CINTA UNTUK DOKTER TAMPAN

CINTA UNTUK DOKTER TAMPAN
Tidak terasa tiga hari berlalu Hanna menikah dengan Reza dengan tiba-tiba saja.


__ADS_3

Tidak terasa saja sudah tiga hari Hanna menikah dengan orang selama ini dia cintai, begitu juga dengan diri Reza juga sangat mencintai dirinya, sehinga tidak sengaja dengan secepat itu Reza menikahinya di desanya.


Saat ini sepasang suami-istri itu baru saja sampai di jakarta, ditempat dimana Reza tingal selama ini, Reza membawa Istrinya tingal bersamanya dirumah yang biasa ditempatinya sendiri selama ini, kerena selama ini dirinya tidak pernah bergantung pada orang tuanya, dirinya lebih memilih tingal sendiri semenjak bekerja dengan Zaki.


Hanna hanya bisa mengikuti kata Suaminya itu saja kerena dirinya sudah menjadi istri seorang Reza,apapun kata Reza tidak bisa lagi Hanna membantah kata suaminya sendiri.


"Mulai saat ini kita tingal disini Han, aku tidak mau kamu kembali tingal dikos sempit itu."kata Reza mengigatkan istrinya itu.


"Apapun kata kamu aku mengikut Mas, kerena aku istri kamu sekarang." kata Hanna menjawab kata Reza sambil masuk kedalam rumah yang baru saja dibukak oleh Reza.


"Mulai besok aku akan meyrih HRT untuk tingal disini untuk membantu kamu mengurus rumah ini, dan kamu juga selalu ke toko untuk mengawasi toko Han, kerena itu usaha kita sekarang,semoga saja semua toko yang sudah ada di setiap daerah akan berkembang jika kita sama-sama mengelolahnya." kata Reza serius menatap istrinya itu dengan penuh arti.


"Baiklah jika begitu Mas, aku akan coba bantu kamu sebisa aku, lagi pula aku sekarang tidak terlalu repot sudah ada karyawan yang bisa aku percaya dan bisa membantu aku ditoko pusat milik kamu." kata Hanna santai dan tersenyum pada suaminya.


"Baguslah, itu lebih baik jadi kamu juga gak akan terlalu repot,sampai aku bisa bukak kantor yang bisa kita jadikan kantor pusat untuk semua toko ." kata Reza.


"Apa kamu sudah ada rencana?" tanya Hanna dengan bingung.


"Sudah aada, cuma belum siap dikerjakan sayang, setelah kantor siap kamu gak usah kerja lagi kerena sudah ada staf yang aku cari untuk usaha kita." kata Reza lembut.


"Terimakasih mas, kamu sunggu perhatian dan baik padaku." kata Hanna tersenyum saja melihat pada suaminya itu.


"Tentu saja kerena aku tidak ingin kamu capek agar kita bisa cepat punya anak." sahut Reza santai.

__ADS_1


Hanna sedikit malu mendengar kata itu, sampai saat ini Reza belum memintak haknya pada Hanna, entah apa yang ada dipikirannya saat ini, Hanna juga tidak ingin menanyakan itu, jika Reza menginginkannya maka dia juga harus siap untuk itu.


Reza melihat Hanna hanya diam saja saat dirinya menyebutkan kata anak, Reza berjalan kerah istrinya itu sambil duduk di samping Hanna .


"Kenapa diam kamu Han, ada yang salah dengan ucapan aku pada kamu??" Kata Reza dengan bingung.


"Tidak Mas, aku hanya saja bingung pada kamu, sampai saat ini kamu tidak mintak hak kamu pada ku, apa ada sesuatu yang juga salah pada diriku??" Hanna kembali bertanya dengan menatap suaminya.


"Kamu ingin aku sekarang melakukannya, kerena tidak ada siapa lagi, selain itu kita dirumah ini?" Sahut Reza tersenyum pada istrinya itu.


"Aku juga tidak ingin kamu kecewa padaku Mas, saat ini aku istrinya kamu, jadi sudah tugasku melayani kamu, tidak berhak aku untuk menolak kamu jika kamu menginginkan itu." sahut Hanna lembut.


"Terimakasih kamu mengerti sayang." kata Reza Langsung mengedong istrinya itu kekamar pribadinya.


