
"Aku berangkat dulu ya, kamu Hati-hati berangkat, bawak motornya dengan baik." ucap Syarif tidak lupa megigatkan istrinya saat ini.
Sebelum berangkat Syarif tidak lupa mencium kening istrinya itu yang sudah beberapa kali dia lakukan pada Nana dan begitu juga dengan Nana tidak lupa untuk meyalami dan mencium tangan suaminya itu sebelum mereka berpisah untuk beraktivitas hari ini.
Setelah kepergian Syarif Nana baru Bersiap untuk berangkat kerja juga, kerena tidak mungkin jika dirinya untuk libur hari ini,kerena Reza juga sedang berada diluar negeri.
Jadi Hanya dia dan Sahabatnya yang berada di toko milik Reza saat ini yang dipercaya Reza pada Nana dan Hanna.
Dalam perjalanan ke tempat Kerja Nana pagi ini tampak sangat Bahagia dan hati senang kerena mutnya lagi baik,dia masih ingat kelakuan suaminya tadi melarangnya untuk melakukan pekerjaan rumah, rasa perhatian yang dilihatkan oleh Syarif saat ini padanya sangat membuat hati Nana bisa berbunga dan rasa senangnya pada Syarif.
"Jika selalu seprti ini, Lama-lama aku bisa kepincut jatuh hati cepat pada kamu, kita tidak akan menunggu lama akan saling jatuh cinta." pikiran Nana saat ini lagi melayang kemana-mana, dalam perjalanan ke toko Tempat dia bekerja.
Namun saat Nana sedang berpikir dia tidak sengaja malah meyegol mobil yang ada didepannya saat dilampu merah.
"Auuwwwww,, pekik Nana juga jatuh dari motor itu kerena agak kencang sehingga membuat mobil ditabrak olehnya Tergores.
Mendegar mobilnya kenak segol,seorang pemuda tampan keluar dari dalam mobilnya itu, dia memperhatikan mobilnya itu lecet sedikit, sehinga dia melihat pada gadis yang baru saja jatuh.
"Kamu tidak apa-apa? tanya pria itu berpakaian rapi dengan setelan jas ditubuhnya.
"Auuuww tanganku tidak bisa digerakkan!! " ringis Nana menahan sakit di tangannya saat ini.
Pria tampan itu membatu Nana untuk berdiri dan menolong gadis yang sudah menabrak mobil saat ini, Pria tampan itu membawa Nana kerumah sakit yang terdekat dari tempat kejadian itu.
sampai dirumah sakit itu pemuda itu menurut semua biaya pengobatan untuk Nana, kerena tangan Nana sedikit terkilir dan juga ada luka lecet sedikit pada kaki Nana.
Setelah siap dengan itu semua Pria itu kembali keruangan UGD untuk menemukan gadis yang menarik mobilnya.
__ADS_1
"Kak Maafka aku sudah membuat mobil kamu lecet." kata Nana lembut sedikit bersalah pada pria itu, " Tapi nantik pasti aku akan membayar dan bertangungjawab untuk memperbaiki mobil kamu." kaka Nana mengakui kesalahannya.
"Tidak perlu dipikirkan, tidak apa, itu lecetnya hanya sedikit saja, tapi kamu luka parah kayak gini." kata Pria itu.
"Jika aku boleh untuk menghubungi keluarga kamu untuk kesini, kerena saat ini aku ada kerjaan penting yang mendesak,aku tidak bisa mengantar kamu pulang." kata Pria itu.
"Tidak perlu Kak, aku sudah menghubungi keluarga ku untuk menjemput, paling sebentar lagi datang." kata Nana sopan. " tapi aku sangat berterimakasih pada kamu Kak, telah membantu aku mengantarkan keruamha sakit." sopan Nana dengan lembut bicara pada pria yang tidak dikenalnya itu.
"Tidak apa, jika begitu aku pamit dulu ya." kata Pria itu hendak keluar dari ruangan UGD itu.
Sebelum pria itu sempat pergi Syarif sudah datang dengan wajah yang kawatir saat ini.
