agar Chef yang lain bisa membantumu untuk mencari Asisten Chef yang cantik, seksi, dan hebat di ranjang," celoteh Rocky yang tak ada faedahnya sama sekali.
"Ide yang bagus! setelah asisten itu aku dapatkan, akan membawanya ke kediaman Wijaya agar ayahmu segera menikahkan dirimu dengan Asisten itu," cecar Naru sembari terus melakukan proses plating dengan garnish yang membuat makanan utama itu terlihat sangat cantik dan pastinya sayang untuk dimakan.
Sentuhan terakhir dari makanan utama itu adalah meletakkan daun parsley pada bagian tengahnya.
"Kau jangan mengancamku, Naru! kau bisa aku adukan pada Kinan jika kau bukan kandidat calon suami yang baik," ancam balik Rocky pada sahabatnya itu.
__ADS_1
"Kau yang lebih dulu mencari masalah denganku! sudah tahu aku ini mencari Asisten, bukan mencari calon istri! kau sudah tahu bukan, jika perempuan yang akan menjadi bagian dari tulang rusukku adalah, Kinan!"
Dua orang weiters menghampiri Rocky dan Naru. Mereka mengambil makanan utama dan penutup untuk disajikan kepada pelanggan.
Rocky dan Naru saling berhadapan. "Apa kau sungguh sangat mencintai, Kinan?" tanya Rocky ingin memastikan.
Naru tersenyum pada sahabatnya. "Tentu saja! mana mungkin aku berbohong," sahut Naru meyakinkan.
Rocky menghela napas panjangnya. "Ya, aku percaya karena seorang Naru yang biasanya dikejar-kejar oleh wanita, kini dia yang mengejar seorang wanita dan sayangnya wanita itu tak mau padamu," cicit Rocky yang mendapatkan pukulan kecil dari Naru pada bagian lengannya. "Aku bukan tipe pria yang sekali ditolak akan menyerah! aku akan terus berusaha untuk mendapatkannya," ujar Naru sembari berbalik badan hendak melangkah ke ruangannya namun, langkahnya terhenti. Chef Yunani itu berbalik menghadap ke arah Rocky. "Jangan lupa! harus ada Asisten untukku besok pagi karena aku kewalahan jika harus melakukannya sendiri dan pekerjaanku akan semakin lama jika tak memiliki seorang asisten," jelas Naru yang segera melanjutkan langkahnya menuju arah ruangannya.
Rocky hanya mencebik kesal. "Tadi saja Asistenku membantumu, aku biasa saja! kenapa dia terlihat kewalahan seperti itu?" tanya Rocky yang terkejut karena tangan seorang wanita menepuk pundaknya. "Ayo! pasti sedang membayangkan wanita seksi ya?"
Rocky menoleh ke arah wanita itu dan dia adalah Monica, Chef yang sama dengan Rocky. "Kau ini! seperti hantu saja!" Rocky mengusap dadanya yang berdetak lebih kencang.
"Ada apa?" tanya Monica.
Tiba-tiba ada pesan masuk dari Naru pada ponsel Rocky.
Naru
Jangan lupa, cantumkan gaji 50 juta dalam sebulan akan di dapatkan oleh asisten baruku.
Mata Rocky yang membaca nominal gaji Asisten itu langsung melebar dengan mulut yang juga menganga. "Gila, Si Naru! dia pikir itu daun main hambur-hambur uang saja!"
"Ada apa?" tanya Monica pada Rocky.
Chef bagian dessert tersebut memperlihatkan layar ponselnya tepat di depan mata Monica. "Kau lihat saja, Mon! ini uang bukan daun! Naru seenaknya saja memberikan gaji pada Asisten barunya sebesar 50 juta sebulan dan gaji kita tak sampai segitu," kesal Rocky ingin membanting ponselnya saat itu juga karena sangat kesal dengan sahabatnya itu.
__ADS_1
"Kau tanyakan dulu kenapa Chef Naru menggaji calon asisten barunya sebesar itu?"
Rocky segera membalas pesan dari Naru.
Rocky
Kau itu sudah tak waras? kenapa gaji Asistenmu harus sebesar itu? sementara gajiku?😤
Naru
Itu gaji yang sepadan untuknya karena aku tahu tak akan ada Asisten lain yang mau menjadi Asistenku selain Bagas yang sudah mengenalku sejak dulu. Kau tahu sendiri bukan jika aku orangnya kaku sekali terhadap orang baru dan orang asing.
Rocky
Hahaha, kau benar! kau kaku sekali Chef Yunani! yang ada orang itu kabur jika tau sifat aslimu yang dingin dan cuek bebek.
Naru
Jadi uang 50 itu cukup untuk membuat mata para calon asistenku berkilau.
Rocky
Terserah kau saja! Sultan bebas melakukan apapun.
Naru memang seorang yang terkenal dingin di kalangan para Chef karena pria itu selama berkuliah hanya fokus dengan pelajaran untuk menjadi seorang Chef terkenal, bahkan ada saat di bangku kuliah para wanita yang mengejar dirinya tak ia hiraukan sampai pada suatu hari saat ia pergi menemui ayahnya di rumah sakit, ia tak sengaja berbenturan dengan seorang Dokter cantik lebih muda dua tahun dari usianya bernama Kinan.
Sifat dingin Naru mungkin turun dari sang kakek yang memang tak mudah dekat dengan wanita, sama seperti saat perjodohan kakek dan neneknya dulu yang tak langsung akur.
__ADS_1