Daniel & Dania

Daniel & Dania
[ D&D ] Kangen kamu


__ADS_3

Uhukk uhuukk uhuukk


Daniel mengarahkan pandangan nya pada suara batuk seseorang yang berada di kamar Dania,dia pun terkejut.


"Siapa dia?"tanya Daniel melihat seorang pelayan yang tengah tertidur di sofa pojok dinding dekat jendela


"Dia pelayan Uti,mama menyuruh nya untuk menemani ku tidur sekalian membantu keperluan ku selama aku sakit"


"Apa tadi dia mendengar ucapan kita yah?"


"Kalo dia tidur ya pasti nggak akan dengar,pergilah ke kamar mu istirahat,ini sudah malam"


"Kasih aku satu ciuman dulu"Dania mendekatkan bibir nya yang langsung di lahap oleh Daniel dengan rakus.setelah puas dia melepaskan pungutan nya dan pergi.


"Selamat malam sayang...cup"


"Selamat malam"


Daniel terkejut saat membalikan badan nya"Mama"


"Ngapain dari kamar Dania?"Zhelia menatap putra nya dengan tatapan mencurigai


"Habis melihat Dania Ma,apa dia tidur atau tidak"


"Apa dia sudah tidur?"


"Ia,dia sudah tidur hehehe"jawab Daniel dengan senyum polos nya Tampa dosa.


"Ya sudah,sekarang kamu kembali ke kamar kamu,tapi ingat? jangan berbuat macam-macam sama Dania sebelum kalian menikah,kamu mengerti?"Zhelia memperingati Daniel dengan sangat keras,karna dia tau Sipat anak nya sama bapak nya sebelas dua belas.


"Mengerti Mama sayang.....sangat mengerti"Daniel memegang kedua bahu ibu kandung yang telah melahirkan nya dengan aura wajah yang begitu sangat bahagia,dia mencium pipi Mama nya lalu pergi dari sana.


******


Waktu berlalu dengan sangat cepat,tidak di sadari semua nya sudah kembali Normal. tidak ada lagi bahaya yang akan mengancam keluarga itu setelah enam bulan ini.


Mereka tidak lagi memikirkan masalah Alina,kasus wanita itu sudah di tutup oleh polisi karna sudah menganggap korban sudah tewas bersama rekan nya.


Ya,enam bulan telah berlalu Setelah menunggu pemulihan Dania,baru lah mereka bisa menjalan kan rencana mereka untuk melakukan persiapan pernikahan dan pelantikan Daniel sebagai Direktur baru di TR GRUP.


Dokter Alexander alias sahabat Nathan sekaligus paman dari Daniel berperan banyak dalam membantu kesembuhan Dania,sekarang gadis itu sudah bisa berjalan dengan sangat baik seperti biasa nya dan tangan nya juga sudah bisa di gerakan seperti biasa.


Malam ini mereka mengadakan acara pelantikan Daniel di Ballroom Hotel milik mereka.


Hari yang di tunggu-tunggu telah tiba,saat nya Nathan akan melepaskan jabatan nya dan memberikan tangung jawab nya yang selama bertahun-tahun ini di pikul, mengelola harta kekayaan nya yang sudah sangat sukses di bidang bisnis manapun.


Saat nya dia akan menyerahkan kan kepada putra sulung nya untuk di perkembangan lagi,dia ingin Daniel mengikuti jejak nya dan lebih sukses dari pada nya.


*****

__ADS_1


Dania membawa beberapa bunga yang akan siap di tanam di taman.


Tiba-tiba ada seseorang yang menarik tangan nya hingga bersandar di dinding.


"Daniel"seru nya terkejut


"Hay"


"Apa yang kau lakukan!! pergilah,nanti ada yang melihat kita"


"Biarkan saja Aku kangen bangat sama kamu sayang,mama terlalu mengekang kamu sehingga aku tidak bisa bertemu sama kamu! aku kangen banget tau!!!......"rengek nya dengan wajah seperti anak kucing yang minta di kasihani.


Zhelia berhasil telah membuat putra sulung nya prustasi dengan menjauhkan Dania dari nya,sedikitpun Zhelia tidak memberi Daniel kesempatan untuk bertemu berdua,selalu ada mata-mata yang mengikuti Dania kemana pun dia pergi kecuali ke kamar mandi.


Segala cara sudah di lakukan untuk bertemu sang pujaan hati,tapi rencana dan niat buruk nya selalu ketahuan oleh sang mama yang slalu siap siaga.


Bahkan Zhelia sempat tertawa sendiri karna telah berhasil membuat putra nakal nya itu urung uringan tidak dapat bertemu dengan wanita yang di cintai.


"Mama sedang ada di taman,dia tidak akan tau kita disini"


Daniel ingin mencium sang kekasih yang sudah lama tidak ia rasakan,tiba-tiba saja ada yang menganggu.


"Ekhem...."


Deheman yang terdengar mengelegar di telinga mereka dengan kencang.


"Mama"Dania mendorong tubuh Daniel saat melihat ada Zhelia berdiri agak jauh di samping mereka.


Kadang Daniel sempat berpikir kalo Mama nya itu mempunyai jin yang bisa memantau setiap pergerakan nya,padahal tadi dia melihat pasat Mama nya sedang berbincang dengan petugas kebersihan teman nya yang sangat jauh sekali letak nya dari gedung rumah,tapi kenapa bisa Mama nya bisa datang secepat ini,sungguh aneh.


