
Biasa nya di pagi hari Dania sibuk berkemas pergi bekerja.melakukan kegiatan pagi nya sesudah bangun jam lima,sedikit berolahraga,setelah itu mandi mengabdikan diri pada perintah Allah,mengecek keadaan dapur para pelayan bertugas membuat sarapan pagi,setelah itu bersiap-siap di depan cermin,mengumpul semua berkas berkas apa saja yang di bawa ke kantor.
Kali ini berbeda,dia tidak sibuk pada diri nya lagi melainkan sibuk dengan keperluan suami nya.setelah kembali dari dapur tepat pukul jam 07,30 wib dia membangunkan suami nya.memastikan Daniel sudah masuk ke kamar mandi,dia pergi ke ruang pakaian.mengambil stelan yang cocok untuk hari ini ke kantor.
Setelah semua sudah siap,Daniel masuk ke ruang pakaian untuk ganti.stelan yang di pilih istri nya membuat diri nya hari ini tampak bersinar seperti rembulan.
Daniel terus memandangi Dania yang sedang memasangkan dasi di leher nya.
"Sudah selesai"Dania merapikan kerah jas suami nya dengan lembut.
"Terimakasih sayang"dengan lembut Daniel mengecup bibir Dania,kemudian mengelus pipi istri nya dengan lembut.
"Aku sangat bahagia sekali karna setiap pagi nya aku di kemas oleh istri cantik ku ini"
"Aku ingin menjadi istri yang baik untuk kamu By,kamu tidak perlu khawatir semua kebutuhan kamu di pagi hari akan aku siap kan.melakukan pekerjaan itu termasuk istri yang Solehah,aku ingin menjadi istri yang baik di mata Allah dan juga di mata mu"Dania memeluk suami nya dengan rasa cinta yang semakin besar di hati nya.
"Kamu memang istri yang terbaik di kata ku sayang,tidak akan ada yang bisa mengantikan posisi mu di sini"tunjuk Daniel pada dada nya yang membuat Dania tersenyum.
***
"Pagi semuanya!..."dengan senyum sumringah Daniel menyapa seluruh keluarga nya di meja makan.
"Pagi juga Daniel Dania"jawab Mama nya
Mereka mulai menikmati sarapan pagi.senang sekali melihat keluarga besar nya bisa berkumpul bersama di meja makan,kapan lagi mereka bisa seperti ini.
"Oh ya Nathan,sore nanti kami akan pulang ke Beijing"
"Kenapa cepat sekali kalian pulang.apa tidak menunggu seminggu lagi,kalian disini"
"Ia Dad,benar kata Om Nathan.,kita disini dulu seminggu lagi"tutur Kiran yang berat hati meninggalkan negara ini,bukan hanya negara,melainkan juga rumah,keluarga dan kenyamanan yang dia dapatkan dari keluarga besar nya.
"Mau nya sih aku sama Jee juga begitu,menetap di sini lebih lama.tapi pekerjaan kami menyuruh kami untuk kembali,dan lagi pun anak-anak sebentar lagi mereka akan menghadapi ujian Ahir,tidak bisaeninggalkan pelajaran terlalu lama,mereka harus mendapatkan nilai yang bagus agar bisa memasuki universitas yang terbaik"
Yang di katakan Digo memang lah benar.Nathan meng-angukan kepala nya tanda setuju,dia tidak bisa memaksa kakak dan kakak ipar nya menetap disini terlalu lama,mereka juga memiliki tangung jawab yang besar dalam pekerjaan nya.keponakan nya sebentar lagi mau ujian.begitupun kedua anak nya sebentar lagi juga akan menghadapi ujian,jadi dia tidak bisa menghambat pendidikan keponakan nya.
"Baiklah,sore nanti aku sama Zhelia akan mengantarkan kalian ke bandara"
"Baiklah"ujar Digo
Kiran jadi cemberut karna dia akan pulang ke Beijing jari ini.
__ADS_1
"Semua nya,aku mau berangkat sekolah dulu, assalamualaikum"Refan menyalami semua orang yang tertua di sana.
"Aku juga mau pergi"Relia menyudahi sarapan nya.
"Kalian hati-hati yah,pulang jangan telat"
"Okeh Ma..."saut Relia dari kejauhan.
"Aku pergi dulu"
"Kamu sudah selesai Daniel?"
