CINTA UNTUK DOKTER TAMPAN

CINTA UNTUK DOKTER TAMPAN
Jadi istri sah Reza


__ADS_3

Hari yang ditunggu sepasang kekasih itu Hanna dan Reza akhirnya datang juga, pagi ini mereka akan melasungkan akad nikah di Kua terdekat saja setelah kedatangan Orang tua Reza didesa Hanna, Reza yang berdiri diluar rumah Hanna lagi menunggu kedatangan kedua orang tuanya dan Juga Zaki bos dari Reza.


Zaki dan Zhidan Datang hari ini untuk menjadi saksi di Akat nikah Asisten terbaik Zaki, tidak lupa Mentari juga hadir bersama mereka dihari bagaia Hanna dan Reza itu.


Sudah satu jam Reza menunggu Mereka semua datang, akhirnya dua mobil itu datang juga, Reza melihat mobil papa dan mamanya baru saja kemasuki halaman ruamh Hanna dan mobil Zaki, reza hanya tersenyum senang.


Mereka semua turun dari dalam mobil itu, Reza yang melihat orang tuanya tersenyum padanya, dia langsung menghampiri Papa dan mama nya dan tidak lupa meyalamainya.


Begitu juga Zaki dan Zhidan menyapanya dengan penuh semangat pada Asistennya itu.


"Hai bro, memang gila kamu ya, main dadakan saja untuk menikahi anak orang!! " kata Zaki bercanda pada Reza.


"Bebukan begitu tuan Zaki, tapi yang sudah aku katakan semalam pada Anda, tidak mungkin aku akan mediam saja saat dia akan pergi meninggalkan aku. " jawab Reza Santai pada Bosnya itu.


"Makanya mikir jika seorang gadis mendekati kamu Za, jangan ada kata Segan, jika seperti itu terus tingkah kamu, kamu bisa hancur." kata Zhidan menyahuti kata Reza.


"Itu memang Salah aku Idan, mungkin aku sudah khilap saat itu." sesal Reza mengingat saat gadis dari anak Rekan bisnis Zaki itu memintanya berpoto dengan di sebuah acara di perusahaan salah satu rekan bisnisnya.


"Berhati-hatilah kamu Za mulai saat ini, jangan biarkan satu dari wanita saja mendekati jika selain Istri kamu, kerena untuk kedepanya kamu juga tidak lajang lagi." ingat Zaki pada Asisten nya itu.


" Terimakasih bayak Tuan Zaki anda telah mengingatkan saya." kata Reza pada bos besarnya itu.


"Ya sudah mari kita kedalam lebih dulu pak, tidak enak kita bicara disini. " kata Ayah Hanna baru saja datang dari dalam melihat calon besan dan bos menantunya datang.


"Terimakasih banyak pak, kami sangat senang anda sangat ramah. " kata papa Reza


"Mari pak kita masuk. " kata ayah Hanna dengan sangat rama menyambut tamu dan mertua untuk putrinya itu.


Dengan mengikut saja mereka semua yang baru datang dari jakarta ke desa Hanna.merek semua masuk kedalam rumah Hanna, kerena sebentar lagi mereka akan menuju tempat akad nikah di kua terdekat desa mereka.


Waktu yang dinanti oleh sepasang kekasih itu saat ini mereka sudah berada di tempat di mana Reza dan Hanna akan melasungkan akad nikah mereka di kua.


Hari ini semua yang datang menghadiri sangat bahagia bisa melihat Reza dan Hanna menika juga apa lagi mentari dan Mamanya Reza saat ini bisa mendapatkan menantu yang baik secantik Hanna.

__ADS_1


"Kamu sangat cantik Han!! " Punji Mentari pada Calon istrinya Reza Asisten Suami nya itu dengan senyuman bibirnya mentari.


"Terimakasih banyak mbak Tari, aku sangat senang mbak bisa datang menghadiri pernikahan aku hari ini." kata Hanna.


"Tapi itu benar sayang kamu sangat cantik hari ini,mama melihat kamu bisa pakai kebaya ini sunggu bahagia nak." kata Mama Reza sangat senang hari ini Calon menantunya itu memakai kebaya yang dibelikan olehnya.


"Terimakasih banyak ya ma, mama sudah dudah payah membelikan kebaya ini untuk ku." kata Hanna memeluk calaon mertuanya.


