Daniel & Dania

Daniel & Dania
Aku juga mencintaimu


__ADS_3

Daniel keluar dari ruangan ganti memakai pakaian yang berbeda dari yang ia pakai tadi pagi.rambut nya yang basah wajah nya tampak segar dan berseri.ternyata oh ternyata dia baru selesai mandi.


Dia terpaksa mandi dua kali karna harus menidurkan adik kecil nya yang sedari tadi sudah bangun dan ingin keluar.dia tahan berada didekat Dania ia tidak bisa mengendalikan diri nya bila sudah berduaan.


Daniel tersenyum melihat Pujaan hati nya sudah mulai bekerja dari balik kaca transparan.hati nya saat ini sedang di penuhi oleh bunga bunga yang warna-warniemhingat kejadian di dalam mobil dan saat Dania membalas ciuman nya.


Telpon genggam Dania berbunyi dia mengangkat nya dan menoleh,Daniel mengisyaratkan pada Dania agar dia segera ke ruangan nya.


Pria itu kembali tersenyum terus bernostalgia dengan benak di pikiran nya.senyum itu hilang saat Dania masuk.


Ekhhmm


Merapikan jas nya dan duduk dengan tenang dia tidak ingin Dania melihat sikap nya yang senang seperti orang gila.


"Ada perlu apa kau memanggilku"dengan wajah merunduk.saat ini dia belum siap memandangi wajah pria yang berupa atasan nya.kejadian beberapa menit lalu menimbulkan rasa malu yang amat dalam.wajah nya bersemu serta jantung yang berdebar.


"Mendekatkan"


Dania melangkah sedikit di samping meja.merileks kan diri nya walaupun di hati meronta ingin pergi,wajah menghadap ke depan tapi mata melihat ke arah lain.


"Masih jauh!!! mendekat lagi"


Dengan berat hati memajukan langkah nya gerakan cepat Daniel menarik tangan Dania dan jatuh di pelukan nya saat ini mereka sangat dekat.


"Eh...a-apa.yang kau lakukan Da-niel"dengan gugup dan membuat jantung nya kembali berdebar dengan kencang nya,rasa nya jantung nya mau copot dari tempat nya karna merasa tidak nyaman duduk di pangkuan Daniel.


"Katakan,bagaimana dengan perasaan mu"menatap Dania dengan intens


"pe-perasaan ...aku"sulit sekali melontarkan kalimat nya,dia tidak pernah segugup ini bahkan dia lebih memilih menghadap orang besar dari pada harus berdiam di pangkuan Daniel badan nya mulai bergetar dan panas dingin.


Daniel tersenyum.dia merasa geli dan gemes.Daniel mulai meraba wajah yang lembut dan mengesampingkan anak rambut yang berantakan,Daniel menelan ludah nya saat melihat leher jenjang nan putih mulus itu.


"Kenapa kau gugup katakan lah aku tidak akan mengapa-ngapain kamu! aku hanya ingin dengar kalo kamu sudah mulai mencintaiku,melihat dari respon mu tadi aku yakin kalo kau sudah bisa menyukaimu,apa itu benar"


"Daniel...lepaskan aku...nanti ada yang lihat"


"Tidak akan ada yang lihat,kaca nya tidak tembus kedalam.katakan,apakah kamu sudah menaruh hati pada ku"


Daniel mendekat kan wajah nya sembari menunggu jawaban.suara ketokan pintu terpaksa menghentikan aktifitas mereka.dengan rasa terkejut tingkat dewa Dania langsung turun dari pangkuan Daniel berdiri agak menjauh.


*Ini bukan waktu yang tepat untuk mengangu waktu kami berdua


Umpat Daniek kesal*


"Silahkan masuk"merapikan diri nya tak lupa memasang wajah dingin nya


"Maaf pak Daniel,Bapak Nathan ingin menemui anda dan buk Dania untuk segera menemui nya di ruangan nya"


"Baiklah saya akan segera kesana"

__ADS_1


"Baik pak saya permisi dulu"


Huuuhhh


Dania bernapas dengan lega setelah lepas dari jeratan Daniel yang membuat diri nya tak karuan.untung ada sekretaris papa yang datang untuk menghentikan kejadian tadi.jika tidak mungkin sekarang mereka sudah mengulagi waktu yang sama di dalam mobil tadi.


"Kau kenapa"tanya Daniel


"Tidak,tidak apa-apa"jawab nya cepat berserta elengan kepala


"Ya sudah ayo kita temui papa"


Ruangan Nathan


"papa ingin kamu dan Dania ke acara pertemuan pemimpin perusahaan mengantikan papa dan mama.karna malam ini papa tidak bisa hadir,kami akan ke Bali untuk meresmikan hotel kita yang ada di sana"


"Kapan papa akan berangkat"


"Mungkin sore nanti"


"Baiklah,acara pertemuan nya kapan"sambung Daniel


"Acara nya nanti malam hanya oertemuan singkat tidak akan lama"


*********************


****Di Taman****


"Katakan,aku ingin kau jujur pada hati mu juga diri ku"


"Jawab Dania apa kau..."


