
*Mungkin aku bisa bercinta dengan kamu~~~~
Kedekatan mu selalu dekat menusuk jantung ku~~~~
Mungkin ku mau memaafkan kembali
Demi cinta yang ada di hati ku~~~~
Meloloskan mu dari kata pisah~~~~
Mungkin sang fajar dan sayap-sayap burung patah~~~~
Menyaksikan kita berseterus~~~~
Slalu tak pernah damai~~~
Mungkin cinta ku terlalu kuat dan menutupi~~~
Jiwa yang dendam akan keras mu sehingga kita bisa bersama*~~~~
Prop...prop....pro.....
Bunyi tepuk tangan riuh memberi pujian pada suara Dania yang telah membawa lagu yang begitu merdu,suara nya sangat lembut sehingga membuat beberapa orang terlena juga menanggis Tampa sadar.
Begitu juga Daniel dia menatap Dania dengan bangga dan senang,pria itu fokus memperhatikan Dania saat bernyanyi.suara yang mengalun indah di sertakan bunyi gitar yang di main oleh seseorang.
Pemain gitar yang duet dengan Dania pria itu bersalaman dengan senang karna penonton hari ini lebih banyak dari yang biasa nya sebab karna Dania menyumbangkan suara nya untuk sebuah lagu.
"Suara kamu bagus......saya suka terimakasih karna penonton ku mendapatkan inspirasi yang lain karna mu,saya berharap suatu saat nanti kita bisa berduet bersama lagi"dengan senyum
Setelah semua orang pergi giliran Daniel mendekat.
"Waaw.....Dania aku tidak menduga kao kau juga punya bakat dalam menyanyi suara mu sangat bagus dan juga menyentuh hati.hah,,,,kalo saja tadi aku tidak memberi mu hukuman mungkin aku tidak akan tau kemampuan mu dalam dunia musik"ujar Daniel dengan turut bangga memasukan tangan nya ke dalam saku celana nya.
"Terimakasih atas pujian nya aku memang bisa bernyanyi,tapi hanya sedikit cuma lagu ini yang aku bisa"
"Oh yah...apa kamu mau melihat sunset?"tawar Daniel
"Ia....aku mau! aku suka liat sunset"
"Ayo kita ke pantai"
Daniel meloncat dari atas tembok yang tidak terlalu tinggi.Daniel melihat Dania yang masih berdiri di atas seperti nya wanita itu tidak berani melompat ke bawah dan lagi dia memakai heel yang tinggi.
Daniel mengulurkan kedua tangan nya"Ayo pegang tangan ku"
Dania menatap tangan Daniel dengan lama beberapa detik kemudian wanita itu meraih tangan Daniel dan berpegang dengan erat supaya ia tidak terjatuh.
Loncatan nya tidak terlalu percaya diri, sehingga membuatnya hampir jatuh dan di sambut oleh Daniel dengan pelukannya.
Mereka saling menatap kedua nya terbuai oleh pancaran mata yang seakan menyihir kedua nya,debaran jantung berdetak dengan cepat seperti orang yang meraton di jalan.
__ADS_1
Dania tersadar dan berdiri merapikan kembali penampilan nya dengan kejadian tadi membuat Dania salah tingkah dan malu dia pun pergi mendahului Daniel sebelum berlari Heel yang di pakai sudah terlepas,Daniel juga berlari di belakang Dania.
Langit mulai menguning matahari mulai menyembunyikan diri.mereka berlari di bibir pantai dengan hati yang sangat senang
Daniel melihat Dania menoleh kebelakang dan tersenyum lebar kepada nya angin yang kencang menerbangkan anak rambut nya yang membuat Wanita itu semakin cantik,di tambah lagi warna kuning langit menyentuh wajah nya Daniel sangat terpukau.
Dania berhenti menjatuhkan heels nya menghadap ke laut dengan tangan yang terbentang.saat air menyentuh kaki nya dia sangat bahagia dan tersenyum pada Daniel yang berdiri di sebelah nya.
"Terimakasih Daniel Karna hari ini kau mengajak ku kesini melihat indah nya pantai di sore hari,merasakan air laut menyentuh kakai ku,deruan ombak yang terdengar indah di telinga ku,juga burung-burung yang berterbangan"
"Ap kau suka melihat laut"
"Ia...aku suka melihat laut,waktu kecil aku sering di ajak oleh orang tua ku setiap pekan nya kami pergi melihat laut dan aku....."kalimat nya terhenti membuat Dania terdiam sedih.
Daniel yang paham mengalihkan pembicaraan nya.
"Ayo kata mu mau lihat sunset...ayo cepat sebentar lagi dia akan muncul"Daniel menarik Dania ke sebuah tempat duduk yang mana mereka akan melihat sunset sambil bersantai di papan kayu.
Daniel duduk membiarkan kaki nya menjuntai kebawah menyentuh air laut yang mulai terasa dingin begitu juga Dania melakukan hal yang serupa.
