
Deni mendatangi nunu ia tahu jika nunu adalah kekasih gugun,meskipun ia tahu tanpa di ajak pun nunu pasti datang karena ia adalah kekasih gugun.
"Nu nanti ikut kan kerumah gugun"tanya deni.
Nunu menatap wajah sahabatnya dan mengangguk,sontak membuat dewi dan santi kaget membelalakkan matanya.
Ketika deni pergi dewi dan santi langsung mengintrogasi nunu.
"Lo serius nu mau ikut,apa lo yakin"dewi tak percaya dengan keputusan nunu.
"Lo beneran yakin nu,kalau gue mah ogah"tambah santi.
Dahlia yang mendengarkan pembicaraan temannya pun hanya terdiam tak berkomentar.
"Gue cuma gak mau aja dengan kejadian ini kita bermusuhan,gak ada salahnya kan untuk berteman.Lagian gue biasa aja udah anggap dia teman gak lebih dari itu,meskipun dia seperti itu ke gue jahat bikin gue kecewa tapi gue gak menyimpan dendam"kata nunu.
Tanpa mereka sadari ketika deni sedang berada di belakang tak sengaja mendengarkan pembicaraan mereka,deni yang mendengarkan ucapan nunu begitu lapang dada merasa bangga dengan ucapan yang dilontarkan oleh nunu"Gue yakin lo cewek baik nu,gugun bodoh sudah menyia-nyiakan lo.gue semakin kagum sama sosok lo nu,tapi gue gak bisa berharap lebih dari perasaan gue ini cuma sebagai pengagum rahasia lo saja gue sudah bahagia"batin deni.
Deni mencatat orang yang akan ikut untuk menjenguk gugun ketika pulang nanti,lalu pergi menuju tempat duduknya.
Seketika santi mengejutkan dahlia yang kala itu sedang melamun.
"Li gue mau ngomong sama lo penting,tapi lo harus jawab jujur sekarang juga"santi memecah keheningan membuat dahlia kikuk.
__ADS_1
"Sssso...so..soal apa san"jawabnya gugup.
"Sebenarnya lo tau kan soal gugun sama melisa,jawab pertanyaan gue"santi menatap lia penuh penekanan.
"Mmmmm...oke gue ngaku salah gak secepatnya kasih tau nunu,sebenarnya gue tahu tanpa sengaja,gue udah mau ngomong tapi gue liat nunu udah mulai ada rasa sama gugun,gue takut nanti nunu akan sedih,gue juga bingung harus mulai dari mana menceritakannya ke nunu,gue terlalu pengecut san kalah sama rasa gak tega gue"ucapnya penuh penyesalan.
"Terus lo lebih memilih nunu kecewa gitu,bagi gue sedih atau kecewa itu sama aja li,sama-sama gak enak.Lo tega li harusnya setelah lo tau semua lo ngomong sebelum nunu semakin sayang sama gugun apa pun konsekuensi nya"santi kesal.
"Awalnya gue gak yakin san waktu dikantin yang mereka bicarakan itu nunu,gue takut salah.Lo inget waktu pensi(pentas seni) di situ gue udah mau ngomong tapi gue urungkan niat gue ketika liat nunu senyum bahagia.Soal dia jadian sama melisa gue juga gak tau,sebelumnya gue emang curiga gugun dikasih contekan terus,setiap mata pelajaran melisa yang salin ke buku gugun.Gue rasa melisa juga posisinya sama kaya nunu,cuma dimanfaatin doang sama gugun,gue beneran gak tahu hubungan melisa sama gugun yang gue tahu nunu cuma sebagai taruhan doang itu juga gue gak sengaja denger di kantin"jelas dahlia.
Dewi,santi dan lia melihat nunu yang sedari tadi menyimak pembicaraan mereka.
"Nu maafin gue,gue emang salah.Gak seharusnya gue diam gue pengecut gak bisa ngomong apa adanya ke lo,gue gak tega liat lo sedih,maafin gue nu"dahlia memohon menundukkan kepalanya.