"Ia aku menyukai mu"kata kata itu terlontar saja dari mulut nya


Daniel tercengang juga bahagia mendengar pengakuan Dania yang ia dengar barusan nyatakan,benar asli kan,dia sedang tidak bermimpi kan.Daniel menatap mata Dania dengan dalam berusaha. mencari kebohongan,candaan tapi tidak terlihat yang ada kejujuran.


"Benarkah apa yang aku dengar ini,benarkah kamu mencintai ku kamu sudah mulai menerima ku di hati mu"Daniel bertanya lagi untuk memastikan bahwa ini benar.


"Ia,,,itu benar"merunduk karna malu


"Katakan sambil menatap mata ku"meraih dagu wanita yang ada di depan nya


"Aku mencintaimu Daniel....aku tidak tau kapan perasan ini muncul,sejak kejadian yang menimpa mu karna aku,aku meras takut sekali saat melihat keadaan mu tidak baik-baik saja"


Ini lah yang diinginkan Daniel selama ini pria itu sangat bahagia karna orang yang dia cintai juga mencintai nya dia tidak menyangka Dania membalas perasaan nya usaha nya selama ini tidak sia sia.cuman dia sendiri lah yang tau betapa bahagia nya pria itu saat ini.ingin sekali dia melompat seperti anak kecil yang dapat uang jajan dari ibu nya karna kegirangan.


"Aku,aku sangat bahagia sekali Dania ku beruntung sekali karna kamu juga mencintai ku ternyata usaha ku selama ini untuk mendapatkan mu tidak lah sia sia"


"Et,,,jangan disini banyak orang,malu"Dania menempel kan jari nya ke bibir Daniel untuk menghentikan tindakan mencium nya di depan orang banyak.

__ADS_1


Bukan Daniel nama nya kalo keinginan nya tidak terpenuhi,dia memeluk serta mengangkat tubuh itu dan memutar nya ke udara,mereka saling tersenyum seperti ank ABG yang sedang di mabuk asmara.


Daniel menurun kan Dania dengan pelan dan melayang kan kecupan singkat di dahi wanita itu.


"Aku sangat mencintaimu,aku akan nenjaga mu dari apa pun"


Setelah menikmati jalan-jalan sore berdua di taman menikmati kebersamaan mereka untuk yang pertama kali setelah mengetahui perasaan masing masing.bisa di katakan sudah menjalin kasih asmara.


Saat ini mereka telah memasuki kawasan halaman rumah.mibil Daniel mengitari pancuran air yang ada di tengah-tengah halaman dan berhenti di depan pintu.


Mereka keluar dari mobil bersamaan dan saling lempar senyum,saat kaki mereka hendak menginjakkan lantai bewarna putih itu,terlihat kedua orang mereka keluar dengan penampilan sudah rapi dan beberapa pelayan dan pengawal membawa barang-barang.


"Mama sama papa mau berangkat sekarang"


"Ia Daniel mama sama papa mau berangkat sekarang lebih cepat lebih baik"seru Nathan menepuk pundak putra sulung nya


"Baiklah,kami Kan mengantar mama sama papa menuju penerbangan"


"Tidak perlu Niel,kalian di rumah saja lagian Kayros juga ikut bersama papa,kalian capek kan sebaik nya istirahat saja di rumah"


"Baiklah pa kalo begitu,hati hati di jalan"tukas Daniel dengan menurut.sebenar nya dia ingin sekali mengantar orang tua nya menuju penerbangan tapi papa nya melarang.


"Sayang....kalian baik-baik yah di rumah yah.jangan bertengkar atau membuat keributan di antara kalian berdua,jaga adik adik kamu jangan biar kan mereka bertengkar juga selama mama sama papa tidak ada di rumah"


"Ia mah! aku tau,dan aku akan menjaga Refan Dan Relia mama tidak perlu khawatir"dengan senyum


"Baiklah mama percaya sama kamu"Zhelia mengusap kepala Dania dengan sayang dan senyum beruntung sekali dia bisa memiliki Dania dan menjadikan dia sebagai anak nya bisa membantu segala hal dan melakukan yang tidak di sempatkan Zhelia karna kesibukan.


Mobil sedan hitam berhenti di sebelah mobil Kayros keluar dengan sudah memakai pakaian formal nya warna hitam yang di lapisi kemeja putih.


"Kita berangkat sekarang"ujar Kayros pada Nathan


"Ia kita berangkat sekarang juga,ayo sayang


"Sayang....mama pergi dulu yah jaga adik-adik kamu"Mama memeluk Daniel


"Mama tidak perlu merasa khawatir tentang mereka"Daniel menampilkan senyum keseriusan nya


"Hati-hati ma"seru mereka melambai tangan


Setelah Zhelia masuk ke dalam mobil Nathan membuka kaca mobil"Kalian jangan lupa yah menghadiri pertemuan malam ini"


"Ok pa"Daniel memgancungkan jempol nya dengan senyum


Mobil mewah itu pun pergi meninggalkan kawasan rumah mewah itu.


"Ayo kita masuk"Daniel mengandeng tangan


Sedangkan yang di gandeng terlihat senang karna seumur hidup baru kali ini merasakan bahagia di perlakukan manis oleh seorang kekasih.

__ADS_1


**Bersambung


jangan lupa like jempolnya yah teman teman semua**.


__ADS_2