Daniel & Dania

Daniel & Dania
[ D&D] Kecelakaan


__ADS_3

Nathan merasa bingung dengan kedatangan polisi di rumah nya,dia pun menghampiri polisi itu"Selamat siang pak,ada keperluan apa anda kemari"


Nathan menatap segerombolan polisi itu dengan tatapan tak Suka karna mereka telah berani sekali bertugas ke rumah Nya dan mengacaukan pernikahan putra nya dengan kehadiran mereka yang membuat dia serta para tamu tak nyaman.


"Maaf telah menganggu acara pernikahan putra anda,kedatangan kami hanya menyampaikan bahwa kami menemukan mobil anak anda yang mengalami kecelakaan di jalan"


"Siapa yang anda maksud,anak saya yang mana? mereka semua ada disini,anda jangan mengada-ngada"


Polisi memperlihatkan kantong plastik putih yang berisi tas, hendpone, dompet juga ktp.mereka terkejut,Zhelia pingsan melihat Poto Dania yang ada di dalam KTP nya.


"Kami menemukan barang-barang nya di dalam mobil"


"Mama!!......"Relia memangku mama nya yang sudah terbaring di lantai


"Bagaimana keadaan nya!!"kepanikan memenuhi wajah Nathan


"Korban mati di tempat"


Dueeerrrrrr


"Tidak.......Dania!!!....."Daniel berlari meninggalkan rumah nya dan pergi ke rumah sakit untuk menemui Dania


Setengah jam kemudian mereka semua sampai di rumah sakit milik mereka.seorang perawat pria memberi tau letak kamar pasien yang baru saja meninggal akibat kecelakaan yaitu di kamar mayat.


Dengan berat hati kaki melangkah masuk kedalam,air mata tak lupa menghiasi pipi mereka seperti hujan yang turun sangat lebat dari langit.


Isakan dan tangisan di rasakan Zhelia yang duduk di luar di dampingi anak bungsu nya yang juga tak sanggup masuk kedalam melihat jasad kakak nya.


Relia mengusap punggung sang mama untuk memberi ketenangan supaya bersabar menahan semua ini.gadis itu juga menaggis sehingga tidak sanggup untuk bicara.


Dengan tangan gemetar Daniel membuka kain putih yang membungkus kepala mayat yang ada di depan nya,setelah kain nya buka Daniel memejamkan mata nya karna terlalu ngeri untuk di lihat,sedang kan Nathan menutup mulut nya dengan kedua tangan di sertai air mata yang jatuh di pipi.


Wajah korban di penuhi oleh darah,mungkin sudah hancur akibat kecelakaan yang sangat hebat,Daniel memalingkan muka nya karna tak sanggup melihat wajah sang kekasih seperti ini.


Nathan memeluk Daniel dengan tanggis yang pecah meratapi jasad yang ada di depan mereka.


"Tidak mungkin pa......ini tidak mungkin,Dania tidak mungkin mati"

__ADS_1


"Sabar nak,kita harus mengikhlaskan Dania"mengusap punggung Daniel,hati Nathan saat ini juga hancur sama seperti apa yang Daniel rasakan.


Nathan memangku bahu istri nya yang duduk di kursi tunggu,Nathan mengambil air putih yang di berikan Relia untuk mama nya.


"Berikan pada kakak mu juga"Nathan mengarahkan mata nya pada posisi Daniel yang terduduk di lantai dengan sebelah kaki menumpu tangan nya dan sebelah kaki ia selonjorkan dengan merenung.


"Ia pa"saut Relia dengan pelan menghampiri kakak nya.


"Minum dulu Air ini"


"Nggak mau mas....."Zhelia menolak


"Tapi kamu harus minum sayang....dari tadi kamu menaggis terus dan itu membuat kmau lemah"dengan tegas Nathan menasehati istri nya yang tampak lemah dari pisik maupun batin,wanita itu sudah tidak ada tenaga lagi.


"Nathan,apa yang kau lakukan disini,apa kalian sudah melihat Dania!!"hardik Alex yang menghampiri mereka.


"Dania sudah meninggal Lex"


"Tidak......Dania masih hidup,dia tidak meninggal"


Daniel dan Relia mendengar ucapan dari Dokter Alex dengan sigap Daniel bangkit menghampiri mereka.


"Apa yang kamu katakan Alex"seru Zhelia yang siap menumoah kan lagi air mata nya.mendenggar Dania masih hidup rasa nya semanggat nya kembali bangkit dan inggin bertemu segera.


"Rupa nya polisi keliru dengan kecelakaan ini,sebenar nya di dalam mobil itu ada dua orang,mungkin saja di tengah jalan Dania memberi tumpangan pada gadis yang saat ini berada di kamar mayat,entah kenapa Dania terlempar jauh dari lokasi kejadian,polisi menemukan gadis malang itu seorang diri dalam mobil beserta barang-barang penting milik Dania,mungkin para polisi mengira kalo itu adalah Dania dan wajah gadis itu pun sudah tak terkenali"terang Alex menjelaskan bahwa Dania masih hidup dan sekarang dia di rawat.


