
Malamnya Nana dan Syarif lagi vidio col dengan Hanna yang ada di desanya bersama Reza, Nama melihat Hanna terseyum padanya dirinya sangat senang bisa melihat wajah cantik Hanna terlihat bahagia lagi.
"Jadi kamu akan menikahi Hanna Za?" tanya Syarif pada asisten suaminya adik sepupunya itu.
"Benar sekali Syah aku akan menikahinya jika tidak cara ini maka aku akan kehilangan dirinya, dia sangat marah padaku kerena foto aku yang beredar di sosial media." ujang Reza pada suami Sahabat Hanna.
"Semoga saja acara kalian yang akan diadakan besok bisa lancar ya Za, aku gak bisa menghadiri pernikahan kalian berdua, kerena Nana juga akan lahiran diminggu ini, tidak mungkin aku akan membawa dia dalam perjalanan jauh." kata Syarif pada Reza.
"Tidak masala syah, aku mengerti kondisi kamu kayak mana saat ini, aku hanya akad nikah saja disini, untuk resepsinya akan aku adakan dijakarta saja." ungkap Reza lagi.
"Jika begitu semoga sukses dengan niat baik kamu Za, akau hanya bisa memberi suport pada kalian berdua." kata Syarif dengan senyuman.
Hanna melihat Nana yang duduk disamping suaminya dengan perut membucit dia hanya tersenyum saja pada Nana.
"Kenapa lo terseyum kayak gitu pada gue Han?"Tanya Nana pada Sahabatnya itu.
"Gue senang lihat lo sudah bahgia sama dokter tampan itu,tapi belum tahu gue Na apa gue bisa bahagia kayak lo berdua." kata Hanna merasa iri pada sahabatnya itu, bisa hidup harmonis dengan pernikahan mereka tampa cinta dan tidak terduga itu.
"Sayang kamu gak yakin sama aku?" kata Reza menyahuti Hanna.
Hanna hanya terseyum saja saat calon suaminya itu bertanya padanya.
"Itu kak Reza marah, entar gak jadi lo nikah. " sahut Nana bercanda.
"Usss jangan bicara begitu Sayang, kita doakan mereka baik-baik kenapa sih, kasiahan Reza." kata Syarif pada istrinya itu.
"Ohhh iya aku lupa mas. " kata mencubit pipi Syarif dengan gemas.
Hanna dan Reza melihat kemesraan Nana dan Syarif juga senang pada pasangan suami-istri itu.
__ADS_1
Akhirnya sambungan vidio col mereka disudahi oleh Syarif yang melihat Istrinya lagi tersenyum padanya.
"Kenapaelihat aku seperti itu,apa kamu menginginkan sesuatu dariku Sayang?" tanya Syarif paa Nana.
"Tidak, Aku ingin kamu peluk saja Mas,aku merindukan kamu." kata Nana manja pada suaminya itu.
"Bukankah dari tadi kamu sudah bermanja denganku dari aku kembali dari kerja?? " kata Syarif tersenyum pada istri nya.
"Malam ini aku ingin kamu bersamaku, tidak ada kerjaan lagi yang kamu urus jika dirumah." kata Nana menyandarkan kepalanya didada bidang Syarif dan sedikit megelus dada milik suaminya.
Syarif hanya tersenyum saja membiarkan istrinya itu melakukan hal yang selalu bikin dirinya senang setiap kali Nana ingin selalu ingin bersamanya.
Lama mereka diam dalam menikmati malam kebersamaan mereka duduk disofa kamar sambil menyaksikan acara di tv yang ada dikamarnya itu.
"Kamu belum ngatuk sayang?"kata Syarif sedikit bertanya pada Nana.
"Belum mas,aku juga sangat susah kali tidur mas, apa kerena sudah menunggu hari persalinan ya?" kata Nana melihat pada Suaminya.
"Nyaman sekali Mas kamu elus kayak gitu, lihat bocah yang ada di perutku bergerak lagi." senyuman Nana memperhatikan perutnya yang lari kesebelah ulah bayinya bergerak.