"Nana!! " pangil Syarif sangat kawatir melihat istrinya itu terbaring ditempat tidur rumah sakit itu.
"Mas kamu sudah datang?" kata Nana sedikit takut pada Syarif, yang akan marah padanya.
"Kenapa kamu bisa begini?" kata Syarif menatap istrinya itu dengan iten.
Syarif memutar tubuhnya melihat Pria yang ada dibelakangnya saat ini, dan Syarif menyapa pria itu dengan sopan dan berterimakasih padanya sudah menolong istrinya.
"Terimakasih Mas, sudah menolong istri saya!! " kata Syarif berkata pada Pria itu.
"Oh tidak masalah juga, kerena saya juga tidak tega melihat dia terluka tadi jadi saya antar kesini." kata pria itu santai saja.
"Untuk biaya perbaiki mobil anda saya akan mengirim ke rekening anda saja, apa boleh saya memintak nomor yang akan saya hubungi?" tanya Syarif serius pada pria itu.
"Ohhh tidak usah anda melakukan itu, mobil saya hanya lecet sedikit saja, jadi tidak perlu untuk mengganti rugi untuk hal ini." tolak pria itu lagi.
__ADS_1
"Jika begitu saya juga tidak bisa memaksa, jika nantik mobil itu memakan biaya banyak silakan hubungi saya saja." kata Syarif memberikan kartu nama pada pria itu.
"Jika itu mau anda saya akan meyimpan kartu ini." kata pria itu dengan sopan mengambil kartu nama yang diberikan oleh Syarif.
"Saya sangat berterimakasih pada anda sudah menolong istrinya saya hari ini, sekali lagi saya mintak maaf, tapi jika anda sulit untuk menghubungi saya anda bisa cari saya dirumah sakit ini." kata Syarif lagi.
"Baiklah jika begitu saya permisi dalu." kata Pria itu pergi meninggalkan ruangan UGD itu, hanya Syarif yang tingal disana dan ada satu orang suster yang lagi membantu Nana saat ini.
Syarif hanya menatap istrinya itu dengan tatapannya yang mematikan saat ini, kerena istrinya itu sudah membuat jantungnya pagi ini ingin copot kerena kaget saat Istrinya menelponnya berada di rumah sakit tempat dia bekerja.
"Sus tolong pindakan pasien ini keruangan rawat untuk hari ini."kata Syarif pada lembut pada perawat itu.
"Baik dokter!! " kata suster itu.
Nana tidak mau untuk dirawat dirumah sakit dia mintak pulang saja hari ini, Nana protes pada suaminya itu.
"Mas aku tidak mau dirawat disini, lukaku hanya sedikit kok." kata Nana pada Syarif yang tidak bayak bicara pada istrinya itu.
"Sekarang tidak ada protes Na, kerena kamu sudah melakukan kesalahan." kata Syarif sedikit santai dan cuek pada istri itu.
"Kesalahan apa yang aku buat padamu Mas?" bingung Nana saat ini atas sikap suaminya itu.
"Kerena kamu tidak bisa menjaga diri kamu, lihat sekarang apa yang terjadi, kerena kamu membawa motor dengan tidak pokus, apa yang kamu pikirkan haa???" kata Syarif sedikit kesal pada istrinya itu, kerena ada rasa takut pada dirinya jika terjadi yang lebih dari hari ini pada istrinya itu, mungkin saja Syarif tidak bisa memaafkan dirinya, kerena tidak bisa menjaga istrinya itu dengan baik.
"Terserah kamu deh hari ini, tapi jangan marah gitu padaku Mas, aku mintak maaf tidak akan mengulangi lagi kesalahanku, aku akan mengendarai motor dengan baik." kata Nana lemas, pasrah akan apa kata suaminya saat ini.
Hari ini Nana akan beristirahat seharian di rumah sakit tempat Suaminya bekerja, kerena Syarif juga tidak bisa membiarkan Istrinya itu sendiri saja dirumah tidak ada yang menjaganya nantik.
__ADS_1
Nana hari ini akan menurut apa kata Syarif saja, asalkan suaminya itu tidak bersikap cuek padanya,Nana sangat takut jika Syarif marah padanya.
**********