"Untuk apa minta maaf lagian gue biasa aja,yang sudah biarlah berlalu.Memang sih awalnya sakit hati gue siapa sih yang gak kecewa,tapi buat apa gue buang waktu buat nangisin orang kaya dia,lo gak salah lia mungkin kalau gue jadi lo pasti gue akan ngelakuin hal yang sama,ingin membuka kebenaran tapi gak tega liat sahabat gue sedih"jawab nunu.
"Makasih ya nu,gue janji gak akan gitu lagi"kata dahlia sungguh-sungguh.
"Gak usah berterima kasih lia,lain kali kalau ada kejadian seperti ini lebih baik bilang dari pada diam,mau bagaimana pun pasti ujung-ujungnya kecewa kan,ya udah gak usah dibahas jadikan ini pembelajaran buat kita"kata nunu.
Tak lama guru pun datang,mereka pun terdiam segera menyimak pelajaran yang diberikan guru.
Jam pulang pun tiba,mereka bersiap-siap pergi ke rumah gugun.
__ADS_1
Sesampai nya dirumah gugun nunu bersikap seperti teman yang lain namun sikapnya agak dingin tak seperti biasanya,gugun yang melihat kedatangan nunu langsung mendekati nunu.
"Makasih ya sudah datang jenguk aku"kata gugun sambil mendekatkan wajahnya ke nunu.
Teman-temannya berada jauh dari mereka,gugun mencuri kesempatan untuk m*******m nunu.Tiba-tiba,
PLAAAAAAAAAAAAKKK....
Satu tamparan mendarat ke pipi gugun,sekerika membuat pipi gugun panas akibat tamparan nunu yang menimbulkan bekas kemerahan pada pipi gugun.
"Kok kamu tampar aku,kenapa?"gugun kaget.
Gugun mengusap pipinya yang panas akibat tamparan nunu.
"Oh itu tadi ada nyamuk gede banget gun,aku takut nanti nyamuknya gigit kamu,terus kamu nya malah makin parah sakitnya,lebih baik aku yang matiin duluan nyamuknya."sindir nunu.
Nunu tahu gugun akan mencium nunu dengan segera nenghindar dan menampar gugun dengan keras.
Santi dan dewi yang menoleh pada mereka hanya tersenyum melihat apa yang nunu lakukan pada gugun"kalau gue jadi lo lebih dari itu nu"batin dewi.
Gugun yang masih merasakan pedasnya tamparan yang dilayangkan nunu kepadanya hanya bisa mengelus-elus pipinya,sebenarnya ia kesal belum pernah ia di perlakukan seperti ini oleh wanita bahkan wanita yang didekati gugun merasa bahagia tetapi nunu berbeda.
Di sisi lain nunu merasa puas karena telah membatalkan niat gugun untuk mencari kesempatan padanya,ia merasa jijik dengan perlakuan gugun kepadanya setelah ia menyakiti hati nunu,tanpa ada rasa bersalah gugun malah bersikap sepeeti biasa.Padahal sebelumnya perlakuan gugun tidak baik kepada nunu setelah ia memenangkan taruhannya kepada firman.
__ADS_1
Rasa cinta nunu sirna begitu saja tehapus karena kecewa yang gugun berikan kepada nunu,meskipun begitu nunu bersikap seperti teman yang lainnya tanda ada pembedaan namun rasa nya tidak lebih dari itu,semua sudah terkikis tak tersisa di dalam lubuk hati nunu yang terdalam,semua rasa itu sirna begitu saja tak tersisa sedikit pun untuk gugun"gue gak seperti cewek-cewek yang lo kenal gun,gak segampang itu jadi cewek,lo pikir lo siapa bisa seenaknya main nyosor gitu aja,tanpa lo berpikir apa yang udah lo lakuin ke gue"batin nunu.