Sampai dikamar Reza tidak menunda-nunda lagi, kerena saat didesa Hanna ada mertuanya yang dirumah itu, jadi Reza lebih memilih menahan untuk beberapa hari saja tidak memintak haknya pada istrinya,segan pada kedua orang tuanya Hanna, jika pagi-pagi mereka akan keramas, dan juga dirumah Hanna sangat kecil tidak sebesar rumah miliknya sekarang.


Reza mencium seluruh lekuk tubuh Hanna sehinga membuat Hanna mendesah menahan sentuhan Reza padanya.


"Apa kamu sudah siap dengan ini sayang,aku akan mengambilnya hari ini,apa kamu benar-benar disiap memberikan harta kamu yang paling berharga selama ini pada diri kamu??" Tanya Reza sebelum melanjutkan lebih lagi.


"Aku siap lahir bathin mas, semua aku berikan untuk orang yang aku cinta,kamu orang itu." sahut Hanna lembut ditelinga Suaminya.


Reza tidak menunda lagi,mereka berdua melakukan peyatuan itu,dihari pertama Reza akan memiliki Hanna sebagai istri seutuhnya untuknya, keduanya hanyut dalam kenikmatan itu, sehinga hanya ruangan itu yang menjadi saksi cinta mereka berdua.

__ADS_1


Tidak butuh lama mereka untuk melakukan itu, Reza tumbang disamping istri dengan keringat yang membasahi tubuhnya, rasa lelah membuat keduanya tersenyum bahagia kerena keduanya sudah sama-sama menikmati surgawi itu bersama.


"Terimakasih,milikmu sangat sempit jadi aku sangat sulit untuk membobol nya." kata Reza pelan dan tersenyum kearah Hanna yang ada di sampingnya.


"Semuanya sudah kamu dapat mas, aku sudah jadi istrinya kamu seutuhnya, tugasku akan selalu berlanjut untuk melayani kamu." sahut Hanna memeluk suaminya itu manja.


Reza mencium bibir manis itu untuk kesekian kalinya, kerena saat ini dirinya tidak bisa berenti jika bermain dengan istrinya itu,Reza sudah mulai canduh dengan lekuk tubuh istrinya.


Akhir keduanya sudah sama lelah sudah beberapa kali Reza melakukan permainan yang bikin dirinya tidak bisa berenti,Reza meyudahi kerena dia juga tidak tega melihat Hanna sudah sangat lelah melayaninya.


"Tidurlah, cukup untuk hari ini kamu melayani aku,maaf ya aku bikin kamu sakit hari ini." kata Reza mengecup bibir Hanna kembali.


"Ahmmm,aku lelah mas. " kata Hanna singkat tidak membuk matanya lagi.


Hanna terbaring lemas setelah sudah beberapa kali digempur oleh suaminya, hari ini Hanna benar-benar tidak bisa bergerak ulah Reza, seluruh tubuhnya rasanya remuk dan tulangnya merasa patah semua.


Reza hanya tersenyum melihat istrinya yang sudah tidak bertenaga lagi ulahnya, hari ini Reza benar-benar tidak bisa menahannya kerena istrinya sungguh sexy dan mengoda imannya.


Hari ini mereka berdua sama-sama tertidur dikamar yang akan menjadi tempat bermadu kasih mereka untuk seterusnya dirumah milik Reza.


Sorenya Reza lebih dahulu bangun dari Hanna, kerena Reza tidak mau menganggu istrinya itu sangat lelah, Reza bangkit dan masuk kedalam kamar mandi untuk membersikan dirinya membiarkan Nanna tidur, setelah siap Reza mencarikan obat untuk istrinya itu,Reza tahu istrinya pasti jika bangun merasa kesakitan ulah perbuatanya beberapa jam yang lalu, kerena Hanna baru saja kehilangan perawananya jadi pasti sakit.


Setelah 30 menit Reza meningalkan Hanna dirumah, dia baru saja kembali dari apotik yang terdekat ditempat tinggalnya itu, Reza masuk kembali kekamarnya, dia masih melihat Hanna masih saja tidur dengan nyenyak.

__ADS_1


"Sepertinya aku membuat kamu kelelahan hari ini Sayang??"kata Reza mendekat pada Hanna yang masih Tertidur.


***********


__ADS_2