"Ia Ma!..."
"Ya udah,hati-hati di jalan"
"Pa Ma Tante Om,aku kedepan dulu mau ngantar mas Daniel"Dania beranjak dari kursi nya.
"Ia"
Sampai di depan,Dania menyerahkan tas kerja milik suaminya.dia juga mengambil tangan Daniel lalu di cium,karna baru pertama kali merasakan di perlakukan seperti ini membuat perasaan Daniel terharu di hormati istri nya.rasa cinta pria itu semakin bertambah setiap hari nya dengan perhatian dari sang istri.
Daniel memberi kecupan di puncak kepala Dania.
"Ia sayang...Dah istri baik ku...."
"Dah...By..."
mereka saling melambai tangan dengan senyuman.sampai mobil milik Daniel hilang dari balik gerbang,baru lah Dania masuk kedalam.
***
"Dania,kamu lagi apa"Tegur Zhelia melihat Dania sedang santai dengan sebuah buku di tangan nya,Zhelia pun ikut duduk.
"Nggak lagi apa-apa mah,malah aku bosan di rumah terus nggak ada kegiatan,biasa nya aku sibuk di kantor,sekarang nggak lagi"Dania sedikit mengeluh karna Daniel tidak mengijinkan dia bekerja di kantor lagi,itu akan membuat dia mudah capek.bahkan kata-kata suami nya masih tergiang di telinga.
"cukup cuma aku yang bekerja,semua kebutuhan mu akan aku penuhi,kamu duduk manis aja di rumah dan melayani suami mu di ranjang.ok"
Tinggal di rumah besar yang banyak sekali pelayan nya membuat dia semakin boring.tidak ada pekerjaan yang bisa dia lakukan karna sudah beres oleh para pekerja.biasa nya kalo suami berangkat kerja istri itu melakukan pekerjaan rumah, seperti menyapu ngepel nyuci baju nyuci piring bersih ini bersih itu dan masih banyak yang lain nya.sedangkan dia hanya duduk manis di rumah.
Huruf...sungguh membosankan
__ADS_1
"Kalo kamu bosan,kamu temani mama saja di kebun,kita menanam bunga.bunga yang mama pesan kemarin udah datang,tinggal di tanam ulang"
"Ayo Ma,kita ke taman aja,aku udah nggak lama kesana"
Ibu dan anak itu berlalu ke halaman belakang.
***
"Selamat datang pengantin baru...bagaimana Hannymoon nya,menyenangkan atau tidak"Bryan menyambut kedatangan bos nya setelah cuti seminggu lebih.
"Jelas menyenangkan dong...masa nggak senang"Daniel menjawab dengan semangat 45 nya.
"Widissss makin glowing aja tuh muka habis pulang dari Hannymoon"
"Tentu!...nggak ada orang yang pulang dari Hannymoon wajah nya cemberut,kecuali belum dapat jatah"
Mereka berdua tertawa lepas di ruangan CEO.
"Udah ada Daniel junior belum?"
"Sedang di proses,Lo tunggu aja kabar nya"Daniel duduk di kursi kebesarannya.
"Apa ini? kenapa ada banyak sekali bungga sama kartu pesan"Daniel heran melihat meja kerja nya di penuhi oleh bungga dan beberapa pesan di kertas kecil untuk nya.
"Ini semua dari kariawan Lo, pagi-pagi buta mereka bergantian masuk kesini untuk memberi ucapan selamat atas pernikahan lo.sekalian menyambut kepulangan Lo dari Hannymoon"
Danue meraih satu kertas bewarna merah,lalu membacanya.
Pak Daniel dan Buk Dania,selamat atas pernikahan nya,saya doakan semoga kalian selalu bahagia terus...dan kami semua akan menunggu kabar Debay nya.
Merasa sangat senang mendapat doa,perhatian dari seluruh kariawan.
"Bryan"
"Siap bos"
"Semua pekerja ku di kantor ini,berika mereka bonus.karna aku sangat bahagia sekali hari ini"
"Gue juga kan?"Bryan berharap mendapat bonus juga dari atasan nya.
"Ia,soal duit cepat bangat lu"
__ADS_1
"Baiklah,akan saya kerjakan"Bryan berlalu dari ruangan Daniel dan bersiap melakukan pekerjaan yang baru saja di perintahkan kepada nya.