"Jangan bicara begitu Han, mama senang kamu jadi menantu mama, apapun akan Mama lakukan untuk kamu Nak." seny calon ketua Hanna padanya.


Tidak lama akad nikah dilangsungkan hari ini Ayah Hanna yang langsung menikahkan Putrinya dengan Reza.


"Saya Terima nikahnya Hanna handayani dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan Sepuluh gram emas dibayar tunai." Sahut Reza menjawab kata Ayah Hanna.


"Sah"


"Sah"


"Sah"


Reza memakaikan cicin nikah untuk mereka berdua yang sudah dibelikan oleh orang tua Reza ketangan Hanna.


Reza sangat bahagia hari ini akhirnya dia bisa memiliki Hanna sebagai istrinya, Reza memandangkan cicin itu dengan rasa bahagaia pada akhirnya dia bisa mempersunting diri Hanna dengan senyuman yang terkembang di bibirnya.


Setelah akad nikah itu selesai mereka semua kembali kerumah Hanna dan kembali berbincang seperti pertama mereka baru sampai tadi.


Kedua orang tua Reza mengucapkan selamat pada sepasang suami-istri itu dan juga tidak lupa Zaki dan mentari mengucapkan selamat pada Reza yang sudah berstatus suami dari Hanna.


"Selama Za, kamu sudah menjadi seorang suami, semoga kamu bisa menjadi suami yang baik buat Hanna, jangan sia-siakan istrimu." Ucap Zaki pada Bawahannya itu.


"Selamat juga Ya Hanna, sekarang kamu sudah jadi istri dia,sekarang kamu juga akan bernasib sama dengan aku, akan melihat sikap dingin mereka setiap hari. " Senyum Mentari bercanda pada Mereka berdua.


"Terimakasih banyak Tuan dan Nona Mentari kalian sudah datang hari ini, saya sangat senang." kata Reza pada Bos dan Istri bosnya.

__ADS_1


**


Hari ini Nana dan Syarif bahagia melihat sahabatnya sudah menikah, Akhirnya apa yang diinginkan oleh Hanna sudah di dapatnya Reza sudah menjadi suami sahnya.


"Selamat ya Za lo sudah jadi suami sekarang, lo jaga itu Hanna jangan lo bikin menagis lagi dia ." kata Syarif dalam bicaranya pada Reza.


"Terimakasih banyak syah, Gue akan jaga dia sekarang, kerena dia istri gue sekarang." jawab Reza pada Syarif.


"Lo tiru gue Za, sekali menikah gue langsung jatuh cinta pada mantan karyawan lo, sekarang gue gak bisa lepas dan jauh dari gue." canda Syarif lagi pada Reza.


"Lo emang begitu orangnya, beda sama gue."kata Reza santai.


"Ya iyalah, masak gue harus angurin bidadari cantik." kata Syarif tidak mau kalah.


Hanna dan Nana hanya bingung mendegar pembicaraan mereka berdua lewat ponsel mereka masing-masing.


"Apa sih kalian berdua kok malah ribut, Lihat itu Hanna sudah bingung Mas dengar kalian berdebat kayak gini. " Protes Nana pada Syarif.


"Mereka ini mana ada yang mau mengalah jika sudah bicara Na." sahut Hanna pada sahabat nya.


" Ehhh apa rasanya lo sudah Sah jadi istri bos tampan lo itu??"


"Dia bukan bos gue tapi mantan bos gue Na." sahut Hanna dengan malas.


"Apaan sih kamu sayang,kamu tetap yang akan mengurus toko selagi aku bekerja dengan tuan Zaki." sambung Reza pada istrinya itu.


"Betul itu kak Reza, jangan biarkan dia diam dirumah ya." kata Nana.


"Kamu tenang saja Na, aku tidak akan biarkan dia diam dirumah, aku bukan dokter tampan itu, hanya bisa mengurung istrinya dirumah saja setiap hari." Ejek Reza pada Syarif.


'Diam lo Za, jangan samakan gue sama lo, gue gak tega tegok istri gue kelelahan setiap pulang kerja, Lagi pula gue masih bisa untuk


mengasih dia nafkah." santai Syarif bicara pada pada asisten suami adik sepupunya itu.

__ADS_1


*********


__ADS_2