"Sudah tidak sambar lagi aku menunggu dia hadir dengan kita Sayang." kata Syarif membalas senyuman istrinya itu.
Nana sangat bahagia walau dengan susa paya dia hamil berbagai cobaan dan rintangan dalam rumah tangga nya, bisa dia lewatkan dengan baik.
Nana tidak mudah terpancing emosi, dia lebih percaya pada Suaminya dari pada kata orang lain, demi rumah tangga dan rasa cintanya pada Syarif sangat besar jadi semua bentengnya tidak mudah musuh akan merobohakan benteng yang sudah dijaganya dengan baik.
**
Lain saat ini didesa Hanna baru saja reza duduk santai bersama Hanna diteras rumah milik orang tua Hanna.Reza juga merasa senang besok mereka bisa menikah di kua terdekat desa Hanna.
__ADS_1
Orang Tua Reza akan datang melihat putra mereka akan menikah, kerena tidak mungkin Mama Reza akan melewatkan akad nikah putra pertamanya itu menikah dengan gadis yang sangat disukai Mamanya.
Hanna menatap Reza duduk berlawanan di kursi rotan yang ada di teras rumahnya itu, Reza juga membalas tatapan calon istrinya itu dengan senyuman dibibirnya.
"Kenapa ? apa aku terlihat tampan ??Goda Reza pada Hanna yang masih menatapnya.
"Kamu kepedean mas, mana ada kayak gitu." Elak Hanna bicara santai dan sedikit cuek pada Reza.
"Jangan Lari dari kenyataan Sayang aku melihat dari raut kamu cara kamu menatapku." candanya lagi pada Hanna dengan senyuman di bibir Reza.
"Apaan sih kamu Mas, jangan mengodaku." kata Hanna sedikit Malu.
"Apa kamu senang sekarang kita akan menikah Han??" Tanya Reza pada calon istrinya itu.
"Aku tidak percaya saja atas keputusan kamu tiba-tiba saja seperti hari ini padaku Mas, ada apa dengan kamu?" kata Hanna balik bertaya.
"Sudah aku bilang aku gak bisa jauh dari kamu Han, jadi jangan tanya lagi tentang semua ini, lupakan apa yang terjadi hari ini, aku mencintaimu Han.' kata Reza kembali menatap calon istrinya itu.
Hanna yang mendegar kata Reza hanya diam saja, dia benar-benar tidak bisa berkata apapun lagi semua itu adalah keputusan Reza sendiri untuk menikahi dirinya, bukan Hanna yang memintak semua itu.
Reza Hanya menunggu pengurusan yang di urus oleh ayah Hanna akad nikah mereka yang akan diadakan besok di kua terdekat didesa tempat tingal Hanna.
Diri reza dan Hanna hanya menunggu saja sampai hari esok,diri reza sudah tenang dirinya akan menikah dengan gadis yang dia suka dan dia cinta, hatinya bahagaia bisa menikahi Hanna.
Reza juga tidak percaya saja secepat ini dia akan menikahi Hanna, sebelumnya dia tidak pernah membahas tentang pernikahan dengan Hanna selama mereka menjalin hubungan dengan calon istrinya itu.
Selama ini reza akan menikah dengan Hanna setelah selasai adiknya menyelesaikan pendidikan di luar negeri, tapi hari ini reza membuat keputusan itu sendiri kerena Hanna sudah menyerah pada keputusan tidak ingin meneruskan lagi hubungannya lagi.
Semua itu yang membuat reza takut hal yang tidak akan bisa untuk memiliki Hanna lagi jika mereka sudah berpisah dan putus seperti apa yang sudah diucapkan Hanna pagi tadi padanya saat dijakarta.
__ADS_1
Maka dari itu Reza memutuskan akan menikahi Hanna saja,seperti saat ini dirinya yang sudah berada didesa kelahiran Hanna.
************