"Dimana dia sekarang Om?"Daniel seperti mendapatkan anggin segar setelah mendengar bertia ini


"Setelah di operasi Om memindahkan nya di Ruangan khusus"


Berlari secepat mungkin melewati beberapa koridor rumah sakit,hendak masuki lif ternyata full Daniel lebih memilih naik tangga dari pada harus menunggu lif itu terbuka.


Tampa rasa lelah Daniel terus berlari menuju tempat di mana Dania di rawat,beberapa menit yang lalu dia merasa Dunia nya telah gelap,tidak ada cahaya maupun pelita yang menerangi jalan nya, Dunia yang sempat gelap kini kembali terbaiki dengan ada nya cahaya yang masih hidup menunggu kehadiran nya.


Daniel menarik ganggang pintu,melihat seseorang yang terbaring lemah tak berdaya di rnjang milik nya,hati Daniel langsung jatuh melihat kondisi sang kekasih yang sangat memperhatikan,mata nya menaggis begitu saja mengingat kemarin dia memarahi dan membentak perempuan itu begitu saja,bahkan tidak ada alasan bagi Daniel untuk melakukan itu kepada Dania,seharus nya kemarin dia percaya kata-kata yang di sampaikan kepada nya.Daniel merasa bersalah setelah melihat keadaan Dania seperti ini,dia juga tidak pantas mendapatkan maaf dari nya.


Perlahan Daniel mendekati sisi ranjang,rasa takut dan bahagia bercampur aduk menjadi satu.seulas senyum terlukis di bibir nya melihat wajah yang sangat di rindukan.perasaan nya kembali lega ternyata Dania yang masih hidup.

__ADS_1


Ruangan yang senyap,hanya suara dari monitor detak jantunglah yang terdengar,Alex beserta yang lain nya sudah tiba di ruangan Dania di rawat.


"Dania......Kamu masih hidup? aku senang karna kamu tidak menimggalkan aku,aku pikir kamu bakal pergi ninggalin aku untuk selamanya"Daniel membelai dan menatap dengan sayang.


"Bagaimana kondisi Dania Alex"tanya Nathan


Mereka berdiri agak jauh dari Daniel tapi masih bisa mendengar apa yang di ucapkan oleh nya.


"Kondisi nya saat ini kurang baik,saat melakukan operasi,dia mengalami pendarahan hebat melalui kepala nya yang bocor akibat terpental jauh di jalan, tangan di antara bahu nya ada yang terlepas dan kaki nya mengalami patah tulang"


"Apa itu berbahaya?"


"Tidak,semua itu bisa di sembuh kan,tapi membutuhkan waktu yang cukup lama juga"


"Bangun Dania.......lihat aku!! aku sudah datang,apa kamu tidak mau melihat ku....aku tidak akan membiarkan mu pergi dari ku lagi aku sangat mencintaimu aku tidak mau jauh dari kamu sayang....aku mencintaimu Dania,aku sangat mencintaimu,aku mohon bangun lah"Daniel mbenamkan wajah nya di ceruk leher Dania sambil menanggis.


Natha Dan Zhelia terbengong mendengar pengakuan dari Daniel di ruangan itu,orang tua nya terkejut mendengar Daniel mengatakan cinta pada Dania.


Relia yang melihat reaksi orang tua nya belum mengerti dan paham dia pun menjelaskan nya.


"Ma,pa,Kak Daniel mencintai kak Dania,begitupun sebalik nya mereka saling mencintai.....jauh sebelum papa sama Mama menjodohkan kak Daniel dengan kak Alina"


"Apa!!"Zhelia menitik kan air mata nya merasa bersalah dan menyesal telah memisahkan mereka berdua.


"Daniel....."dia mengangkat kepala nya menatap kedua orang tua nya dengan wajah sembab,Zhelia memeluk putra nya yang disusul oleh Nathan memeluk kedua nya dengan deraian air mata.


Pelukan nya pun di lepaskan.


"Maaf kan papa Niel,papa tidak tau kalo kamu mencintai Dania,Tampa sengaja papa telah memisahkan kalian berdua papa sangat merasa bersalah"sangat menyesal sekali karna terlambat mengetahui ini.jika saja dia tau Daniel dan Dania saling mencintai,dia tidak akan pernah mengenalkan anak teman nya pada putra nya.


"Tidak pa,ini bukan salah papa,haha saja kami yang tidak memberi tau kalian"


"Bangun lah Nak,kami semua bersama kamu,kami tidak akan meninggalkan mu,kamu sudah mama anggap seperti anak kandung mama sendiri,kamu sangat berarti bagi mama,melihat mu mengalami ini rasa nya mama sakit sekali,mama sangat sedih bangun lah nak,apa kamu tidak mau menjadi menantu mama"


Zhelia menatap wajah Dania yang pucat lalu mendarat kan kecupan hangat di dahi nya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2