Mereka terlihat asik mengayun kan kaki yang menyentuh air, Sunset pun tiba dengan membawa kemilau nya yang indah membuat orang-orang terpana,
kemilau nya menciptakan kebahagian yang tersendiri.
Dania mengambil beberapa Poto untuk di jadikan kenangan di dalam handphone nya.entah kapan lagi dia akan bisa kesini melihat sunset.
Lalu mengirimkan ke Instagram untuk di jadikan tempat kunjungan nya hari ini dengan caption~Sunset membawa ketenangan~
"Ia...aku suka dengan pemandangan jadi aku tidak mau ketinggalan untuk mengebadikan nya.sekali lagi aku ucapkan terimakasih karna kamu sudah memberi ku kesempatan untuk melihat sunset,aku sangat bahagia memandang nya"
Daniel memandang Dania yang tersenyum ke depan.tidak ada kebahagiaan selain melihat Dania tersenyum manis.
Aku bahkan bisa membuat mu lebih bahagia dari pada ini ko ka kamu mengijinkan nya karna kebahagian ku terletak pada senyuman di wajah mu aku merasa hampa bila senyum itu pudar dan luntur
Aku sayang kamu Dania....aku sayang kamu!! II love you....my love.
****************
Langit sudah berganti warna yang tadi nya cerah sekarang gelap,matahari tidak ada lagi berganti dengan bulan yang bersinar Tampa di hiasi bintang-bintang.
Setelah melihat sunset mereka berjalan kaki sambil melihat suasana jalan yang indah di hiasi lampu yang beraneka warna menggantung di pohon tepi jalan.
Ternyata perayaan kemenangan mereka masih belum berakhir.mereka menikmati jajanan di tepi jalan.
Daniel memasangkan jaket jas nya ke tubuh Dania karna malam ini kebetulan dingin sekali
"Pakai saja,tidak apa-apa malam ini terlalu dingin buat kamu"seru Daniel lebih dulu sebelum Dania bicara.
"Tapi bagaimana dengan mu? kau juga kedinginan"
"Dingin seperti ini tidak akan merontokkan tulang-tulang ku...aku sehat,aku kuat,dingin seperti ini tidak ada arti nya bagi ku"
__ADS_1
Dania memeluk jaket itu untuk mencari kehangatan disana.walaupun kata Daniel dingin seperti ini tidak arti nya bagi nya,tapi bagi dia dingin ini sangat membuat nya jengkel dan kesal.
Seperti nya Dania harus terbiasa dengan sikap dan kebaikan Daniel,perlahan-lahan dia akan menyesuaikan diri.
"Aaahhh....."
Dania terjatuh
"Dania, kamu kenapa"membatu nya berdiri
"Ya ampun...kenapa sepatu ku bisa rusak seperti ini"keluh Dania saat melihat heels nya patah
Dia pun melepaskan sebelah nya lagi dan membuang nya ke tong sampah lalu berjalan kaki.
Dari belakang Daniel melihat Dania berjalan tanpa alas kaki,telapak kaki yang mulus dan putih itu harus bersentuhan dengan jalan.tajut ada sesuatu yang runcing menusuk daging lembut nya.
Daniel membawa Dania ke tempat duduk di sebelah mereka.
"Eh...Daniel apa yang kau lakukan"saat diri nya di duduki dengan paksa
"Kau diam saja"
Daniel melepaskan kedua sepatu nya dan menghapus telapak kaki Dania,untung hari ini dia memakai sepatu biasa warna putih.
"Stop Daniel,apa yang kau lakukan.janhan lakukan.ini tidak perlu aku bisa berjalan tanpa alas kaki"cegah nya saat Daniel ingin memasangkan sepatu milik nya.
"Aku akan merasa terhina saat seorang wanita jalan bersama ku tanpa sandal di kaki nya.dab aku bukan orang yang tega membiarkan mu berjalan seperti ini.toling diam lah biarkan aku melakukan nya"
Dania terdiam tidak di sangka pria di depan nya ini memiliki hati yang bersih,terlalu banyak cacian yang ia lontar kan pada diri Daniel dan malam ini dia sangat tersentuh dengan apa yang telah Daniel lakukan untuk nya.
"Lalu,kamu bagaimana?
"Kamu jangan khawatir nanti aku bisa beli sendal,ayo cepat"
Mereka kembali berjalan.sunguh pria yang romantis dan pengertian terhadap wanita nya Dia rela merasakan sakit saat batu tajam menusuk kaki nya.
Seorang CEO muda dengan pendidikan yang tinggi jauh di luar negri terkenal dingin keras kepala sudah tak terlihat sekarang.hanya ada seorang jalanan yang mencari hidup di jalan Tampa ada nya alas kaki.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
. jangan lupa like nya yah teman teman setelah membaca karna author sangat butuh sekali dukungan dari teman teman semua jadi tolong jangan pelit yah dengan like nya...supaya author tambah semangat lagi....terimakasih......