
"Baiklah saya rasa perkenalan kita cukup sampai disini,terima kasih.Semoga kalian bisa diajak kerja sama"kata pak fahmi.
Pak fshmi merapihkan bukunya beranjak untuk keluar kelas.
Tak lama bel istirahat pun berbunyi,waktu istirahat pun tiba sebagian murid-murid berhamburan kaluar menuju kantin,nunu dan teman-temannya masih tetap berada di kelas.
"Ssstt kenapa diam aja?"tanya dewi.
"Enggak wi,gak tahu kenapa hari ini gue gak semangat banget pingin cepet-cepet pulang"kata nunu.
"Lo kenapa?gak enak badan bukan?"tanya santi.
"Enggak gue baik-baik aja".
"ayo kekantin"ajak dahlia.
Nunu dan sahabatnya pergi menuju kantin.
"Nu gue perhatiin guru baru itu suka deh sama lo,uuuuuu kenapa sih giliran gue suka sama cowok dia malah suka sama lo nu"dewi cemberut.
"Haha...Mana gue tahu,yaelah wi ambil aja,gue gak ada niat buat pacaran sama guru"nunu mencubit hidung dewi.
"Tapi kan dia minatnya ke lo nu,lo nyadar gak sih sih tadi dia ngomong panjang kali lebar ksana ksini tapi matanya ujung-ujungnya ngeliat lo,nah giliran liat ke lo lama banget udah gitu segala senyam-senyum.Lo tau gsk senyum nya itu bikin jiwa jomblo gue meronta-ronta minta di pacarin sama tuh guru,jangan bilang gitu lo nu nanti kalau udah jatuh cinta sama dia baru tahu rasa lo nu"goda dewi pada nunu.
"Haha..Bener wi betul banget lo wi,lo mau sampai kapan kaya gini terus menutup hati lo sama cowok,lo tau gak yang ada gugun ngiranya lo gak bisa move on dari dia"kata dahlia.
"bener tuh li,ayolah nu semua cowok tuh beda gak bisa lo samain kaya mantan-mantan lo,kalau lo begini terus nanti lo malah jadi perawan tua"tambah santi.
"Gue bukannya gak mau move on dari gugun tapi gue lagi belum minat jalin hubungan sama siapa pun jadi males aja sama cowok"jelas nunu.
"Gue punya ide nu gue yakin gugun bakalan nyesel sama lo,secara para lelaki ngejar lo eh lo malah dijadiin lo seperti mainan,gimana mau ikut permainan gue gak,terserah sih lo mau atau enggak"suara santi diperkecil sedikit berbisik agar hanya mereka berempat yang mendengar.
"Jangan bilang lo nyuruh gue renspon salah satu cowok yang nembak gue atsu lo mau jodohin gue sama pak fahmi"tebak nunu.
__ADS_1
"Sssiiip itu lo pinter tp ini bukan sembarang cowok,lo ngerti maksud gue kan".
"pak fahmi guru bahasa inggris itu bener kan tebakan gue lo mau jodohin gue sama dia"jawab nunu.
"Duuuuh lo pinter banget sih"santi mencubit pipi nunu.
"Maaf san gue gak minat untuk saran lo itu,lagian kasian juga kan kalau dia tau gue cuma mau manas-manasin gugun biar dia nyesel ke gue,itu gak adil buat dia san.gue gak mau"tolak nunu.
"Maksud gue bukan gitu nu,gini loh pak fahmi kan kelihatannya suka nih sama lo,yaah minimal kalau dia senyum atau lo renspon dikit aja pas pada ada gugun itu aja,terserah lo mau gimana pun rensponnya mau biasa aja atau yang luar biasa,lo ngerti kan maksud gue"jelas santi.
"Coba aja nu"kata dahlia.
"Lo ikut rencana gue deh ini gak akan nyakitin dia atau lo tapi kalau lo pingin status lo sama pak fahmi beneran jadian juga gak apa-apa siapa tau hati lo berubah pikiran haha.."goda santi.
"Males ah Lo yakin rencana ini san".
"Yaaaaahhh gue patah hati dong gebetan gue itu"dewi menyela omongan mereka.
"Mmm oke gue lepasin pak fahmi buat lo nu gue mengalah gue rela demi sahabat gue".
"iiiiiiiiiiiiddddddiiiiiiiiiiihhhhh"kata mereka bersamaan.
"Haha..gue gak ada yang dukung sedih banget sih jadi gue hiks hiks hiks"dewi pura'pura menangis.
"Auuuuuu ahhhh"jawab mereka serempak sambil tertawa.
Setelah selesai makan dikantin nunu dan sahabatnya menuju taman sekolah mereka melihat seseorang sedang duduk di pojok bangku taman,seseorang yang tidak asing lagi bagi mereka ketika mereka mendekat ternyata benar saja orang itu adalah orang yang mereka kenal orang itu ialah gugun dan melisa sedang duduk berdua ditaman.
"Dasar buaya buntung kelas teri"ucap dewi kesal.
"Laaaahh kok lo yang kesal sih wi"nunu tertawa melihat tingkah laku dewi.
"Habisnya gue terbawa suasana nu dia udah nyakitin temen gue sekarang gue liat dia lagi mojok pacaran di situ"dewi menunjuk kearah gugun dan melisa.
__ADS_1
"Hahahaha bener-bener si dewi hayo cepat jangan kotorin mata kita ngeliat adegan yang gak pantas di lihat"dahlia menarik tangan para sahabat nya.
Merekapun tertawa hingga gugun dan melisa menoleh ke arah mereka,gugun yang tadinya memegang tangan melisa seketika melihat kearah nunu dan melepaskan pegangan tangannya yang ia sematkan ke tangan melisa,sontak sikap gugun membuat melisa kaget dan sangat kesal dengan sikap gugun.Tak lama gugun beranjak dari tempat duduk nya untuk pergi kini melisa di tinggalkan gugun sendiri di bangku taman sekolah.
Dewi yang melihat adegan itu pun matanya terbelalak kaget.
"Eh lo liat coba,gugun ninggalin melisa setelah liat lo nu"kata dewi.
Merekapun menoleh kearah melisa,santi dan dahlia pun tertawa kecil.
"Apa urusannya sama gue,lo ini ya apa-apa dikaitkan sama gue gak habis pikir gue"kata nunu kesal.
"Memang kenyataannya gitu kok,yang gue lihat gitu adanya"jawab dewi.
"Berarti gugun masih ada rasa sama lo nu"kata santi.
"Kalian ini ya,mana ada orang cuma taruhan ada rasa sayang aneh"kata nunu.
"Siapa tahu dia mulai timbul rasa cinta ke lo nu setelah lo jauh dari dia"jawab dahlia.
"Kalau sudah tiada baru teraaaaassssaaa"celetuk dewi.
"Bang haji ROMA IRAMA kali aaaaaahhh"kata nunu.
"Hahahaha...Bener tuh lagu ngena banget nu"kata dahlia.
"Haha Bisa aja lo nu"tambah santi.
"Wooooy,gue serius kali malah di bawa bercanda lo mah nu sungguh teeeeerrrrlaaaalluuuuu"kata dewi.
Mereka pun tertawa,entah lah apa yang mereka bicarakan.
Disatu sisi hati melisa merasa sedih karena gugun tiba-tiba saja pergi meninggalkan dua sendiri tanpa pamit apalagi setelah ia tahu sikap gugun berubah setelah melihat nunu barusan.
__ADS_1