
Diperjalanan nunu masih dengan diamnya,dewi dan santi mencoba untuk mencairkan suasana namun nihil,nunu tetap saja.Mereka haya saling menatap satu sama lain.
Setelah sampai rumah nunu mereka merasa tidak ada perubahan sama sekali dari sikap nunu.
"Mau sampai kapan lo nu diam terus seperti ini"santi mulai geram dengan sikap nunu.
"Lo pikir masalah lo kalau di ratapi bakalan selesai begitu aja iya..Bisa ngurangin beban dan sedih lo gitu,lo salah nu dengan kaya gini sama aja lo kalah sama keadaan,lo nyerah gitu aja.Harusnya lo buktiin ke orang-orang kalau lo tuh bukan cewek lemah,cengeng cuma karena seorang cowok,buat cowok kaya si gugun lo dianggap lemah"tambah dewi.
Tak sadar air mata nunu menetes,meski ia sudah sekuat-kuatnya menahan agar buliran air matanya tak terjatuh ia berusaha menahan tangisnya tetapi sudah tak tertahankan,akhirnya airmatanya terjatuh juga.
hiks..hiks..hiks..hiks..
Suara tangis nunu terdengar,begitu sesak di dadanya,dewi dan santi segera memeluk nunu,memberikan ketenangan untuk sahabatnya.
"Coba gue gak ajak lo kerumah irma pasto gak kaya gini nu"suara dewi lirih penuh penyesalan.
"Justru gue berterima kasih sama lo wi,kalau gak gitu gue gak tau apa yang terjadi pada mereka,ternyata sudah sejauh itu hubungan mereka,mereka tega gugun juga jahat banget sama gue,gue salah apa sampai teganya dia mainin perasaan gue hiks...hiks...hikss hiks.."jawab nunu lirih suaranya disertai tangis yang begitu menyesakkan dadanya.
"Gue salah apa sih sama dia,kok tega dia ngeduain gue bahkan sama teman sekelas gue sendiri orang yang gue liat setiap hari.Kenapa harus imel"tambah nunu lirih.
"Gue yakin,gugun jadian sama imel ada maksud tertentu nu secara dia ninggalin lo demi imel kalau diliat dari fisik jauh lebih unggul lo nu dari pada imel"kata santi.
__ADS_1
"Iya bener juga kata lo san,gugun nya aja yang terlalu b**** yang lain berusaha buat deketin lo tapi dia yang udah dapet malah sia-siain lo nu"tambah dewi dengan nada kesal.
"Oke gue ikutin permainan mereka,lo berdua bener gue gak boleh lemah cuma gara-gara orang kaya gugun,gue gak boleh cengeng itu berarti gue kalah mereka yang menang"kata nunu sambil melonggarkan pelukan santi dan dewi.
Mereka saling menatap,entah apa yang akan nunu lakukan kedepannya.
"Lo punya rencana apa nu,apa yang mau lo lakuin"tanya dewi.
"Gue cuma pingin kasih sedikit pelajaran buat mereka,tenang aja gue gak akan melakukan hal yang aneh-aneh yang bisa mencelakakan gue atau pun mereka,gue masih punya pikiran baik gak sebuntu itu gue cuma mau bikin gugun nyesel"jelas nunu.
"Dengan cara apa?"tanya dewi penasaran.
"Kita liat aja nanti,oh iya gue baru inget waktu itu lia pernah bilang ke gue kalau dia mau ngomong sesuatu ke gue,tapi gak jadi lo tahu gak lia mau ngomong apa ke gue,siapa tahu dia udah cerita ke lo berdua"tanya nunu.
"Coba inget setelah lo baca curhatan imel terus lia baca isi dari cerita imel gak sengaja gue liat expresi lia,dia kaya yang gak enak gitu,kaya nya dia tahu apa yang nggak kita tahu,ada yang disembunyiin dari lia gue rasa"kata santi mengingat kejadian barusan.
"Iya bener kayanya ada yang disembunyiin sama lia san"tambah dewi mrngiyakan kata santi.
"Ya bener wi,mencurigakan banget sikap lia besok gue cari tau,gue mau tanya langsung ke lia"kata santi.
Waktu sudah mulai sore.Mereka pun izin pulang setelah mengantar nunu.
__ADS_1
Keesokan harinya.Nunu,dewi,santi terlebih dahulu sampai sebelum dahlia datang.Nunu bersikap seperti biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda orang sedang patah hati namun sejujurnya ia menutupinya.
Melisa dan teman-temannya memperhatikan gerak gerik nunu yang aneh karena tak terlihat garis kesedihan di wajah nunu,mereka bertanya-tanya.
"Mel ko si nunu biasa aja ya gak galau,padahal yang kita tahu dia hianatin sama gugun kan,lagian kenapa sih lo segala curhat di situ,gak mikir-mikir dulu itu kan privasi mel"kata lisa kesal.
Lisa tahu hubungan melisa dan gugun karena melisa selalu menceritakan apapun yang ia rasakan termasuk hubungan mereka melisa dan gugun.
"Gu...gu...gue juga gak tau sa,gue jadi gak enak sama nunu"kata melisa terbata-bata,melisa terdiam merasa bersalah.
"Kenapa lo gak cerita lo ada hubungan sama si gugun"kata rianti.
"Gue gak tau awalnya gugun tiba-tiba datang ke gue dan maksa mau antar gue pulang,tiba-tiba dia langsung cium kening gue,gue tau gue salah tapi gue gak bisa boongin perasaan gue dan akhirnya kita jadian,gugun pun senang sama seperti apa yang gue rasain"melisa menjelaskan.
"Aduhh gue jadi bingung,lo sama gugun sama-sama salah di posisi ini.tapi gue heran kok si nunu enjoy aja ya"rianti memandangi nunu dari kejauhan.
Tiba-tibs deni mendekati melisa sambil membawa buku catatan bendahara,deni adalah bendahara kelas.
"Mel guru nyuruh kita jenguk gugun nanti pulang sekolah"kata deni.
"Gue gak bisa datang den,ada urusan mendadak.Maaf ya,lo wakilin ya gue ada janji disuruh pulang awal"melisa berbohong.
__ADS_1
"Ya udah deh gue tanya anak-anak siapa tau ada yang mau ikut kerumah gugun"deni pergi meninggalkan melisa.
Melisa menjabat sebagai ketua kelas,wajar jika deni mengajak melisa.Melisa menundukkan kepalanya,ia sadar posisinya memang salah dan patut disalahkan dia tahu hubungan nunu dan gugun,namun egonya mengalahkan segalanya ia menerima kata cinta dari gugun,seakan menjadi pelakor dalam suatu hubungan ia tidak merasa menyesal meski rasa bersalahnya timbul pada dirinya,melisa tetap menjalani semus itu di belakang gugun ia tahu nunu hanya sebagai taruhan semata bahkan setelah gugun mengutarakan cinta nya kepada nunu setelah itu ia mendekati melisa hanya dalam jangka waktu dua hari gugun langsung mengutarakan cintanya kepada melisa.Didaat pensi pun gugun meminta izin terlebih dahulu kepada melisa,agar ia tidak marah itu gugun lakukan untuk memenangkan taruhan tersebut dari firman.