"Ngapain Daniel"menatap putra nya dengan tajam


"Nggak ngapa-ngapain"pria itu menjawab dengan acuh.


"Tadi kenapa kamu mau mencium Dania?"


"Emang nya kenapa sih Ma!! aku itu ingin bicara sama dia,aku kangen bangat sama dia! lagian apa salah nya juga aku mencium Dania,sebentar lagi dia juga akan menjadi istri ku,kami akan menikah"terang Daniel yang sudah muak dengan sikap Mama nya yang terus mengekang Dania untuk menjauhi nya.


"Ya,itu!!....itu masalah nya Daniel,sebentar lagi kalian akan menikah jadi kamu harus menahan sampai hari itu tiba,karna kamu belum ada hak untuk menyentuh Dania sedikit pun,kalian itu belum halal,nanti ada setan yang merasuki kalian untuk melakukan hal-hal yang lebih"


"Mama sok tau!!"


"Mama sangat tau Sipat kamu seperti apa! sebelas dua belas sama papa kamu,kalian selalu bertingkah semau hati asalkan keinginan kalian tercapai,benarkan?"


"Mama ini sok tau aja Daniel nggak seperti itu!"


"Alah.....nggak usah bohong sama Mama kamu Daniel,kamu itu anak nya Mama,Mama udah tau Sipat kamu seperti apa,ayo Dania temani Mama menanam bunga di taman"zhelia menarik tangan Dana membawa gadis itu pergi.


Daniel menatap Dania yang pergi dengan hampa.

__ADS_1


*****


Di halaman gedung rumah,Nathan, Daniel,Kayros beserta orang kepercayaan lainnya tengah berdiri mandanggi sebuah Mobil yang telah masuk ke area keperangan kediaman Dirgantara dengan berjalan pelan-pelan.


Mereka tengah menunggu kedatangan sosok Bodyguard baru yang merupakan anak kandung dari Mantan pengawal yang setia yaitu Kayros.


Mobil itu berhenti tepat di depan mereka.


Daniel menajamkan mata nya pada sosok orang yang akan keluar dari pintu mobil.


Seorang pria berbadan tinggi putih,tubuh Atletis,ideal,berwajah tampan memakai seragam jas ala Bodyguard nya.tak lupa kaca mata hitam keren melekat pada pria berdarah Tionghoa itu.


Wang Junjie itulah nama pria tersebut,Lulusan dari Universitas terbaik di negara yang di kenal dengan nama kungfu itu,memiliki darah keturunan Tianghoa itu dan di besarkan selama lima belas tahun di Beijing bersama Sang kakek yang masih hidup di sana.


Wang Junjie bukan lah nama lahir nya,tapi nama yang di berikan Datuk nya pada saat kaki nya menginjak tanah China,dia memiliki Nama Indonesia juga yaitu Alan Abrisam,tapi dia lebih nyaman dengan nama Wang Junjie dari pada Nama lahir nya.


Junjie berjalan ke arah orang-orang yang tengah menanti nya dengan gaya Cool.



Gambar sementara


"Selamat Datang Junjie"sapa Nathan dengan senyum ramah nya.


Dengan kesopanan Junjie memberi salam membukukan setengah badan nya pada mereka dengan wajah datar nya.


"Gimana kabar kamu Junjie,apa selama Tinggal di Indonesia kamu merasa bosan?"


"Tidak tuan,saya tidak akan bisa Bosan pada tanah kelahiran saya sendiri dan kabar saya sangat baik,terimakasih sudah perhatian"


"Tentu saya akan perhatian sama kamu,karna kamu adalah anak dari orang yang selalu setia sama saya"Nathan menepuk halus pundak Kayroa dengan senang,sedangkan anak dan bapak itu hanya menatap dengan diam tanpa ada sapaan.


"Ini anak ku Daniel,mulai sekarang kau harus menjadi Bodyguard nya! kau harus mengawali kemana pun dia pergi,keselamatan nya sangat penting bagi ku"


Junjie beralih menghadap Daniel, membungkukkan badan nya memberi sapaan pada tuan baru nya.


"Aitu tida perlu pa,Aku tidak membutuhkan Bodyguard,aku bisa menjaga diri ku dengan baik"


"Walaupun kamu bisa menjaga diri dengan baik tapi Kamu membutuhkan pengawal pribadi Daniel,itu tidak bisa kamu elakan.apa lagi posisi mu sebentar lagi menjadi Direktur besar,akan ada banyak musuh merajalela mencari mu dan banyak bahaya yang mendekati mu,papa tidak akan Birkan mereka menghancurkan mu,jadi terimalah tawaran papa dan jadikan lah Junjie sebagai pengawal pribadi mu"


"Baik pa"


"Saya akan menjaga anda tuan muda,tolong Jangan ragu kan kemampuan saya"ujar Junjie dengan penuh percaya diri.


BERSAMBUNG


**MAAF AUTHOR NGGAK BISA UP DARI KEMARIN-KEMARIN KARNA AUTHOR BANYAK TUGAS DI REAL.


MOHON TETAP SELALU MENUNGGU KELANJUTAN NYA YA**.

__ADS_1


Seeyou Al........


__ADS_2